Civitas Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (Rafah) Palembang kembali mencetak lulusan sarjana. Dalam prosesi wisuda ke 77 ini diikuti 863 mahasiswa yang dilaksanakan secara offline dan online di Academic Center Kampus A UIN Rafah dan zoom meeting, Sabtu (26/6).
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si, kembali mengingatkan kepada wisudawan bahwa UIN Raden Fatah Palembang merupakan pusat peradaban Islam melayu. Untuk itulah, dia meminta kepada wisudawan untuk mempertahankan eksistensi nilai Islam Melayu Nusantara.
“Islam Melayu memiliki karakter khas tersendiri dibanding yang lainnya. Ini merupakan sebuah anugerah bagi masyarakat Melayu yang mencerminkan sikap beragama yang moderat yang adaptif terhadap karakter dan kebudayaan masyarakat melayu. Peradaban Islam melayu telah menghadirkan wajah Islam yang inklusif, plural, dan toleransi terhadap orang lain yang berbeda suku, budaya, dan budaya merupakan suatu ajaran yang relevan dengan Islam rahmatan lil’alamiin,” jelas Prof Nyayu.
Lebih jauh kata Rektor, Peradaban Islam Melayu Palembang di masa lalu juga telah mewariskan tradisi ilmiah yakni tradisi menulis karya orisinal, menghimpun dan menerjemahkan manuskrip ke dalam bahasa Arab, mengkomentari atau menafsirkan ulang karya-karya yang telah diterjemahkan, mendistribusikan buku, rihlah, dan khalwat, diskusi ilmiah, dan seminar, dan mengobservasi atau melakukan penelitian.