• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Tetap Taat Prokes Demi Lindungi Kelompok Rentan

Tetap Taat Prokes Demi Lindungi Kelompok Rentan

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 27 May 2022

Tetap Taat Prokes Demi Lindungi Kelompok Rentan

Oleh : Alfisyah Dianasari

Masyarakat diminta untuk tetap memakai masker dan menaati protokol kesehatan. Tujuannya untuk melindungi orang yang berada dalam kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Pandemi telah kita lalui selama lebih dari dua tahun dan masyarakat jadi terbiasa untuk menjaga imunitas serta menaati protokol kesehatan. Masker dengan mudah dibeli di mana-mana karena poin dalam protokol kesehatan ini yang paling populer.

Namun pemerintah akhirnya melonggarkan aturan dan memperbolehkan untuk tidak pakai masker, jika masyarakat beraktivitas di luar dan tidak bergerombol.

Namun untuk alasan kesehatan dan keselamatan lebih baik masyarakat tetap menaati protokol kesehatan meski tidak diwajibkan pakai masker. Ingatlah bahwa masker hanya boleh dilepas ketika ada di luar ruangan, sedangkan jika di dalam ruangan tetap harus mengenakannya. Ketika bekerja di kantor atau belajar di sekolah tentu masih harus pakai masker.
Profesor Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa masyarakat wajib melindungi kelompok rentan di sekitarnya. Di antaranya mereka yang memiliki komorbid, anak-anak, dan lansia. Caranya dengan memakai masker dan menaati protokol kesehatan. Jangan sampai gara-gara malas pakai masker jadi tertular Corona atau malah jadi sumber penularan.
Dalam artian, memang memakai masker di luar ruangan tidak lagi diwajibkan. Namun alangkah baiknya masyarakat turut memikirkan orang lain yang memiliki risiko tinggi untuk terkena Corona. Misalnya balita (yang belum cukup umur untuk divaksin Corona), lansia (yang imunitasnya lebih rendah) dan komorbid yang punya penyakit bawaan sehingga lebih rentan kena Corona.
Saat ini cakupan vaksinasi Corona baru 60% di seluruh Indonesia sehingga kondisi pandemi belum diakhiri, karena kekebalan kelompok belum terbentuk. Jika ada 1 saja orang tanpa gejala yang tidak pakai masker maka ia akan menularkannya ke banyak orang lain. Apalagi jika orang tersebut belum divaksin, akan lebih mudah untuk tertular dan bisa meningkatkan angka pasien Corona.
Masyarakat diimbau untuk tetap menggunakan masker dalam beraktivitas, meskipun dalam beberapa kondisi telah dilonggarkan. Penggunaan masker selain mengurangi risiko penularan Corona juga melindungi diri dari debu, bakteri, dan virus selain Covid-19. Sadarkah Anda saat pandemi malah jarang sakit pilek, batuk, atau yang lain? Penyebabnya karena setiap hari memakai masker ketika keluar rumah sehingga terlindungi.
Selain memakai masker, taati juga poin lain dalam protokol kesehatan, seperti cuci tangan, jaga jarak, dan mengurangi mobilitas. Terutama dalam jaga jarak karena jika tak pakai masker dan bergerombol, risiko penularan Corona amat besar. Masker amat murah harganya tetapi melindungi diri dan melindungi orang lain dalam kelompok rentan.
Prof Wiku menambahkan, perilaku sehat dan bersih juga wajib dijaga. Dalam artian, selain memakai masker dan taat protokol kesehatan maka masyarakat wajib menjaga higienitas lingkungan dan imunitas tubuh. Apalagi saat ini muncul penyakit baru seperti hepatitis misterius dan monkey pox sehingga masker bisa menghalangi penularannya.
Kelompok rentan seperti balita, lansia, dan komorbid selalu ada di lingkungan masyarakat. Untuk melindungi mereka, apalagi jika belum divaksin karena faktor usia atau penyakit bawaan, maka sebaiknya masyarakat tetap memakai masker. Bawa juga masker cadangan karena selembar masker hanya efektif dikenakan selama 4 jam.
Protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak masih perlu dilaksanakan. Walau ada pembolehan untuk tidak mengenakan masker ketika berada di luar ruangan tetapi sebaiknya tetap memakainya guna menghindari penularan virus dan bakteri berbahaya.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

 

CKG Diperluas Perkuat Upaya Pencegahan TBC

June 11, 2026

Pemerintah Perkuat Upaya Penanggulangan TBC melalui Perluasan CKG

June 11, 2026

CKG Diperluas Perkuat Upaya Pencegahan TBC

By Kata IndonesiaJune 11, 20260

CKG Diperluas Perkuat Upaya Pencegahan TBC Jakarta – Pemerintah terus mengakselerasi transformasi layanan kesehatan nasional…

Pemerintah Perkuat Upaya Penanggulangan TBC melalui Perluasan CKG

By Kata IndonesiaJune 11, 20260

Pemerintah Perkuat Upaya Penanggulangan TBC melalui Perluasan CKG Jakarta – Pemerintah terus mempercepat transformasi kesehatan…

Cadangan Devisa yang Kuat Menjadi Benteng Ketahanan Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaJune 11, 20260

Cadangan Devisa yang Kuat Menjadi Benteng Ketahanan Ekonomi Nasional Oleh: Fauzan Fuadi Posisi cadangan devisa…

Kekuatan Cadangan Devisa Tegaskan Resiliensi Ekonomi Indonesia

By Kata IndonesiaJune 11, 20260

Kekuatan Cadangan Devisa Tegaskan Resiliensi Ekonomi Indonesia Oleh: Feya Annisa Ketahanan ekonomi Indonesia kembali menunjukkan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.