Ada air terjun di Kampung Amoi Distrik Warsa di Biak Ini bukan Amoy julukan bagi gadis belia atau sebutan dari serapan amoi dalam Bahasa Tionghoa yang berarti adik perempuan. Tapi ini nama sebuah Kampong Amoi di Distrik Warsa, Biak Utara, Papua. Jaraknya sekitar 60 Km dari Kota Biak dan dengan kendaraan roda dua maupun roda empat sudah sampai ke tujuan Kampung Amoi di Distrik Warsa Biak Utara. Hanya butuh waktu satu jam untuk sampai ke lokasi wisata di Kampung Amoi atau Amoi di Distrik Warsa. Di Kampung Amoi ini terdapat obyek wisata air terjun Wafsarak. Air terjun ini letaknya hanya…
Author: Kata Indonesia
Dari Papua ke Mandalika Menyapa Wisatawan Domestik dan Mancanegara Gelaran Pertamina MotoGP Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Peluang ini dimanfaatkan oleh pengembang wisata di daerah-daerah lain untuk memperkenalkan produk dan destinasi wisata di daerah masing-masing. Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Marthen Ronold Wouw jauh-jauh datang ke Lombok untuk memaksimalkan peluang langka ini. Dia melihat antusiasme masyarakat Indonesia sangat tinggi terhadap ajang balap motor yang baru kembali digelar di Indonesia setelah 25 tahun. Marthen mengatakan ia dan rombongannya sudah mulai membuka gerai sejak hari pertama pada Jumat (18/3/2022). Dia mengaku…
Forum Kepala Daerah se-Tanah Tabi Dukung Rencana Pemekaran Provinsi Baru Papua Forum Bersama Kepala Daerah dan Tokoh Adat se-Tanah Tabi Papua mendukung penuh rencana pemerintah pusat dan DPR RI membentuk Daerah Otonomi Baru tingkat Provinsi di tanah Papua. Adapun forum Kepala Daerah dan Tokoh Adat se-Tanah Tabi Papua itu meliputi Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, Kabuparen Membramo Raya. Dalam rencana yang dibahas pemerintah dan DPR RI, akan ada tiga provinsi baru di Papua yaitu Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegunungan Tengah.
Pemuda Tabi Papua Bersatu Dukung Pemekaran Papua Tokoh Pemuda Tabi yang tergabung dalam Pemuda Tabi Bersatu mengapresiasi kebijakan pemekaran Pemerintah Pusat dalam memekarkan Provinsi Papua. Adapun Pemuda Tabi Bersatu itu meliputi Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, Kabuparen Membramo Raya. “Kami berharap bahwa aspirasi yang sudah didorong selama ini dapat dipertimbangkan untuk diwujudnyatakan karena bagi kami pemuda, mahasiswa dan masyarakat Tabi siap menyambut peluang emas ini untuk membangun negeri kami,” ujar Tokoh Pemuda Tabi, John Robert Manggo, dalam keterangannya, Selasa (15/3/2022).
Konsistensi Forum Bersama Wilayah Adat Tabi Dukung Pemekaran Papua Tokoh Adat, agama, MRP, DPRD, tokoh perempuan dan pemuda di wilayah adat Tabi yang tergabung dalam Forum Bersama Wilayah Adat Tabi secara konsisten mendukung pemekaran Papua yang meliputi Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah serta Provinsi Papua Pegunungan Tengah. Konsistensi Forum Bersama Wilayah Adat Tabi dituangkan dalam pernyataan sikap yang dibacakan langsung oleh Ketua Forum Kepala Daerah se Tanah Tabi yang juga sebagai Bupati Kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw, Jumat 11 Maret 2022 di salah satu hotel di Sentani, Kabupaten Jayapura.
Bupati Yahukimo sesalkan demo tolak pemekaran Papua yang berujung bentrok Bupati Kabupaten Yahukimo, Didimus Yahuli menyesalkan terjadinya unjuk rasa menolak rencana pemekaran Provinsi Papua di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (15/3/2022) yang berakhir dengan bentrokan hingga menewaskan pengunjuk rasa. Ia menyatakan sebelumnya Pemerintah Kabupaten Yahukimo dan para tokoh agama serta tokoh masyarakat sudah meminta semua pihak menahan diri dan tidak berunjuk rasa. Hal itu dinyatakan Didimus Yahuli saat dihubungi Jubi pada Selasa. “Koordinator lapangan harus bertanggungjawab, karena kami, Pemerintah Kabupaten Yahukimo, [bersama] masyarakat [dan] tokoh gereja sudah menyatakan bahwa tidak boleh ada demo-demo,” kata Yahuli.
