• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Bongkar-bongkar Borok KPK

Bongkar-bongkar Borok KPK

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 12 September 2019

Oleh: Denny Siregar, penulis buku Tuhan dalam Secangkir Kopi

Revisi UU KPK diajukan DPR untuk mencegah penyakit meluas.

Dari poin revisi RUU yang ada, akan dibentuk pengawas khusus untuk mengawasi kinerja KPK secara teknis supaya KPK tidak menjadi liar.

Dewan pengawas ini akan mengatur penyadapan sehingga KPK tidak asal menyadap siapa saja sesuai kepentingan golongan mereka.

Dan KPK kelak, tidak bisa mengurus kasus korupsi di bawah 1 miliar rupiah. Kasus seperti ini harus diserahkan kepada kepolisian atau jaksa untuk meneruskan penyelidikannya.

Selain itu, KPK tidak lagi menjadi lembaga “negara di atas negara”. KPK akan berada di bawah pemerintah pusat dan pegawainya akan menjadi ASN.

Dengan begitu, semua aturan tentang ASN akan dikenakan kepada pegawai KPK, termasuk rotasi dan mutasi pegawai.

Sebagai catatan saja, Novel Baswedan sudah di KPK selama 12 tahun lamanya. Dia seperti mahasiswa abadi di perguruan tinggi yang tidak mau lulus, karena di sanalah eksistensinya.

Kalau menjadi ASN, Novel kemungkinan besar akan keluar dari KPK dan wadah pegawai KPK akan bubar jalan.

Apakah KPK akan menerima situasi ini?

Ow, tentu tidak.

Mungkin dari semua peran DPR selama lima tahun ini yang “percum tak bergun”, baru revisi RUU inilah hasil yang harus didukung semua.

Untuk menjaga eksistensi pemegang remote di dalamnya, KPK melawan. Mereka mengerahkan LSM-LSM yang selama ini mereka naungi. Mereka juga membangun opini-opini bahwa ada yang ingin “membunuh KPK”.

Pola KPK mirip kadal gurun yang memainkan drama “termehek-mehek” supaya mendapat simpati. Mereka menggunakan nama terkenal sebagai bemper di depan untuk melindungi mereka.

Para tokoh ini punya niat baik untuk melindungi KPK, tapi tidak paham bahwa mereka hanya dimanfaatkan oleh “oknum” di dalam KPK.

Supaya keren dan masyarakat bernostalgia, mereka menggunakan judul, “Cicak vs Buaya 4.0”.

Ini konsep terzalimi, yang selama ini efektif mereka gunakan sebagai propaganda. Polri menjadi pihak yang disalahkan, karena harus ada musuh supaya diperangi bersama.

KPK sekarang bukan KPK yang dulu lagi yang dibentuk demi tujuan mulia. KPK sudah bertransformasi menjadi senjata kepentingan. Bukan KPK-nya yang salah, tetapi oknum-oknum di dalam yang pikirannya hanya masalah politik kekuasaan dan uang.

Revisi RUU KPK harus didukung, karena itulah obat demi penyakit parah di dalam KPK. Obat itu untuk menyembuhkan KPK, bukan membunuhnya.

Mungkin dari semua peran DPR selama lima tahun ini yang “percum tak bergun”, baru revisi RUU inilah hasil yang harus didukung semua.

Demi KPK. Demi lembaga yang kita cintai bersama.

Seruput Kopinya

 

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

August 16, 2026

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

August 16, 2026

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala  Oleh : Rivka Mayangsari Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum yang kembali memperlihatkan kuatnya semangat kebangsaan masyarakat. Antusiasme publik untuk mengikuti berbagai rangkaian perayaan kemerdekaan, khususnya Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, menunjukkan bahwa rasa cinta terhadap Indonesia tetap hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat. Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang ingin menyaksikan langsung upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Tercatat lebih dari 336 ribu masyarakat telah mendaftarkan diri melalui laman Pandang Istana. Angka tersebut menjadi gambaran kuat mengenai besarnya perhatian masyarakat terhadap momentum bersejarah yang setiap tahun menjadi simbol kebersamaan seluruh rakyat Indonesia. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas tingginya minat untuk hadir langsung dalam momen peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Tingginya partisipasi publik dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana peringatan kemerdekaan yang semarak sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dengan momentum kenegaraan. Antusiasme tersebut tidak sekadar menunjukkan keinginan masyarakat untuk hadir dalam sebuah kegiatan seremonial. Lebih dari itu, tingginya jumlah pendaftar mencerminkan adanya keterikatan emosional masyarakat terhadap sejarah perjuangan bangsa. Upacara kemerdekaan menjadi ruang bersama untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran masyarakat dalam perayaan kemerdekaan juga memperlihatkan bahwa nilai-nilai nasionalisme masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika kehidupan yang semakin kompleks, momentum HUT RI tetap mampu menyatukan masyarakat dalam semangat yang sama, yaitu rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia. …

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan Oleh : Garvin Reviano Peringatan…

Antusiasme Publik Rayakan HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan Bangsa

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Publik Rayakan HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan Bangsa Jakarta – Semarak peringatan Hari…

Perayaan HUT RI Berlangsung Kondusif, Publik Tunjukkan Semangat Kebangsaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Perayaan HUT RI Berlangsung Kondusif, Publik Tunjukkan Semangat Kebangsaan Jakarta – Perayaan HUT ke-81 Republik…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.