• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»IKN Akan Menjadi Simbol Pluralisme

IKN Akan Menjadi Simbol Pluralisme

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 6 November 2022

IKN Akan Menjadi Simbol Pluralisme

Oleh : Bimo Ariyan Beeran

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan menjadi simbol pluralisme. Dengan adanya konsep tersebut, IKN bukan sekadar ibu kota yang canggih, tetapi juga ramah bagi semua kalangan dan semua warga negara.

Ibu Kota Negara Indonesia yang baru sedang dibangun, di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pemilihan Kalimantan sebagai lokasi terbaru karena letaknya di tengah-tengah Indonesia sehingga akan terjadi pembangunan yang merata dan berkeadilan.

IKN akan menjadi kota yang sangat istimewa karena akan dibangun sebagai wilayah yang berteknologi tinggi sekaligus ramah lingkungan.
Nantinya dalam IKN akan ada berbagai macam penduduk Indonesia yang jadi warganya.

Selain rakyat asli Kalimantan (dari Dayak dan Banjar) juga ada warga pendatang dari Jawa, Sunda, dan daerah-daerah lain. IKN menjadi ‘Indonesia mini’ alias tempat berkumpulnya warga negara Indonesia dari berbagai wilayah, dan melebur jadi satu, tetapi tetap rukun dan damai dengan semangat pluralisme yang tinggi.

Marthen Saini, Ketua Ikatan Keluarga Toraja Kabupaten Kutai Kartanegara, menyatakan bahwa IKN Nusantara akan menjadi simbol pluralisme dan keberagaman suku bangsa di Indonesia.

Masyarakat Kalimantan Timur sangat terbuka, plural, dan toleran terhadap berbagai budaya di negeri ini. Kalimantan Timur juga jadi wilayah yang menjunjung tinggi toleransi, baik agama maupun suku bangsa.

Dalam artian, IKN akan menjadi simbol pluralisme karena masyarakatnya bukan hanya orang Dayak atau Banjar. Namun juga ada suku-suku lain misalnya Jawa, Sunda, Toraja, dll. Mereka adalah pendatang yang datang ke IKN karena ikatan dinas dan disambut baik oleh masyarakat asli Kalimantan Timur sebagai tuan rumah.
Pluralisme terbangun karena sebelumnya di Kalimantan Timur sudah ada berbagai suku, misalnya Kutai, Dayak Kenyah, Banjar, dan lain-lain. Mereka saling menghormati walau suku dan keyakinannya berbeda. Kemudian, ketika ada pendatang dari DKI Jakarta yang merupakan suku Betawi, Jawa, Sunda, dll, mereka menyambut dengan sangat baik, karena menyadari bahwa perbedaan itu indah.
Di IKN Nusantara akan terbentuk pluralisme karena masyarakatnya menyadari bahwa Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak suku dan keyakinan yang berbeda-beda, tetapi tetap satu jua. Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar motto yang dihafalkan, tetapi juga diterapkan. Dengan persatuan maka pluralisme dan toleransi akan terbentuk dan masyarakat akan hidup dengan damai.
Masyarakat yang statusnya pendatang di IKN Nusantara tidak usah takut jika pindah ke Kalimantan. Gesekan antara pendatang dan penduduk asli tidak akan terjadi, karena sudah diatur oleh pemerintah / otorita IKN. Kendati demikian, setiap pihak perlu mengedepankan toleransi dan semangat persatuan.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, menyatakan bahwa di Kalimantan Timur tidak pernah ada konflik SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan). Warga Kalimantan Timur selalu terbuka kepada para pendatang sejak dahulu kala dan provinsi ini adalah wilayah yang paling damai.
Dalam artian, IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan menjadi tempat yang menjunjung tinggi pluralisme. Penyebabnya karena masyarakatnya sangat ramah kepada para pendatang. Tidak akan ada konflik antara pendatang dan penduduk asli, misalnya karena berebut lapangan pekerjaan. Masyarakat asli IKN menyadari bahwa rezeki sudah diatur oleh Tuhan dan tidak perlu berebut sampai menimbulkan pertikaian.
Pluralisme harus dijunjung tinggi karena nanti jika IKN Nusantara sudah selesai pembangunanya dan mulai dihuni, masyarakatnya akan beragam. Penduduknya tak hanya dari Dayak, Kutai, Banjar, atau suku-suku lain di Kalimantan. Namun juga dari Jawa, Sunda, dan daerah-daerah lain di seluruh Indonesia.
Para pendatang berasal dari DKI Jakarta yang pindah karena berdinas di Kementerian/ Lembaga negara atau dari daerah lain yang sengaja pindah untuk mencari pekerjaan. Mereka akan bergaul dengan penduduk asli dengan damai karena menyadari bahwa Indonesia adalah satu. Jika ada perbedaan suku dan keyakinan maka tidak akan dipermasalahkan.
Selain menjunjung tinggi pluralisme, maka masyarakat di IKN Nusantara juga penuh toleransi. Penduduknya memiliki keyakinan yang berbeda-beda tetapi tidak akan menimbulkan konflik. Malah nantinya akan ada kerja sama di antara mereka, dan murni bisnis, tidak memandang keyakinannya apa. Satu sama lain saling menghormati dan tidak mengejek jika ada yang rajin beribadah di rumah ibadahnya.
IKN Nusantara akan jadi simbol pluralisme karena masyarakatnya terdiri dari suku yang beragam dan keyakinannya berbeda-beda. Perbedaan ini tidak dipermasalahkan karena mereka sadar bahwa menjunjung tinggi pluralisme dan toleransi adalah sebuah keharusan. Perdamaian akan terjadi karena tidak ada konflik tajam antara penduduk yang berstatus pendatang, dengan para penduduk asli Kalimantan.

.)* Penulis adalah kontributor Ruang Baca Nusantara

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.