Indonesia Dan Vietnam Sejalan Terkait Komitmen Net Zero Dalam IPU ke – 144 Parlemen Indonesia meyakinkan para delegasi parlemen negara-negara lain untuk terus memantau pelaksanaan net-zero. Delegasi IPU dari Vietnam turut menyampaikan dukungan melalui paparan terkait upaya yang harus dilakukan untuk segera mencapai komitmen net-zero tersebut. Permasalahan terkait iklim merupakan isu global yang sangat penting karena menyangkut keselamatan dunia dan keberlangsungan hidup manusia. Perubahan iklim yang berubah menjadi darurat global akan menjadi ancaman bagi banyak jiwa. Pada Konferensi Iklim ke -26 atau COP26 di Inggris, yang juga dihadiri Indonesia, 90% negara-negara menyatakan akan mencapai nol bersih emisi atau net zero…
IPU ke-144, Indonesia Bahas Kerjasama Perdagangan dengan Iran Oleh: Dzikra Harumi Sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 di Bali membuka banyak peluang kerja sama antar negara. Kerja sama ini tentunya sangat bermanfaat bagi masing-masing negara terutama untuk membangkitkan perekonomian setelah ambruk akibat pandemi Covid-19. Indonesia sebagai tuan rumah sidang IPU ke-144 tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Di sela-sela agenda sidang IPU ke-144, Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah negara pada Selasa (22/3). Negara yang hadir dalam pertemuan bilateral tersebut adalah Jerman, Iran, Belarus, dan Kamboja. Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana menjelaskan, kerja sama antarnegara…
Taat Prokes dan Vaksinasi Percepat Transisi Pandemi ke Endemi Oleh : Aulia Hawa Masyarakat diimbau untuk selalu taat Prokes dan mengikuti vaksinasi Covid-19. Selain untuk melindungi diri dari ancaman penularan virus Corona, kedua hal tersebut mampu mempercepat transisi pandemi ke endemi. Pandemi membuat semua keadaan berubah dan kita jadi lebih aware terhadap kesehatan. Dalam dua tahun ini, semua orang jadi rajin berolahraga dan makan yang bergizi, serta minum jus serta rebusan herbal. Tujuannya agar imunitasnya meningkat dan tidak mudah kena Corona. Selain itu, kebersihan lingkungan juga lebih diperhatikan agar steril dari virus Covid-19. Jika ingin terhindar dari Corona, selain menjaga…
Delegasi Mengapresiasi Kehadiran WHO Dalam Sidang IPU Ke – 144 di Bali Pandemi Covid-19 belum berakhir dan masih melanda dunia. Penambahan kasus dan mutasi virus Corona masih terjadi di berbagai negara. Untuk itu, Sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) ke – 144 di Bali menggelar panel WHO untuk memperkuat peran parlemen dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Workshop WHO ini mendapatkan apresiasi dari para delegasi IPU. Dalam sidang IPU ke – 144, turut hadir perwakilan dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, secara virtual mengatakan bahwa Covid-19 mengganggu hal-hal fundamental di banyak negara. Terkait hal tersebut, WHO menilai…
Pemerintah Optimalkan SDA Untuk Kesejahteraan Rakyat Oleh : Alfisyah Dianasari Pemerintah terus mengoptimalkan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia. Pengelolaan tersebut merupakan amanat konstitusi dan upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat. Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia memang terkenal kaya dan melimpah. Merujuk pada UUD NRI Tahun 1945 pasal 33 (3) menyatakan bahwa “Bumi, Air dan Kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Mengalokasikan hasil SDA untuk kepentingan masyarakat merupakan keberpihakan pemerintah kepada kepentingan masyarakat, misalnya untuk membantu memberikan bantuan sambungan listrik baru dan menyediakan tarif tenaga listrik yang terjangkau bagi seluruh rakyat…
UU Cipta Kerja Meningkatkan Daya Saing dan Kemudahan Investasi Oleh : Alvin Aldisasmita Undang-Undang (UU) Cipta Kerja diyakini mampu meningkatkan daya saing dalam hal kemudahan investasi. Pemangkasan sejumlah regulasi juga diharapkan mampu menjadi magnet bagi investasi berkualitas, sehingga diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu memastikan bahwa berlakunya UU Cipta Kerja akan turut meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional. Sebab, UU tersebut mampu mewujudkan reformasi struktural yang dapat berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, UU Cipta kerja sangatlah berpengaruh terhadap reformasi struktural yang…