Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan respon atas curhatan Pastor Kepala gereja Santo Kristofarus Romo Serfi Fangohoei, tentang gerejanya yang sering kali terkena banjir setelah hujan.
“Biarlah nanti cerita sejarah dulu ada banjir. Tapi setelah direnovasi, paroki bebas banjir, sehingga tidak ada foto-foto itu di masa yang akan datang,” jelas Anies di Gereja Santo Kristofarus, Grogol, Jakarta Barat, Selasa (24/12).
Sebelumnya, Anies dalam pidatonya, mengaku senang bisa diterima hangat di gereja itu saat ibadah misa natal.
Kehadiran dirinya di gereja tersebut, diakuinya sebagai bentuk perhomatan dari Pemprov DKI untuk umat kristiani dalam merayakan ibadah natal.
Serta adanya jaminan dari Pemprov DKI dalam bentuk kesetaraan.
“Kami selalu menyampaikan bahwa kita menginginkan Jakarta yang masyarakatnya saling menghormati, saling menghargai. Kita berharap suasana persatuan bisa muncul, dan persatuan ini muncul lewat interaksi, muncul lewat perasaan kesetaraan. Dan ini juga yang kita sama-sama dorong di Jakarta,” ungkap Anies.
Koperasi Merah Putih dan Transformasi Penerima Bansos menjadi Mandiri Oleh: Dhita Karuniawati Upaya pemerintah dalam…
Koperasi Merah Putih sebagai Jalan Graduasi dari Kemiskinan Oleh : Adi Hertanto Koperasi Merah Putih…
Tak Lagi Bergantung, Koperasi Merah Putih Ubah Nasib Penerima Bansos Jakarta - Pemerintah terus memperkuat…
Penerima Bansos Didorong Bekerja di Koperasi Merah Putih untuk Naik Kelas Jakarta – Pemerintah terus…
Dari Kremlin ke Elysee, Presiden Prabowo Baca Arah Baru Geopolitik Oleh: Walis Darma Presiden Prabowo…
Lawatan ke Moskow - Paris, Presiden Prabowo Bahas Stabilitas dan Ekonomi Global Jakarta - Presiden…