• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Tokoh Agama Ungkap Peran PYCH Memajukan Ekonomi Masyarakat Lewat Peternakan

Tokoh Agama Ungkap Peran PYCH Memajukan Ekonomi Masyarakat Lewat Peternakan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 22 March 2023

Tokoh Agama Ungkap Peran PYCH Memajukan Ekonomi Masyarakat Lewat Peternakan

Papua — Gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) kini telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Dengan peresmian Gedung ini, diharapkan dapat menjadi wadah peningkatan SDM di Papua.

“Pagi ini saya betul betul merasa sangat bangga karena permintaaan waktu itu 23 anak muda papua untk memiliki ruang peningkatan kualitas sdm dapat kita liat bersama di PYCH Jayapura,” kata Jokowi dalam pidato peresmian Gedung PYCH di Jayapura, Selasa (21/3/2023).

Jokowi menambahkan, pembangunan PYCH ini akan menjadi tempat untuk menciptakan kreativitas dan usaha baru baik di bidang fashion, industri kreatif, peternakan, dan perikanan.

“Papua youth creative hub ini kita bangun kita ingin memberikan kesempatan anak anak muda kita yang memiliki kreativitas memiliki inovasi keinginan besar untuk bergerak di bidang fashion, industri kreatif, peternakan, perikanan,” ujar Jokowi.

Disisi lain, Tokoh Agama Papua Pendeta Albert Yoku mengungkapkan bahwa peranan komunitas Papua Youth Creative Hub (PYCH) dalam menyejahterakan masyarakat Papua perlu diapresiasi.

“Generasi muda adalah kekuatan kita, dan komunitas PYCH ini yang amanatkan oleh presiden dan dibina oleh BIN, inilah generasi emas ke depan. Jadi kita mendorong percepatan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Papua secara bersama-sama, kolaboratif,” tuturnya

Lebih lanjut, Pendeta Albert mengatakan akan terus berkoordinasi dengan komunitas PYCH di berbagai bidang, antara lain peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi, wawasan kebangsaan hingga di bidang ekonomi seperti peternakan.

Sementara itu, pengurus komunitas PYCH Brigitta Hisage menyatakan pengembangan peternakan hanyalah satu dari sekian banyak program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan komunitas tersebut.

Peternakan PYCH, imbuh Briggita, sudah menjangkau mulai dari ayam, babi hingga sapi. Brigitta sendiri merupakan peternak ayam petelur dengan nama usaha ‘Brijid Farm’.

“Sebelum memulai usaha ayam petelur, saya bergabung dengan komunitas PYCH, banyak kegiatan yang kami lakukan di bawah bimbingan BIN,” katanya.

Dia menyatakan usahanya yang belum genap satu tahun bisa maju hingga mempunyai 1.000 ekor ayam. Brigitta menargetkan penambahan ayam pada tahun ini mencapai 5.000 ekor ayam.

“Setiap bulan omzet dari hasil ayam petelur sekitar Rp 52 juta, kemudian dikurangi biaya pakan dan karyawan. Keuntungan bersih setiap bulan mencapai Rp 30 juta,” tutur Briggita

Tak lupa, Brigitta berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung usahanya selama ini dan mengajak anak Papua untuk terus bekerja keras.

“Saya terima kasih kepada keluarga, rekan-rekan PYCH, Presiden Jokowi dan Kepala BIN, Pak Budi Gunawan, atas dukungan yang diberikan. Saya mengajak anak muda Papua untuk bergabung di komunitas PYCH, guna meningkatkan SDM kita,” papar Brigitta.
*

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

September 1, 2026

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG

September 1, 2026

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan Oleh: Revan Ananda Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan cakupan program yang luas, pelaksanaannya membutuhkan tata kelola yang kuat, standar pelayanan yang jelas, serta pengawasan berkelanjutan. Karena itu, langkah pemerintah dalam mendisiplinkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penting untuk memastikan MBG tidak sekadar mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan keamanan, kualitas, dan kelayakan makanan. Penguatan disiplin menjadi semakin penting seiring bertambahnya jumlah SPPG dan luasnya wilayah pelaksanaan MBG. Setiap unit memiliki tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan makanan yang dikonsumsi masyarakat. Kesalahan dalam pengadaan bahan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi dapat berdampak terhadap penerima manfaat. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) karena itu tidak dapat dipandang sebagai formalitas, melainkan menjadi fondasi untuk menjaga kualitas pelayanan. Pengawasan terhadap pelaksanaan MBG menunjukkan bahwa persoalan yang ditemukan di lapangan mendapat perhatian dan menjadi bahan evaluasi. Langkah pemerintah mengevaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional Presiden menunjukkan komitmen yang serius. Masukan dari berbagai pihak untuk melakukan pemantauan langsung di sejumlah daerah dan mengevaluasi pelaksanaan MBG menjadi koreksi yang positif bagi pemerintah. Fakta menemukan adanya pelaksanaan yang berjalan kurang baik, masih terdapat persoalan, khususnya kasus keracunan makanan. Atas temuan tersebut, mereka merekomendasikan BGN menutup secara permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti menyebabkan keracunan, sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak dalam penyelenggaraan program MBG. Rekomendasi tersebut menunjukkan bahwa evaluasi dan penindakan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program. Ketika terdapat unit yang tidak menjalankan standar secara benar, tindakan korektif diperlukan agar persoalan tidak berulang dan tidak memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap keseluruhan MBG. Penutupan SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan juga dapat menjadi bentuk penegakan standar sekaligus pembelajaran bagi unit lainnya. Keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh banyaknya makanan yang berhasil disalurkan. Program berskala nasional membutuhkan kualitas pelaksanaan yang konsisten di setiap daerah. Penerima manfaat membutuhkan makanan yang tersedia tepat waktu, bergizi, higienis, aman, dan diproses melalui prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, penerapan SOP perlu dilakukan sejak pemilihan bahan baku, pemeriksaan kualitas, kebersihan dapur, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi.…

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG Oleh: Rivka Mayangsar Program Makan Bergizi Gratis…

Pemerintah Jaga Mutu MBG lewat Pengawasan Ketat Kepala Dapur

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Jaga Mutu MBG lewat Pengawasan Ketat Kepala Dapur Jakarta – Pemerintah memperketat pengawasan operasional…

Pemerintah Perketat Disiplin Kepala SPPG untuk Perkuat Keamanan Pangan MBG

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Perketat Disiplin Kepala SPPG untuk Perkuat Keamanan Pangan MBG JAKARTA — Pemerintah memperketat disiplin…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.