• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Dukung Sentra Vaksin Bersama, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik

Dukung Sentra Vaksin Bersama, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 27 June 2021

PT PLN (Persero) menjamin keandalan pasokan listrik untuk

mendukung pelaksanaan Sentra Vaksinasi Bersama (SVB) BUMN di Polonia, Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan Sentra Vaksinasi Bersama ini diresmikan oleh Menteri BUMN Erick Tohir pada Sabtu (26/6) kemarin. Ditargetkan dapat melayani 5.000 orang per hari.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara Pandapotan Manurung menyampaikan bahwa pasokan daya listrik di Sumatera Utara dalam kondisi cukup, dengan daya mampu 2.189 Megawatt (MW) dan beban puncak sebesar 1.860 MW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 329 MW.

PLN juga telah menyiagakan dua Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas 250 kiloVolt Ampere (kVA) dan 630 kVA, dua penyulang _backup_ menuju lokasi serta Genset Mobile berkapasitas 250 kW untuk menyukseskan bagian dari program vaksinasi nasional ini.

“Selain memastikan keandalan pasokan listrik, sebagaimana program nasional untuk menciptakan _herd immunity_, PLN juga mengikutsertakan 3.274 orang pegawai dan tenaga alihdaya yang berasal dari PLN UIW Sumut, UIP Sumbagut serta UIK SBU pada SVB BUMN ini,” terangnya.

PLN juga siap mendukung langkah pemerintah dalam menanggulangi Pandemi Covid-19 dengan menjamin keandalan listrik di rumah sakit dan fasilitas vital lainnya, serta di Sentra Vaksin Bersama BUMN.

“Kami berharap melalui Sentra Vaksinasi Bersama BUMN ini mampu mengurangi dampak Covid dan mari kita berdoa semoga musibah ini segera berakhir sehingga seluruh aktivitas dapat berjalan seperti sediakala,” tutup Pandapotan.

 

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.