• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Tanggalkan Ujaran Kebencian Demi Membangun Pemilu 2024 yang Sehat

Tanggalkan Ujaran Kebencian Demi Membangun Pemilu 2024 yang Sehat

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 4 February 2024

Tanggalkan Ujaran Kebencian Demi Membangun Pemilu 2024 yang Sehat

Oleh: Adiba Latief

Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan salah satu pilar demokrasi yang penting dalam suatu negara. Pemilu adalah momen di mana warga negara memiliki hak untuk memilih pemimpin mereka dan menentukan arah pemerintahan. Namun, sayangnya, dalam beberapa tahun terakhir, kita sering kali menyaksikan peningkatan ujaran kebencian selama periode pemilu.

Ujaran kebencian adalah bahasa atau tindakan yang menyebabkan ketidakamanan, ketidaknyamanan, atau bahkan kekerasan terhadap individu atau kelompok berdasarkan perbedaan seperti suku, agama, ras, atau gender. Pemilu sering kali menjadi ajang di mana ujaran kebencian mencuat, menciptakan polarisasi dan konflik dalam masyarakat
Pemilu di Indonesia tinggal menghitung hari, penyebaran ujaran kebencian yang menargetkan tokoh-tokoh politik diperkirakan akan semakin meningkat, seperti yang terjadi pada Pemilu 2019.

Menurut Laporan Survei Nasional dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Twitter mengandung informasi yang paling mengganggu dibandingkan dengan platform media sosial lainnya.  Beberapa komentar ofensif ditujukan kepada tiga calon presiden. Hal ini sudah terjadi bahkan sebelum ketiganya secara resmi ditetapkan sebagai kandidat oleh KPU.

Yang membuat ujaran kebencian berbahaya di Indonesia adalah hal tersebut dapat berujung pada tindakan negatif yang berlebihan di dunia nyata (offline), termasuk dalam bentuk hasutan dan ajakan untuk melakukan kekerasan terhadap warga sipil dan untuk terlibat dalam tindakan kriminal lainnya.
Demi mewujudkan pemilu aman dan damai tanpa ujaran kebencian dan konflik sosial, Bhabinkamtibmas Polsek Koto XI Tarusan gencarkan cooling system. Implementasi yang dilakukan dalam rangka menggencarkan cooling system yakni dengan rutin menyambangi ke rumah warga.
Bhabinkamtibmas Polsek Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan Aipda Edi Suhartono sambangi Kenagarian Batu Hampar Selatan pagi tadi lakukan silaturahmi sembari Carito Lapau sekaligus koordinasi terkait pengamanan Pemilu dan melaksanakan pembinaan kepada warga binaannya berlangsung kondusif dan berharap bisa segera bekerja sama dengan Polri dalam menjaga Harkamtibmas.
Senada dengan hal tersebut  Bhabinkamtibmas Aipda Valyuli Wardi berkunjung ke warganya di Kenagarian Mandeh, hal ini dilakukan dalam rangka kesiapan masyarakat dan Nagari menyambut pemilu 2024 agar berjalan lancar, aman dan damai tanpa adanya ujaran kebencian dan konflik sosial.
Selanjutnya Kapolres Pessel AKBP Novianto Taryono, SH, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Koto XI Tarusan AKP Donny Putra, SH, M.H mengatakan, kegiatan sambang warga dalam rangka menjaga sitkamtibmas, juga merupakan wadah komunikasi antara Polri dengan masyarakat sehingga dapat mengetahui apa yang menjadi kendala di dalam masyarakat.
Hal serupa untuk mencegah maraknya ujaran kebencian di tengah momentum Pemilu 2024, Wakil Ketua MPR Prof Sjarifuddin Hasan (Syarief Hasan) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai maraknya berita bohong atau hoaks terkait Pemilu 2024. Apalagi menjelang minggu tenang 10-14 Februari 2024, penyebaran hoaks diperkirakan semakin intens.
Pihaknya menuturkan bahwa masyarakat perlu berhati-hati mengecek kebenaran informasi di media sosial sebelum menyebarluaskan sebuah informasi atau berita tersebut seiring dengan perkembangan teknologi.
Menurut Syarief Hasan, munculnya hate speech atau ujaran kebencian tidak mencerminkan proses demokrasi dan contoh yang baik. Dia mengharapkan jelang minggu tenang Pemilu 2024, hate speech atau ujaran kebencian semakin berkurang.
Penyelenggaraan Pemilu 2024 menghadapi berbagai ancaman-ancaman. Namun Syarief Hasan meyakini ancaman-ancaman itu telah diantisipasi penyelenggara Pemilu dan aparat penegak hukum.
Di sisi lain,  Dalam upaya memperkuat pengawasan dan penanganan konten negatif, berita hoaks, ujaran kebencian, dan kampanye hitam di media sosial pada Pemilu 2024, Bawaslu Balikpapan menggandeng pegiat media sosial, anak muda dan mahasiswa dalam Tim Relawan Patroli Cyber.
Ahmadi Azis selaku koordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Balikpapan menyampaikan bahwa pembentukan Tim Relawan Patroli Cyber diharapkan dapat menjadi salah satu upaya mewujudkan pemilu yang  demokratis yang damai, bebas dari ujaran kebencian, berita bohong dan isu sara di media sosial  (medsos) dalam Pemilu 2024.
Tim Relawan Patroli Cyber melibatkan langsung pegiat media sosial, anak muda dan mahasiswa dalam pengawasan partisipatif diharapkan dapat memunculkan kolaborasi yang positif dalam penanganan konten negatif di media sosial.  Dikarenakan anak muda ini sangat erat dengan media sosial. Apa yang sedang viral mereka lebih cepat tahu.
Nantinya tugas tim relawan Patroli Cyber ada 2 yaitu pencegahan dan pengawasan, pencegahan dengan cara membuat konten edukatif dan informatif mengenai kepemiluan. Harapannya adanya relawan patroli cyber dapat menjadi simpul dalam penyebarluasan konten literasi kepemiluan kepada masyarakat luas.
Pemilu 2024 adalah kesempatan bagi kita untuk membuktikan bahwa demokrasi dapat berkembang dalam suasana yang damai dan berkualitas. Menghindari ujaran kebencian adalah langkah krusial untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan tanggung jawab bersama dari media, politisi, pendidikan, dan masyarakat, kita dapat membangun masyarakat yang bersatu, kokoh, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Untuk mengatasi bahaya ujaran kebencian pada pemilu, penting untuk mempromosikan budaya politik yang inklusif, mendukung dialog konstruktif, dan mendorong partisipasi warga dalam proses demokrasi. Penegakan hukum terhadap ujaran kebencian juga menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran pesan yang merugikan dan merusak. Peran media, lembaga pendidikan, dan pemimpin masyarakat dalam meningkatkan sikap toleransi dan kerjasama.

)* Penulis merupakan pengamat Komunikasi Politik

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.