• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Insan Pers Turut Sukseskan KTT ke-43 ASEAN

Insan Pers Turut Sukseskan KTT ke-43 ASEAN

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 4 September 2023

Insan Pers Turut Sukseskan KTT ke-43 ASEAN

(Oleh: Reenee W.A./Senior Journalist and Economy Political Observer)

Penyelenggaraan KTT ASEAN di JCC Jakarta diliput ribuan jurnalis dari berbagai kanal media, baik lokal maupun asing. Media massa lokal dan asing tersebut berperan mengawal isu-isu prioritas dan strategis KTT ASEAN.

Pada tahun 2023 ini, Indonesia menjadi Ketua ASEAN di tengah-tengah situasi global yang sangat tidak mudah, dimana krisis yang melanda secara global, seperti krisis ekonomi, krisis energi, krisis pangan, perang, yang membutuhkan solusi-solusi strategis dan konkret. Terpilihnya Indonesia sebagai ketua ASEAN merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki peran dan potensi penting dalam mewujudkan tujuan pembentukan ASEAN, yakni menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, aman, stabil, dan sejahtera. Selain itu, Indonesia juga diyakini dan dipercaya sangat mampu berperan aktif serta dalam menghadapi beragam tantangan global.

Setelah sebelumnya Indonesia sukses menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada bulan Mei lalu, kini Jakarta menjadi tuan rumah KTT ke-43 ASEAN yang berlangsung mulai 5 hingga 7 September 2023.

Presiden Joko Widodo pernah mengungkapkan keyakinannya bahwa ASEAN mampu menghadapi berbagai tantangan global saat ini. Untuk itu, dengan tegas dirinya mengajak Kepala Negara/Kepala Pemerintahan untuk sama-sama memperkuat persatuan negara negara ASEAN, sehingga ASEAN akan mampu menjadi pemain sentral dalam membawa perdamaian dan pertumbuhan.

Tentu saja suksesnya suatu event tidak terlepas dari peran serta insan pers. Partisipasi dan peran penting dipegang oleh para jurnalis dan media untuk menyebarluaskan informasi mengenai Keketuaan ASEAN kepada seluruh masyarakat. Apalagi, seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, perkembangan media komunikasi juga cukup pesat sehingga menjadi sarana penghubung yang dapat membantu melakukan penyebaran informasi.

Dalam rangka mendukung kelancaran kerja para jurnalis selama rangkaian acara KTT tersebut, Pemerintah juga menyediakan ruang media centre dengan berbagai kelengkapan dan fasilitas. Dirjen IKP Kementerian Kominfo, Usman Kansong, menjelaskan selama penyelenggaraan KTT ke-43 ASEAN, Kementerian Kominfo menyediakan Media Center di Exhibition Hall B, yang nantinya mampu menampung 2.500 orang. Selain itu, media center akan menyediakan rilis dwibahasa, feature dwibahasa serta photo and video pack dwibahasa. Ada juga Clean Feed Broadcast, Bulletin, Press Briefing Journalists Technical Guidelines.

Media Center juga dilengkapi dengan jaringan internet dari Telkom, 240 computer workstation + 240 LAN workstation dengan dedicated connection 1,5 Gbps. Selain itu juga ada Distribution dedicated International, Broadcast Center Dining & Hospitalities Area, 10 Office & Media Partners Booths (5×3 m), AV Editing booth, 1 on 1 studio, Multi Format Broadcast Conversion, Media Briefing Room dengan kapasitas 35 pax, Press Conference Room kapasitas 300 pax dengan interpreter lima bahasa, dan fasilitas webcast atau Live Streaming.

Selain itu, terdapat media lounge, loker medis dan fasilitas penyimpanan, desk distribusi dan publikasi, pojok fotokopi dan alat tulis. Ada juga layar besar untuk pemantauan program siaran, helpdesk dan TV Monitor Agenda, dan sekitar lima lot untuk SNG, dan sponsor atau UMKM Area. Tidak lupa, ternyata Kemkominfo juga menyediakan shuttle bus untuk para pekerja media.

Sebelumnya, Tim Strategi Komunikasi Kantor Staf Presiden (KSP), Dilla Amran mengatakan bahwa isu-isu prioritas dalam KTT ASEAN, membutuhkan kerja sama dan kolaborasi semua pihak agar berhasil, tidak hanya peran dari pemerintah. Media dapat mengangkat isu-isu ini agar masyarakat memahami apa yang dibahas dalam pertemuan-pertemuan KTT ASEAN dan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam isu-isu tersebut,

Direktur Information Technology Telkomsel, Bharat Alva juga dalam salah satu kesempatan pernah mengungkapkan bahwa pihak Telkomsel selalu memberikan kontribusi pada penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 di Indonesia, sebagai salah satu upaya melancarkan pemberitaan informasi rangkaian kegiatan dari KTT ASEAN.

KTT ke-43 ASEAN atau ASEAN Plus (ASEAN+) 5-7 September 2023 di Jakarta dihadiri oleh para Pemimpin ASEAN serta Pemimpin Negara Mitra ASEAN serta organisasi-organisasi international lainnya.

Peran dan fungsi media massa sudah sangat jelas mampu memasuki berbagai aspek kehidupan masyarakat. Media massa dilihat sebagai bentuk transportasi komunikasi massa, yang dapat didefinisikan sebagai penyebaran pesan secara luas, cepat, dan terus menerus kepada audiens yang besar dan beragam dalam upaya untuk mempengaruhi mereka dalam beberapa cara. Peran dan fungsi media massa di era saat ini, tidak dapat dipisahkan dari kehidupan khalayak, justru menjadi kebutuhan penting dalam komunikasi manusia.

Dengan dukungan fasilitas infrastruktur TIK di media center diharapkan dapat membantu awak media dalam partisipasinya menyukseskan KTT ASEAN ke-43 di JCC Jakarta.

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.