• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Kaum Millenial Harus Manfaatkan Dunia Digital UMKM

Kaum Millenial Harus Manfaatkan Dunia Digital UMKM

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 15 March 2023

Hari rabu, 15 Maret 2023 pada pukul 09.00 – 12.00 WIB Bakti KOMINFO mengadakan webinar nasional dengan tema “Peluang dan Tantangan Bisnis di Era Digital”. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia khususnya daerah Kabupaten Lampung. Sasaran dan target peserta dari seminar ini yaitu para milenial, pelaku usaha, dan juga umkm agar urgensi dari diciptakannya cakap digital dapat tersebar secara merata. Seminar ini dipandu oleh Rosalin febriyanti selaku moderator dan diisi oleh tiga narasumber luar biasa dengan memaparkan tema yang sama.

Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB diawali dengan menyanyikan lagu kebansaan Indonesia raya dan penampilan hiburan. Kemudian dilanjut dengan tiga pemaparan materi seminar dengan durasi 60 menit, Diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Drs. H. Mukhlis Basri selaku anggota Komisi 1 DPR Republik Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dan berpesan betapa pentingnya generasi milenial, pelaku bisnis, dan umkm untuk mempelajari dan berkecimpung di dunia digital, mengingat banyaknya keuntungan dan manfaat yang dapat diperoleh. Beliau juga mengingatkan bahwa dengan segala kemudahan yang bisa didapat generasi milenial, pelaku bisnis, dan umkm dari internet, kita tidak boleh sampai terlena dan lengah. Karena faktanya, banyak sekali tantangan digital yang akan kita hadapi. Oleh karena itu cakap digital harus menjadi pondasi utama untuk mengarungi dunia digital ini, dan serta membantu usaha kita dalam berbisnis di era digital saat ini.

Materi kedua disampaikan oleh Bapak Drs. Samsul Widodo, MA. selaku Staff Ahli Mentri Bidang Hubungan Antar Lembaga Desa PDTT. Di dalam pemaparan materinya, beliau memaparkan banyak data secara detail berkaitan dengan jumlah populasi pengguna internet di Indonesia. Beliau menerangkan bahwa Indonesia merupakan salah satu pengguna internet terbesar di dunia. Hal ini bisa menjadi peluang untuk masyarakat Indonesia memasuki bisnis di era digital, namun tetep harus terus belajar lagi dan belajar lagi.

Materi terakhir disampaikan oleh Astrian Hadi Cahya, SE. MSI. selaku Penelitian Pusiban Institute. Dalam pemaparan materinya, beliau menjelaskan di era digital saat ini, sangat bermanfaat bagi pelaku bisnis, umkm, dan generasi milenial untuk mempermudah mereka berbisnis, dikarenakan pada saat ini segala sesuatu bisa dilakukan dirumah melalui live di platform bisnis, dan tidak perlu lagi membuka toko.

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

September 1, 2026

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG

September 1, 2026

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan Oleh: Revan Ananda Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan cakupan program yang luas, pelaksanaannya membutuhkan tata kelola yang kuat, standar pelayanan yang jelas, serta pengawasan berkelanjutan. Karena itu, langkah pemerintah dalam mendisiplinkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penting untuk memastikan MBG tidak sekadar mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan keamanan, kualitas, dan kelayakan makanan. Penguatan disiplin menjadi semakin penting seiring bertambahnya jumlah SPPG dan luasnya wilayah pelaksanaan MBG. Setiap unit memiliki tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan makanan yang dikonsumsi masyarakat. Kesalahan dalam pengadaan bahan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi dapat berdampak terhadap penerima manfaat. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) karena itu tidak dapat dipandang sebagai formalitas, melainkan menjadi fondasi untuk menjaga kualitas pelayanan. Pengawasan terhadap pelaksanaan MBG menunjukkan bahwa persoalan yang ditemukan di lapangan mendapat perhatian dan menjadi bahan evaluasi. Langkah pemerintah mengevaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional Presiden menunjukkan komitmen yang serius. Masukan dari berbagai pihak untuk melakukan pemantauan langsung di sejumlah daerah dan mengevaluasi pelaksanaan MBG menjadi koreksi yang positif bagi pemerintah. Fakta menemukan adanya pelaksanaan yang berjalan kurang baik, masih terdapat persoalan, khususnya kasus keracunan makanan. Atas temuan tersebut, mereka merekomendasikan BGN menutup secara permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti menyebabkan keracunan, sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak dalam penyelenggaraan program MBG. Rekomendasi tersebut menunjukkan bahwa evaluasi dan penindakan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program. Ketika terdapat unit yang tidak menjalankan standar secara benar, tindakan korektif diperlukan agar persoalan tidak berulang dan tidak memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap keseluruhan MBG. Penutupan SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan juga dapat menjadi bentuk penegakan standar sekaligus pembelajaran bagi unit lainnya. Keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh banyaknya makanan yang berhasil disalurkan. Program berskala nasional membutuhkan kualitas pelaksanaan yang konsisten di setiap daerah. Penerima manfaat membutuhkan makanan yang tersedia tepat waktu, bergizi, higienis, aman, dan diproses melalui prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, penerapan SOP perlu dilakukan sejak pemilihan bahan baku, pemeriksaan kualitas, kebersihan dapur, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi.…

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG Oleh: Rivka Mayangsar Program Makan Bergizi Gratis…

Pemerintah Jaga Mutu MBG lewat Pengawasan Ketat Kepala Dapur

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Jaga Mutu MBG lewat Pengawasan Ketat Kepala Dapur Jakarta – Pemerintah memperketat pengawasan operasional…

Pemerintah Perketat Disiplin Kepala SPPG untuk Perkuat Keamanan Pangan MBG

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Perketat Disiplin Kepala SPPG untuk Perkuat Keamanan Pangan MBG JAKARTA — Pemerintah memperketat disiplin…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.