• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Fashion»Tas Kulit Lavaches Leather Rekomendasi Brand Tas Lokal Super Awet dan Berkualitas

Tas Kulit Lavaches Leather Rekomendasi Brand Tas Lokal Super Awet dan Berkualitas

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 28 October 2022

Bicara mengenai produk-produk brand lokal Indonesia, tidak lengkap rasanya jika belum membahas tentang brand tas lokal karya anak bangsa. Produk yang pasti dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari ini selalu berhasil memikat masyarakat dengan model-modelnya.

Seperti brand tas kulit Lavaches Leather yang berasal dari Kota Malang Jawa Timur namanya pun sudah dikenal hingga mancanegara.

Banyaknya inovasi pada produk yang sudah dilakukan dengan membuat tas yang dihasilkan memiliki kualitas super dan awet ketika digunakan.

Diusia 5 Tahun Lavaches Leather berkarya, tentunya masih tetap stay on dengan produksi tas kulitnya yang dapat menarik minat dan mata para customer-customer dunia.

Produksi Lavaches Leather yakni berupa tas Kulit yang cocok untuk Generasi terkini yang gak mau ketinggalan zaman.

Berawal dari hanya memproduksi tas kamera dengan beragam ukuran. Kini Lavaches Leather berhasil memproduksi lebih dari itu, diantaranya Hand Strap, Waist bag, Tas Selempang, Tas Kerja dan Tas Santai yang tentunya hadir dengan Bahan yang aman dan awet dan model terkini juga warna-warna yang memberi kesan berkelas.

Strategi promosi melalui media sosial miliknya, Lavaches tentu sudah menarik banyaknya customer lokal bahkan sampai ke luar Negeri lho sob!, diantaranya ada Dubai, Malaysia, Jerman dan Brunei.

Dalam memproduksi, Lavaches Leather menggunakan bahan kulit yang sangat premium dan materialnya pun dari lokal Indonesia.

Tidak hanya itu, produk tas yang dimiliki Lavaches Leather memiliki 3 Model, diantaranya model “Crazy Horse” model ini memiliki aksen vintage yang cocok dipakai untuk generasi millenial.

 

Selanjutnya untuk pecinta formal, Lavaches Leather menghadirkan model dengan tema natural, dimana model tas terkesan formal dengan warna-warna natural seperti hitam, cokelat sehingga ketika dipakai tidak terkesan tua, dan yang terakhir ada model Pull Up, keistimewaan model ini terletak pada warna yang dapat berubah menjadi gelap ke terang, seperti namanya model Pull Up, warna bisa berubah.

Link Instagram Lavaches Leather:

https://instagram.com/lavachesleather?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Bahkan dalam sebulan Lavaches Leather meraih omset hingga 200 jutaan.

“Kedepannya pun Lavaches Leather akan mengeluarkan produk- produk baru yang dapat memikat kaum millenial,” jelas Sutrisno selaku owner Lavaches Leather ketika diwawancarai oleh KataIndonesia.com, di Jakarta, Kamis (27/10/2022).

Dengan hadirnya Lavaches Leather akan merubah paradigma dimata masyarakat yang sebelumnya orang melihat tas kulit jadul dan kuno.

“Jadi, melalui Lavaches Leather ini tentunya akan merubah paradigma masyarakat, kalau tas kulit ini kesannya hanya untuk orang dewasa, orang tua atau kalau dipake jadi tua, sehingga dengan menggunakan model tas milik Lavaches Leather yang modern ini, kaum Millenials dapat terlihat fashionable dan tidak kelihatan tua juga dapat dipakai di berbagai kegiatan,” tambah Sutrisno.

 

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.