• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hukum & Kriminal»Mahasiswa Desak Lukas Enembe Taati Hukum

Mahasiswa Desak Lukas Enembe Taati Hukum

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 17 October 2022

Mahasiswa Desak Lukas Enembe Taati Hukum

Oleh : Rebecca Marian

Sikap Gubernur Papua Lukas Enembe yang tidak mau datang memenuhi panggilan KPK membuat banyak pihak kesal, termasuk para mahasiswa. Mereka mendesak agar Gubernur Papua tersebut bersikap jantan dan menaati proses hukum yang sedang berjalan.

Sesuai aturan, Lukas wajib datang dan menghadap penyidik KPK di Jakarta, bukannya bersembunyi di Papua.

Ketika Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dan gratifikasi, spontan banyak orang mencercanya.

Pasalnya, dulu ia memiliki citra baik sebagai pejabat berprestasi, dan berhasil menjadikan Papua sebagai tuan rumah PON XX. Namun ternyata ia berbuat licik di balik kepercayaan rakyat dan korupsi senilai ratusan miliar rupiah.

Para mahasiswa mendesak agar Lukas Enembe menaati proses hukum, karena sampai sekarang ia sudah mangkir 2 kali dari panggilan KPK. Para mahasiswa Papua yang kuliah di Jakarta, yang bergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Pembangunan Tanah Papua, mengadakan aksi untuk mendesak Lukas agar taat hukum.

Mereka mendatangi kantor Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Hak Asasi Manusia, Mahfud MD.

Charles Kossay, koordinator aksi, menyatakan bahwa para mahasiswa Papua mendukung KPK dalam mengusut kasus Lukas Enembe. Mereka juga mendukung Polri untuk menangkap dan menindak tegas pihak yang sengaja menghalangi proses penegakan hukum terhadap tersangka Lukas Enembe.
Semua pihak di Papua harus menahan diri agar proses hukum Lukas sesuai dengan koridor hukum Indonesia. Papua harus tetap damai dan jangan sampai ada konflik horisontal. Namun selama beberapa minggu, masyarakat malah rusuh dan berjaga di sekitar rumah Lukas Enembe di kawasan Jayapura. Mereka siaga sampai radius 200 meter dan tidak ingin Lukas dijemput oleh KPK dan aparat.
Ketika Gubernur Papua jadi tersangka, jangan ada warga yang membelanya dan malah kontra dengan masyarakat yang mendukung KPK. Konflik harus diminimalisir agar tidak terjadi kejadian buruk di masa depan. Warga Papua yang berjaga di sekitar rumah Lukas juga wajib diperingatkan, karena mereka siaga dan memamerkan senjata tradisional sebagai simbol perlawanan.
Sebagai Gubernur Papua, Lukas Enembe seharusnya paham bahwa konflik horisontal di Papua bisa berujung mengerikan. Penyebabnya karena bisa memicu masalah lain yakni perang antar suku, karena ada yang membelanya, dan ada pula yang menginginkannya segera ditangkap. Ketika perang dimulai lagi maka panah beterbangan dan bisa memakan banyak nyawa, dan situasi buruk ini tentu harus dicegah, karena sudah puluhan tahun tidak ada perang antar suku di Papua.
Oleh karena itu Lukas Enembe seharusnya memikirkan kemungkinan terburuk ini dan menghapus konflik antar masyarakat Papua, serta mematuhi proses hukum yang sedang berjalan. Jika ia mengelak telah korupsi, mengapa takut untuk terbang ke Jakarta? Justru perbuatannya yang bersembunyi dan beralasan sakit stroke, malah menambah kecurigaan masyarakat bahwa ia benar-benar korupsi.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinator Dalam Negeri, Mayjen TNI Djaka Budhi Utama menyatakan bahwa para mahasiswa yang memberikan aspirasi tersebut sejalan dengan keseriusan pemerintah dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
Dalam artian, mahasiswa yang juga orang Papua merasa malu karena gubernurnya melakukan tindak pidana korupsi. Mereka tidak ingin nama Bumi Cendrawasih jadi tercoreng gara-gara ulah gubernurnya. Selama ini Papua sudah terkenal sebagai daerah wisata, dan jangan sampai citranya berubah buruk sebagai tempatnya koruptor.
Pemerintah sangat serius dalam memberantas korupsi dan akan menangani kasus Lukas Enembe dengan baik. Meski ia adalah pejabat tinggi, bukan berarti diberi pemutihan alias kebal hukum. Siapapun sama di hadapan hukum, karena Indonesia adalah negara hukum, dan Lukas harus menghormati KPK dan mau dipanggil ke Jakarta.
Sesuai dengan peraturan, ketika seorang tersangka sudah 2 kali mangkir dari panggilan KPK, maka bisa dilakukan penjemputan paksa. Lukas harus mau dijemput dan tidak boleh beralasan sakit atau alasan lainnya. Seharusnya ia berani datang ke KPK jika memang tidak bersalah, bukannya seperti pengecut yang bersembunyi di balik perlindungan rakyat yang berhasil ia kelabui.
Moeldoko, Kepala Kantor Staf Presiden, juga sejalan dengan para mahasiswa dan ingin agar Lukas Enembe taat hukum. Bahkan ia mengancam akan menerjunkan pasukan jika Lukas masih lari dari tanggung jawab dan tidak mau dipanggil ke Jakarta. Proses hukum harus dilakukan dengan cepat dan tidak boleh berlarut-larut.
Sudah banyak pihak yang mendesak Lukas Enembe agar taat hukum dan patuh pada aturan. Seharusnya ia mau datang ke Gedung KPK untuk diperiksa oleh penyidik. Istri dan anaknya juga wajib datang karena statusnya jadi saksi dalam kasus korupsi ini.
Ketika para mahasiswa sudah geram akan kelakuan Lukas Enembe, yang lari dari tanggung jawab, maka mereka mengadakan aksi protes dan mendukung KPK untuk mencokok gubernur mereka. Lukas telah membuat malu orang Papua dengan kelakuan buruknya. Seharusnya ia bertindak jantan dengan berani datang ke Gedung KPK.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Jakarta

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.