• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mengecam KST Papua Bakar Rumah Guru dan Tembak Supir Truk

Mengecam KST Papua Bakar Rumah Guru dan Tembak Supir Truk

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 21 May 2022

Mengecam KST Papua Bakar Rumah Guru dan Tembak Supir Truk

Oleh : Moses Waker

Di bulan Mei 2022, Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua kembali melakukan aksi keji dengan membakar rumah guru dan menembak supir truk. Masyarakat mengecam kekejaman gerombolan KST yang telah menimbulkan korban jiwa dan menciptakan ketakutan kepada rakyat.

Salah satu permasalahan yang mengganggu di Papua adalah keberadaan KST. Mereka menuntut untuk merdeka dan akhirnya rakyatlah yang jadi korbannya. Padahal para korban adalah orang Papua juga sehingga masyarakat tak habis pikir mengapa KST berbuat setega itu kepada saudara sesukunya sendiri.

Salah satu peristiwa yang menghebohkan adalah kebakaran yang terjadi di Perumahan guru di Ilaga, Papua pada 13 Mei 2022 dan pelakunya ternyata anggota KST.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyatakan bahwa anggota TNI di Pos 408 menerima informasi via HT bahwa terjadi pembakaran terhadap perumahan guru di Ilaga, Kabupaten Puncak, tepatnya di Kampung Wako.
Kombes Ahmad Musthofa melanjutkan, api berhasil dipadamkan jam 19:20 Waktu Indonesia Timur. Warga juga membantu untuk memadamkan api. Setelah dilakukan penyisiran oleh anggota Tim Damai Cartenz, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan anggota KST. Dalam artian, setelah melakukan pembakaran mereka langsung lari tunggang-langgang.
Masyarakat mengecam kekejaman KST karena nekat membakar perumahan guru. Padahal guru adalah profesi yang sangat penting karena bisa mencerdaskan anak-anak Papua. Namun rumah mereka malah dibakar. Belum diketahui berapa kerugian materiil yang ditanggung, tetapi yang jelas para guru sedih karena kediamannya hangus dimakan api.
Amatlah wajar ketika masyarakat marah karena kejadian ini bukan untuk pertama kalinya. KST pernah membunuh guru dan murid serta membakar sekolah, seolah-olah mereka anti dengan pendidikan. Padahal pendidikan amat penting bagi masa depan Papua.
Selain membakar perumahan guru, KST juga menunjukkan kekejamannya dengan menyiksa supir truk bernama Nober Palintin pada 11 Mei 2022. Wakasatgas Humas Gakkum Operasi Damai Cartenz AKBP Arif Irawan menyatakan bahwa Nober sebelumnya diculik lalu ditembak dengan kejam di Distrik Gome. Sebelumnya korban bersama rekannya AT, menambang pasir, lalu ditarik dari truk dan dibawa pergi ke Ilaga hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal.
Kekejaman KST sudah di luar batas karena mereka menculik supir truk yang tidak bersalah. Belum diketahui motif penembakannya tetapi disinyalir Nober tidak memiliki hubungan apa-apa dengan KST. Mereka makin gila karena menculik dan menembak sembarangan padahal korban tidak memiliki maksud negatif.
Ketika KST makin beringas maka wajar jika masyarakat mengecam mereka. Sudah berkali-kali warga sipil jadi korban kekejian kelompok pemberontak ini. Alasannya selalu sama: diduga korban adalah mata-mata aparat keamanan. Padahal itu hanya fitnah karena korban hanya warga sipil biasa, tetapi dituduh dengan kejam dan kehilangan nyawa.
Pemberantasan KST dilakukan dengan intensif oleh Tim Satgas Damai Cartenz. KST harus dihapuskan dari Indonesia, bukan hanya dari Papua. Keberadaan KST terus merugikan karena membakar rumah guru dan menembak warga sipil dengan kejam. Tim Satgas Damai Cartenz terus melakukan penyisiran sampai ke pelosok Papua untuk mengetahui di mana markas KST, karena markasnya ada banyak dan menyebar luas.
KST terus dikecam oleh masyarakat Papua dan warga Indonesia karena mereka bertindak kejam dengan membakar perumahan guru dan menculik serta membunuh supir truk. Oleh karena itu wajar jika KST menjadi musuh bersama yang pantas ditindak sesuai hukum yang berlaku.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Gorontalo

CKG Diperluas Perkuat Upaya Pencegahan TBC

June 11, 2026

Pemerintah Perkuat Upaya Penanggulangan TBC melalui Perluasan CKG

June 11, 2026

CKG Diperluas Perkuat Upaya Pencegahan TBC

By Kata IndonesiaJune 11, 20260

CKG Diperluas Perkuat Upaya Pencegahan TBC Jakarta – Pemerintah terus mengakselerasi transformasi layanan kesehatan nasional…

Pemerintah Perkuat Upaya Penanggulangan TBC melalui Perluasan CKG

By Kata IndonesiaJune 11, 20260

Pemerintah Perkuat Upaya Penanggulangan TBC melalui Perluasan CKG Jakarta – Pemerintah terus mempercepat transformasi kesehatan…

Cadangan Devisa yang Kuat Menjadi Benteng Ketahanan Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaJune 11, 20260

Cadangan Devisa yang Kuat Menjadi Benteng Ketahanan Ekonomi Nasional Oleh: Fauzan Fuadi Posisi cadangan devisa…

Kekuatan Cadangan Devisa Tegaskan Resiliensi Ekonomi Indonesia

By Kata IndonesiaJune 11, 20260

Kekuatan Cadangan Devisa Tegaskan Resiliensi Ekonomi Indonesia Oleh: Feya Annisa Ketahanan ekonomi Indonesia kembali menunjukkan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.