• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Rakyat Puas Kinerja Jokowi Bangun Pembangunan Infrastruktur

Rakyat Puas Kinerja Jokowi Bangun Pembangunan Infrastruktur

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 20 October 2022

Rakyat Puas Kinerja Jokowi Bangun Pembangunan Infrastruktur

Oleh : Anugrah Diansyah

Masyarakat puas dengan kinerja Presiden Jokowi, khususnya terhadap pembangunan infrastruktur. Berbagai infrastruktur dibangun di masa pemerintahannya telah memicu berbagai kemajuan di Indonesia.

Jalan tol Trans-Jawa membentang sepanjang 1.167 kilometer. Begitu pula dengan Jalan Trans Papua, yang panjangnya lebih dari 4.000 kilometer. Infrastruktur tersebut dibangun di masa pemerintahan Presiden Jokowi, dan sangat membanggakan karena memudahkan mobilitas rakyat.

Rakyat sangat puas akan kinerja Presiden Jokowi, dalam pembangunan infrastruktur. Hal ini dikemukakan oleh pengamat politik Adi Prayitno.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur menempati ranking pertama dalam kepuasan terhadap Presiden Jokowi. Jadi jika ada yang menyerang beliau dalam hal infrastruktur (dengan bilang hanya tinggal ‘gunting pita’ alias bagian meresmikan saja), maka salah besar.

Pembangunan infrastruktur dimulai dan dilakukan di masa pemerintahan Presiden Jokowi, bukan di masa sebelumnya. Beliau sangat ingin membangun Indonesia jadi lebih baik dan menjadi macan Asia. Untuk membangun Indonesia maka langkah pertama adalah dengan membangun infrastrukturnya.
Setelah infrastruktur terbangun maka rakyat merasa puas sekali, karena mereka bisa melewati jalan tol Trans-Jawa saat mudik. Saat akan pulang kampung dari Jawa Timur ke Jawa Tengah maka perjalanan akan lebih cepat melalui jalan tol tersebut. Akan sangat hemat waktu dan hemat biaya bensin, dan tidak terlalu lelah saat menyetir.
Oleh karena itu rakyat sangat menyetujui jika Presiden Jokowi terus membangun infrastruktur di Indonesia. Penyebabnya karena mereka sudah merasakan manfaatnya. Infrastruktur-infrastruktur tersebut dibangun demi rakyat Indonesia.
Mengapa harus infrastruktur? Presiden Jokowi menyatakan bahwa infrastruktur akan mempersatukan Indonesia. Dalam artian, Indonesia adalah negara kepulauan yang jarak antar daerahnya bisa jauh sekali, misalnya antara Kalimantan dengan Bali. Namun jika ada infrastruktur pendukung seperti jalan, jembatan, dan bandara, maka akan tersambung transportasinya dan memudahkan persatuan rakyat Indonesia.
Oleh karena itu Presiden Jokowi gencar sekali membangun infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia. Jika ada pembangunan infrastruktur dari Sabang sampai Merauke maka sangat bagus karena beliau mengaplikasikan Sila Pancasila ‘Keadilan bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Rakyat diberi keadilan dalam pembangunan infrastruktur yang merata, bahkan sampai ke pelosok.
Salah satu infrastruktur yang membanggakan adalah Jalan Trans Papua. Rakyat Papua sangat berterima kasih kepada pemerintah, karena bisa melintasinya dengan lancar. Mereka tidak harus berjalan kaki melewati jalan setapak yang medannya sulit. Namun bisa mengendarai kendaraan bermotor. Jalan ini baik sekali untuk mengatasi kondisi geografis Papua yang berliku-liku, sekaligus mengurangi ketergantungan pesawat terbang.
Selain itu, infrastruktur lain yang membanggakan adalah tol laut. Jika ada tol laut maka transportasi makin lancar karena bisa menghubungkan pulau-pulau di Indonesia, dan sekaligus melancarkan perdagangan antar daerah.
Capt. Rudy Sugiharto dari Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, menyatakan bahwa progress tol laut menggembirakan dari tahun ke tahun. Dampak tol laut sudah dirasakan, terutama menjaga persediaan barang pokok di daerah 3T (terluar, tertinggal, terpencil), dan daerah perbatasan.
Masyarakat yang ada di daerah perbatasan dan terpencil sangat diuntungkan karena berkat tol laut, pasokan barang-barang jadi lancar. Sebelumnya, saat tol laut belum dibangun, maka barang-barang langka dan berakibat buruk karena harganya jadi naik (karena mengikuti hukum ekonomi). Akan tetapi sekarang tidak ada lagi kelangkaan barang-barang di sana, karena semuanya lancar.
Oleh karena itu rakyat sangat berterima kasih kepada Presiden Jokowi karena telah membangun berbagai infrastruktur di Indonesia. Pembangunan proyek infrastruktur memang membutuhkan dana yang sangat banyak. Namun akibatnya sangat baik dan menguntungkan (dari sisi ekonomi), serta bermanfaat bagi rakyat Indonesia, selama puluhan tahun ke depan.
Infrastruktur yang dibangun di masa pemerintahan Presiden Jokowi juga tidak hanya di sektor transportasi seperti jalan raya, jembatan, dan tol laut. Namun juga bendungan. Berbagai bendungan dibangun, mulai dari di Jawa, Kalimantan sampai di Nusa Tenggara. Pembangunan bendungan yang merata sampai ke Indonesia timur sangat didukung oleh rakyat, karena memudahkan kehidupan mereka.
Setelah ada bendungan di Nusa Tenggara maka rakyatnya tidak lagi takut akan ancaman kekeringan di musim kemarau. Penyebabnya karena ada aliran air yang mencukupi dari bendungan. Jika aliran air cukup maka perkebunan jadi subur dan mereka tidak terancam kelaparan. Selain itu, warga yang jadi peternak juga tidak kesulitan untuk mendapatkan rumput dan pakan lainnya bagi kudanya.
Rakyat Indonesia sangat puas dengan kinerja Presiden Jokowi karena mereka menyukai berbagai infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah. Di antaranya Jalan tol Trans-Jawa, jalan Trans-Papua, tol laut, bendungan, dan lain sebagainya. Infrastruktur amat baik karena mempermudah mobilitas rakyat dan mempersingkat waktu tempuh. Indonesia akan tersambung dan makmur karena infrastukturnya lengkap.

)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.