• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Ketahanan Pangan Diperkuat melalui Mitigasi Kemarau dan Teknologi Pertanian Adaptif

Ketahanan Pangan Diperkuat melalui Mitigasi Kemarau dan Teknologi Pertanian Adaptif

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 7 June 2026

Ketahanan Pangan Diperkuat melalui Mitigasi Kemarau dan Teknologi Pertanian Adaptif

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan nasional melalui berbagai strategi mitigasi menghadapi musim kemarau 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas penerapan teknologi pertanian adaptif melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) guna memastikan produktivitas pertanian tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim dan potensi keterbatasan ketersediaan air.

Melalui jaringan BRMP Provinsi di seluruh Indonesia, Kementan mendorong pemanfaatan varietas unggul adaptif, teknologi hemat air, serta penerapan pola budidaya yang sesuai dengan karakteristik lahan kering. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan sekaligus meningkatkan kesiapan petani dalam menghadapi musim kemarau.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa antisipasi harus dilakukan sejak dini melalui percepatan tanam, penguatan pengelolaan air, dan penggunaan varietas yang mampu beradaptasi dengan kondisi kekeringan.

 

“Petani perlu memanfaatkan varietas genjah dan tahan kekeringan seperti Inpago 4–13, Inpari 38–46, Situbagendit, Situpatenggang, Padjadjaran, Cakrabuana, maupun varietas sejenis lainnya guna menjaga stabilitas produksi selama musim kemarau,” ujar Amran.

 

Sejak awal tahun 2026, BRMP di berbagai daerah telah memperkuat diseminasi inovasi pertanian melalui penyediaan benih unggul, pendampingan budidaya hemat air, serta penerapan pola tanam yang sesuai dengan kondisi wilayah. Di Kepulauan Riau, BRMP mendiseminasikan varietas unggul tahan kekeringan seperti Cakrabuana Agritan dan Inpari 38 Tadah Hujan Agritan.

 

Sementara itu, BRMP Bali turut mendorong pemanfaatan benih jagung varietas Jakarin yang adaptif pada lahan dengan ketersediaan air terbatas.

 

Selain pengembangan varietas unggul, Kementan juga terus memperluas penerapan teknologi Alternate Wetting and Drying (AWD) atau pengairan berselang yang terbukti mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air tanpa mengurangi produktivitas tanaman. Pengembangan teknologi Larikan Gogo Super (Largo Super) juga dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lahan kering secara berkelanjutan.

 

Kepala BRMP Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si. menegaskan bahwa inovasi teknologi spesifik lokasi menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

 

“BRMP terus mendorong penerapan inovasi teknologi pertanian sesuai karakteristik wilayah, mulai dari penggunaan varietas adaptif, pengelolaan air yang efisien, hingga pola budidaya spesifik lahan kering agar produktivitas pertanian tetap terjaga di tengah dinamika iklim,” kata Fadjry.

 

Melalui penguatan diseminasi inovasi, pemanfaatan teknologi hemat air, dan penggunaan varietas unggul adaptif, Kementerian Pertanian optimistis sektor pertanian Indonesia akan semakin tangguh, produktif, dan berdaya saing dalam menghadapi musim kemarau serta dinamika iklim yang terus berkembang.

Transformasi Pengelolaan Aset Negara Kian Cepat dengan Hadirnya PP 19/2026

June 7, 2026

Ketahanan Pangan dan Mitigasi Kemarau: Menjaga Produksi di Tengah Tantangan Iklim

June 7, 2026

Transformasi Pengelolaan Aset Negara Kian Cepat dengan Hadirnya PP 19/2026

By Kata IndonesiaJune 7, 20260

Transformasi Pengelolaan Aset Negara Kian Cepat dengan Hadirnya PP 19/2026 Pemerintah mempercepat transformasi pengelolaan aset…

Ketahanan Pangan dan Mitigasi Kemarau: Menjaga Produksi di Tengah Tantangan Iklim

By Kata IndonesiaJune 7, 20260

Ketahanan Pangan dan Mitigasi Kemarau: Menjaga Produksi di Tengah Tantangan Iklim *) Oleh: Gavin Asadi…

Mitigasi Kemarau sebagai Pilar Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

By Kata IndonesiaJune 7, 20260

Mitigasi Kemarau sebagai Pilar Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Oleh Tania Yuliarahmi Ketahanan pangan merupakan salah…

Ketahanan Pangan dan Mitigasi Kemarau Menjadi Prioritas, Jaga Produksi Nasional

By Kata IndonesiaJune 7, 20260

Ketahanan Pangan dan Mitigasi Kemarau Menjadi Prioritas, Jaga Produksi Nasional Jakarta – Pemerintah terus memperkuat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.