• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Terorisme Jelang Tahun Baru

Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Terorisme Jelang Tahun Baru

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 27 December 2023

Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Terorisme Jelang Tahun Bar

Oleh : Ananda Prameswari

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus mengimbau kepada seluruh masyarakat dari berbagai elemen di Tanah Air agar semakin meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi ancaman radikalisme dan aksi terorisme, utamanya menjelang perayaan Tahun Baru 2024.

Mengenai dengan adanya imbauan kewaspadaan kepada masyarakat tersebut, Kepala BNPT, Mohammed Rycko Amelza Dahniel menegaskan pula bahwa kehadiran Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) dinilainya sangatlah penting. Bukan tanpa alasan, pasalnya kehadiran FKPT sendiri dianggap akan membantu menyukseskan strategi nasional dalam memerangi radikalisme dan terorisme.

Sejauh ini strategi nasional yang dijalankan oleh pihak FKTP sendiri yakni untuk bisa menciptakan ketahanan masyarakat dari adanya ancaman ideologi yang mengusung kekerasan dan juga paham radikal. Beberapa langkah strategi nasional tersebut adalah membentuk perhatian masyarakat serta keikutsertaan masyarakat hingga kolaborasi dari seluruh komponen warga di setiap daerah dalam rangka membangun ketahanan publik.

Upaya untuk membangun pencegahan, memperkuat daya tangkal dan juga daya lawan terhadap ideologi yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seperti halnya radikalisme dan terorisme akan mampu dilakukan oleh FKTP selaku kepanjangan tangan dari BNPT di daerah.

Sementara itu, Direktur Pencegahan Irfan Idris memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas bagaimana peranan aktif yang dilakukan oleh FKPT di setiap daerah. Sehingga dengan adanya peranan aktif tersebut merupakan bentuk nyata dari upaya mencegah berkembangnya radikalisme serta terorisme di Tanah Air supaya tidak terus berjalan.

Bukan hanya itu, namun dengan adanya peranan dari FKPT sendiri juga menjadikan segenap elemen bangsa di kalangan masyarakat semakin meningkatkan partisipasi aktif mereka untuk mencegah berkembangnya paham radikal yang nantinya akan sangat berpotensi atau bermuara pada terorisme.

Lebih lanjut, memang harus ada sebuah tindakan secara nyata yang ditempuh sebagai bagian dari upaya preventif dan juga melakukan pendeteksian secara dini dengan adanya aksi teror yang jelas saja akan berpotensi untuk mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terlebih menjelang perayaan Tahun Baru seperti sekarang ini.

Beberapa langkah yang terus diupayakan oleh BNPT sendiri yakni terus membangun komunikasi secara interaktif dan juga sangat produktif dengan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder terkait lainnya. Penting pula bagi seluruh elemen tersebut untuk bisa saling menjaga serta mewaspadai adanya kemungkinan letupan aksi maupun sel teror.

Biasanya letupan aksi ataupun sel teror tersebut akan mulai aktif meski terlihat beberapa waktu telah meredup, terlebih tatkala para kelompok radikal itu memanfaatkan adanya konflik yang terjadi di negara lain hingga adanya momentum perayaan tertentu di Indonesia.

Sedangkan perayaan Tahun Baru 2024 sendiri sejatinya merupakan sebuah ajang sukacita bagi seluruh masyarakat di dunia termasuk di Tanah Air. Namun, dari tahun ke tahun nyatanya perayaan sukacita itu masih saja selalu diwarnai dengan kehadiran propaganda yang negatif dari kelompok tidak bertanggung jawab.

Untuk itu, masyarakat sangat perlu untuk memiliki kewaspadaan diri masing-masing sejak dini supaya kebersamaan dari seluruh anak bangsa yang selama ini juga telah diupayakan untuk tercipta oleh para pendiri bangsa tidak sampai terusik oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun.

Dunia bahkan perlu untuk belajar dan menengok bagaimana berbagai kejadian serta tragedi kemanusiaan di wilayah Timur Tengah, khususnya antara Palestina dan Israel yang bahkan sampai detik ini masih belum terjadi perdamaian antara keduanya. Tidak cukup sampai di sana saja, namun seluruh masyarakat juga harus mampu belajar dari bagaimana beragam aksi teror yang dilakukan oleh kelompok teroris.

Sudah barang tentu kunci sangat penting untuk menangkal seluruh gangguan tersebut adalah dengan kebersamaan yang selama ini telah terjalin di Indonesia. Kebersamaan itu harus terus diperkuat dengan cara dialog antar kelompok masyarakat dan juga melalui proses mitigasi lainnya yang sangat perlu untuk dipelihara dengan baik.

Salah satu cara konkret untuk memastikan kebersamaan diantara masyarakat tersebut adalah bagaimana caranya membuat sebuah konstruksi berpikir dan juga pola komunikasi bahkan pada tatanan akar rumput untuk mampu mengangkat sebuah topik bahasan yang bisa mendukung adanya perekatan kebersamaan antar satu sama lain.

Penting juga meningkatkan penerapan inklusivitas, baik itu pada sektor formal seperti kementerian dan lembaga hingga di lingkar pergaulan anak muda, yang mana notabene mereka merupakan generasi penerus bangsa yang akan menentukan bagaimana nasib bangsa mendatang.

Selain itu, penting juga adanya penguatan kepada empat konsensus dasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni falsafah dasar negara Pancasila, kemudian semboyan Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan juga UUD 1945. Seluruhnya agar menjadi hal yang vital dalam memupuk wawasan kebangsaan serta rasa cinta kepada Tanah Air oleh anak bangsa.

Menjelang perayaan Tahun Baru 2023 seperti sekarang ini biasanya memang akan terjadi peningkatan aktivitas melalui banyak manuver yang dilakukan oleh kelompok radikal dengan menyebarkan aksi terorisme. Maka dari itu, BNPT terus mengimbau kepada segenap elemen masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi berbagai ancaman tersebut.

)* Penulis adalah Kontributor Ruang Medi

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.