• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Kemudahan Berinvestasi di Indonesia Menarik Minat Generasi Muda

Kemudahan Berinvestasi di Indonesia Menarik Minat Generasi Muda

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 17 May 2022

Kemudahan Berinvestasi di Indonesia Menarik Minat Generasi Muda

Oleh : Astrid Julian

Pemerintah berkomitmen untuk membangun iklim usaha yang kondusif mulai dari penyederhanaan regulasi, pemberian insentif kepada investor, hingga pengembangan ekosistem digital di Indonesia.

Beragam fasilitasi ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat, utamanya generasi muda untuk berwirausaha.
Inovasi dibidang teknologi digital berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi. Platform digital yang kini tersedia, memungkinkan seseorang bisa melakukan investasi tanpa perlu keluar rumah.

Layanan perangkat lunak ini juga memungkinkan masyarakat untuk mulai berinvestasi dengan modal yang terjangkau. Hal ini tentu saja menarik minat generasi muda untuk menyisihkan sebagian pendapatannya ke ranah investasi.

Segala kemudahan-kemudahan tersebut rupanya menarik minat banyak orang utamanya generasi muda. Investasi di platform digital bahkan bisa dilakukan hanya dengan bermodalkan Rp. 10.000, tentu saja angka ini sangat terjangkau bagi para mahasiswa.

Dengan dominasi penduduk berusia muda yang gemar bermain smartphone, Indonesia merupakan pasar potensial bagi platform investasi digital. Chief Operating Officer (COO) Buka Investasi bersama Dhinda Arisyiya mengatakan sepanjang 2019-2020 terdapat pertumbuhan investor milenial sebanyak 26% di aplikasi mereka. Angka ini bisa meningkat dengan banyaknya investor milenial yang terdaftar selama pandemi Covid-19.
Sementara itu, selama lebih dari dua tahun belakangan, jumlah pengguna yang terdaftar di Tokopedia Emas tumbuh dengan fantastis yakni lebih dari 25 kali lipat. Pertumbuhan jumlah investasi yang besar juga dinikmati Pluang. Wilson Andrew selaku VP Externals Affairs Pluang mengatakan pengguna platformnya saat ini lebih dari empat juta. Lebih dari setengahnya merupakan pengguna dengan rentang usia 25-40 tahun.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan setidaknya ada 77 portal transaksi daring yang disediakan oleh pelaku industri keuangan baik e-comerce, bank ataupun sekuritas.
Meski banyak kemudahan yang ditawarkan melalui platform digital, tentu saja masyarakat perlu cermat dan berhati-hati dalam berinvestasi mengingat instrumen investasi apapun mengandung risiko.
Tentu saja jangan sampai kita tergiur dengan keuntungan tinggi tapi tidak memahami risikonya. Karena investasi tidak melulu mengejar return, tetapi juga memperbesar aset sampai bisa membangun passive income.
Tidak sedikit riset yang menemukan kurangnya penerapan strategi keuangan pada kalangan generasi muda. Kondisi seperti ini tentu saja dikhawatirkan dapat mengganggu kelangsungan finansial di masa depan.
Salah satu keuntungan terbesar generasi milenial adalah dengan usia yang masih muda, mereka memiliki banyak waktu untuk memulai investasi. Waktu menjadi salah satu kemenangan terbesar untuk milenial.
Apalagi, nilai kekayaan akan meningkat. Selain nilai kekayaan yang terus meningkat, begitupun dengan aset seperti gedung, properti serta uang yang disimpan. Jika hari ini mulai melakukan investasi, artinya beberapa tahun ke depan modal awalnya akan semakin bertambah banyak pula.
Selain itu investasi juga melindungi generasi muda dari adanya inflasi. Pasalnya, inflasi setiap tahun selalu terjadi. Untuk mengantisipasi masalah ini, tentu saja generasi muda harus menyimpan sebagian uangnya sebagai keperluan investasi. Jika tidak melakukannya, kelak modal yang dimiliki akan tergerus dan berkurang nilainya.
Adanya inflasi rupanya memiliki pengaruh signifikan terhadap perekonomian, terutama dalam kegiatan jual beli. Karena keberadaannya bisa melemahkan daya beli masyarakat. Untuk itu, investasi merupakan cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari masalah tersebut.
Selain itu investasi adalah salah satu upaya bagi generasi muda untuk mencapai merdeka secara finansial, artinya bebas dalam hal keuangan dan bisa membiayai kebutuhan sehari-hari dari kekayaan yang dimiliki tanpa harus bekerja keras.
Banyak instrumen investasi yang bisa dilakukan oleh generasi muda, dengan segala kemudahan serta kepraktisan yang ditawarkan, para generasi muda bisa melakukan investasi tanpa perlu mendatangi kantor ataupun bank, cukup dengan duduk manis sembari menatap layar ponsel.
Suburnya investasi tentu saja tidak hanya dari kalangan pengusaha yang sudah memiliki aset milyaran, generasi muda juga memiliki peran untuk berinvestasi agar kelak memiliki kesehatan finansial yang mumpuni. Dengan adanya partisipasi kelompok milenial tersebut, maka percepatan pemulihan perekonomian terdampak Covid-19 diharapkan dapat segera terwujud.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

 

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.