• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Presiden Prabowo Resmikan Ekosistem Baterai, RI Bidik 100 GW Energi Mandiri

Presiden Prabowo Resmikan Ekosistem Baterai, RI Bidik 100 GW Energi Mandiri

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 3 July 2025

Presiden Prabowo Resmikan Ekosistem Baterai, RI Bidik 100 GW Energi Mandiri

Karawang — Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan energi nasional. Ia meyakini Indonesia mampu mencapai swasembada energi dalam waktu enam tahun ke depan. Keyakinan ini ditegaskannya saat meresmikan _groundbreaking_ Proyek Ekosistem Industri Baterai Listrik Terintegrasi di Karawang, Jawa Barat.

“Saya diberitahu oleh para pakar, bahwa bangsa kita ini sungguh-sungguh bisa swasembada energi. Dan hitungan saya tidak lama, tidak lama. Lima tahun, paling lambat enam tahun, kita bisa swasembada energi,” kata Prabowo.

Presiden menjelaskan bahwa kunci menuju kemandirian energi terletak pada kemampuan bangsa dalam memproduksi listrik secara mandiri, khususnya dari sumber-sumber energi baru terbarukan seperti tenaga surya.

“Dan listrik dari tenaga surya, ya kuncinya adalah baterai. Ini jadi elemen strategis dalam memastikan efisiensi dan keberlanjutan pemanfaatan listrik dari tenaga surya,” te-gas Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menilai proyek ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Karawang sebagai langkah bersejarah dan strategis menuju kemandirian energi nasional. Proyek ini dikerjakan oleh ANTAM, IBC, serta Konsorsium internasional CATL, Brunp, dan Lygend (CBL), dengan pengembangan terintegrasi lainnya juga berlangsung di Halmahera Timur, Maluku Utara.

“Hari ini kita saksikan, tadi laporannya menghasilkan 15 gigawatt. Kita butuh, kalau tidak salah para pakar laporan ke saya, untuk benar-benar mandiri kita perlu mungkin 100 gigawatt,” tutur Prabowo.

Presiden menilai target tersebut memerlukan perluasan dan percepatan dari proyek-proyek yang sedang berjalan. Karena itu, ia menekankan pentingnya penggandaan proyek serupa demi mewujudkan ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.

“Bisa dikatakan ini terobosan luar biasa. Proyek ini mungkin harus dilipatgandakan,” ujarnya.

Senada, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan, kapasitas produksi baterai tahap awal ditargetkan mencapai 6,9 GWh pada akhir 2026 dan meningkat menjadi 15 GWh. Kapasitas ini diperkirakan cukup untuk mendukung produksi hingga 300 ribu mobil listrik serta mengurangi impor BBM secara signifikan.

“Ini bisa menghemat impor BBM sekitar 300 ribu kiloliter per tahun, kalau hanya 15 GWh. Target kita, di sini dengan pasar yang sudah naik untuk baterai PLTS, (kapasitasnya) bisa sampai 40 GWh,” pungkas Bahlil.

Proyek Ekosistem Industri Baterai Listrik Terintegrasi ini melibatkan total investasi sebesar USD 5,9 miliar. Dari jumlah tersebut, USD 1,2 miliar difokuskan untuk pengembangan ekosistem di Karawang, sedangkan USD 4,7 miliar diarahkan ke lima proyek terintegrasi di Halmahera Timur.

Bansos Digital Menjadi Jalan Memastikan Bantuan Tidak Salah Alamat

September 26, 2026

Bansos Digital Membuktikan Pemerintah Serius Membenahi Akurasi Data Penerima

September 25, 2026

Bansos Digital Menjadi Jalan Memastikan Bantuan Tidak Salah Alamat

By Kata IndonesiaSeptember 26, 20260

Bansos Digital Menjadi Jalan Memastikan Bantuan Tidak Salah Alamat Oleh : Jonathan Janoel Bantuan sosial…

Bansos Digital Membuktikan Pemerintah Serius Membenahi Akurasi Data Penerima

By Kata IndonesiaSeptember 25, 20260

Bansos Digital Membuktikan Pemerintah Serius Membenahi Akurasi Data Penerima Oleh : Jonathan Janoel Bantuan sosial…

Bansos Digital Nasional Ditargetkan Meluncur pada Oktober 2026

By Kata IndonesiaSeptember 25, 20260

Bansos Digital Nasional Ditargetkan Meluncur pada Oktober 2026 Jakarta – Pemerintah menargetkan sistem perlindungan sosial…

Pemerintah Siapkan Bansos Digital agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 25, 20260

Pemerintah Siapkan Bansos Digital agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.