• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Ketua Dewan Adat Papua Desak Lukas Enembe Taat Hukum

Ketua Dewan Adat Papua Desak Lukas Enembe Taat Hukum

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 8 November 2022

Ketua Dewan Adat Papua Desak Lukas Enembe Taat Hukum

Oleh : Alfred Jigibalom

Ketua Dewan Adat Papua mendesak Lukas Enembe taat hukum dan menjalani pemeriksaan. KPK adalah lembaga anti korupsi yang berwenang, dan panggilannya harus dituruti. Lukas harus mempertanggung jawabkan kesalahannya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para penyidik KPK.

Gubernur Papua Lukas Enembe masih berstatus tersangka kasus korupsi dan gratifikasi. Ia terbukti mengambil uang rakyat dan KPK sudah menyelidiki kasusnya sejak tahun 2017. Namun sampai sekarang, ia terbukti tidak hadir ke Jakarta untuk memenuhi panggilan KPK dengan alasan sakit jantung dan stroke. Hingga pada akhirnya KPK harus terbang dan memeriksa Lukas Enembe.

Ketika Lukas Enembe belum kooperatif maka muncul desakan agar ia taat hukum. Ondofolo (ketua adat) besar Sentani, Yanto Eluay, yang menyatakan bahwa Lukas Enembe harus menaati proses hukum yang berlaku di Indonesia. Lukas adalah anak adat dan harus menjunjung tinggi nilai adat. Ia juga harus menaati hukum yang ada di Indonesia.

Dalam artian, Lukas Enembe harus taat hukum dan mau diperiksa KPK serta taat terhadap keputusan hukum. Bukti-bukti sudah dikumpulkan oleh KPK sejak tahun 2017 lalu. Sebagai seorang gubernur, seharusnya ia bersikap gentleman dan memberikan teladan baik bagi masyarakat.

Justru sikap Lukas yang selama ini mengelak dari pemeriksaan, membuat kecurigaan publik semakin besar. Ia sudah dua bulan ditetapkan jadi tersangka, tetapi dua kali mangkir dari pemeriksaan.

Jika Lukas tidak bersalah, mengapa ia ketakutan akan panggilan KPK?
Kemudian, Lukas dianggap sebagai anak adat oleh sang ketua adat. Sebagai anak adat Papua, ia harus menjunjung tinggi hukum adat. Menurut hukum adat, jika seseorang bersalah maka harus mengakui kesalahannya dan medapatkan konsekuensinya.

Pernyataan Ondofolo (ketua adat) tentang status Lukas Enembe sebagai anak adat bukan berarti ia bisa menjalani pemeriksaan dengan hukum adat.

Maksudnya adalah, ia harus menjunjung tinggi hukum adat dan berkelakuan tertib, karena masyarakat adat hidup dengan disiplin dan tetap menaati hukum yang ada di Indonesia. Kasus Lukas tidak bisa diselesaikan dengan hukum adat karena sudah masuk ranah pidana.

Jika Lukas Enembe taat hukum maka kasusnya akan cepat selesai dan ia menerima ganjarannya, yakni minimal 4 tahun penjara. Jika kasusnya sudah selesai maka situasi di Papua kembali tertib, karena saat ini masyarakat terbelah menjadi dua kubu: yang membela dan yang menginginkan Lukas segera diperiksa. Jangan sampai gara-gara kasus Lukas terjadi pertikaian antar warga dan merugikan mereka sendiri.
Kubu yang membela Lukas Enembe masih setia berjaga di sekitar rumahnya, di Jayapura. Mereka sudah lebih dari sebulan berada di sana. Hal ini tentu merugikan karena mereka jadi bermusuhan dengan warga yang ingin Lukas Enembe segera diperiksa. Kemudian, mereka juga tidak bekerja sama sekali dan akan merugikan istri serta anaknya di rumah, karena tidak pulang membawa uang.
Sebelumnya, Ketua Adat dari Keerom, Papua, Gasper May, menyatakan bahwa Lukas Enembe harus memberikan klarifikasi dan menerima panggilan KPK. Masyarakat Papua juga tidak boleh ikut campur akan kasus hukum Lukas, walau mereka mengetahuinya. Mereka juga tidak boleh terprovokasi oleh propaganda yang sengaja disebarkan agar makin banyak warga yang pro Lukas lalu melindunginya.
Dalam artian, Lukas Enembe harus taat hukum dan menurut pada aturan negara. Walau ia seorang gubernur tetapi tetap seorang warga negara yang taat hukum, karena Indonesia adalah negara hukum. Jangan sampai ia merasa sebagai seorang pejabat tinggi, dan berusaha berkelit dari panggilan KPK, karena di negeri ini tidak ada orang yang kebal hukum.
Masyarakat Papua juga diminta tertib dan tidak mau di pecah belah gara-gara kasus Lukas. Biarkan KPK bekerja agar kasus ini lekas selesai. Jika masyarakat tetap ngotot ingin berjaga di sekitar rumah Lukas, mereka bisa dipidana karena dianggap menghalangi proses hukum seorang tersangka.
Masyarakat juga dihimbau untuk tenang dan tidak terpengaruh hoaks atau propaganda yang beredar di dunia maya. Kasus Lukas Enembe adalah murni korupsi, bukan politik. Tidak ada kecurangan di dalamnya, atau ajakan untuk mengkasuskan Lukas dari lawan politiknya (yang menginginkan jabatannya). KPK sudah menyelidiki kasus ini sejak bertahun-tahun lalu dan tidak ada kaitannya dengan politik.
Lukas Enembe jangan hanya bersembunyi di rumahnya dan pura-pura sakit karena tindakannya sama sekali tidak jantan. Seharusnya ia taat hukum dan sebagai gubernur maka ia sudah mengerti bagaimana hukum di Indonesia.
Jika Lukas tidak mau kooperatif maka kasusnya tidak akan pernah selesai. Masyarakat Papua yang dirugikan karena mereka jadi susah mengurus adminsitrasi, karena butuh tanda tangan sang gubernur, sementara Lukas tidak masuk kerja selama lebih dari sebulan. Lukas Enembe harus menghadapi masalahya dan menaati hukum di Indonesia dan jangan beralasan sakit, karena akan merugikan banyak orang.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Bali

 

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.