• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pembukaan IPU Ke-144 di Bali Moment Tunjukkan Indonesia Aman Dan Ramah

Pembukaan IPU Ke-144 di Bali Moment Tunjukkan Indonesia Aman Dan Ramah

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 19 March 2022

Pembukaan IPU Ke-144 di Bali Moment Tunjukkan Indonesia Aman Dan Ramah

 

Masyarakat Bali sedang disibukkan dengan pembukaan sebuah even internasional di tengah pandemi Covid-19. Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan bahwa Negeri ini adalah Negeri yang Aman dengan masyarakatnya yang ramah.

Seperti yang diketahui, Inter-Parliamentary Union (IPU) ke – 144 atau 144th Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly & Related Meetings, berlangsung di Nusa Dua Bali 20 – 24 Maret 2022. Selama 5 hari parlemen dari anggota IPU yang berasal dari berbagai belahan dunia akan berkumpul untuk membicarakan isu-isu global, mencari solusi atasnya serta pada akhirnya akan menghasilkan kesepakatan-kesepakatan untuk kepentingan bersama.

Kehadiran delegasi-delegasi ini tentu saja merupakan suatu tantangan bagi Indonesia untuk membuktikan bahwa negara ini siap membuka pintu bagi negara lainnya. Publik internasional akan melihat betapa Indonesia adalah negara yang indah, yang menjunjung tinggi toleransi dan nilai-nilai demokrasi, negara yang indah dengan penduduknya yang ramah.

IPU satu-satunya organisasi internasional yang anggotanya terdiri dari parlemen dunia dari negara berdaulat. Indonesia sebagai bagian dari organisasi parlemen global ini, tentu saja turut berperan serta dalam mencari solusi atas beragam persoalan dulia, seperti perubahan iklim, yang diangkat menjadi tema besar acara IPU kali ini.

Pelaksanaan IPU, mulai dari pembukaan hingga penutupannya akan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, sehingga baik para delegasi maupun masyarakat di wilayah Bali bisa aman dari serangan Covid-19.

Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia memang dinilai baik, juga bagi masyarakat Internasional. Digelarnya even IPU ini bisa makin menegaskan kemampuan Indonesia menangani wabah Corona ini.

Forum parlemen dunia atau IPU ke – 144 mengusung tema Getting to zero: Mobilizing parliaments to act on climate change, dalam rangka mengangkat isu perubahan iklim termasuk isu Covid-19 yang banyak membawa perubahan dalam kehidupan bermasyarakat di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia.

Kali ini juga Dalam para anggota parlemen akan mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan kesaksian dari para aktivis iklim dan perwakilan dari negara-negara di garis depan perubahan iklim, terutama negara-negara kepulauan kecil yang sedang berkembang.

Diperkirakan bahwa sekitar 132 negara akan menghadiri Sidang IPU ke-144, dengan kehadiran langsung oleh 33 Ketua Parlemen dan 35 Wakil Ketua Parlemen beserta anggotanya. Jadi dapat disimpukan bahwa seribu orang lebih dari luar negeri yang akan memenuhi Kawasan Nusa Dua Bali dan sekitarnya.

Mereka akan melihat dan merasakan bahwa Indonesia adalah negara yang aman untuk dikunjungi, aman untuk berkomitmen dan aman untuk berinvestasi. Dengan demikian banyak manfaat yang bakal didapatkan Indonesia untuk kepentingan nasional, atas kesuksesan penyelenggaraan IPU ini.

Kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia sangat mendukung IPU ke – 144, Semoga berjalan dengan Aman dan Lancar demi kepentingan bersama .

. —-

( Marie Apituley – Pengamat Ekonomi Politik / Program Director Salah Satu Radio Komunitas Indonesia Timur )

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

September 1, 2026

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG

September 1, 2026

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan Oleh: Revan Ananda Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan cakupan program yang luas, pelaksanaannya membutuhkan tata kelola yang kuat, standar pelayanan yang jelas, serta pengawasan berkelanjutan. Karena itu, langkah pemerintah dalam mendisiplinkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penting untuk memastikan MBG tidak sekadar mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan keamanan, kualitas, dan kelayakan makanan. Penguatan disiplin menjadi semakin penting seiring bertambahnya jumlah SPPG dan luasnya wilayah pelaksanaan MBG. Setiap unit memiliki tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan makanan yang dikonsumsi masyarakat. Kesalahan dalam pengadaan bahan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi dapat berdampak terhadap penerima manfaat. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) karena itu tidak dapat dipandang sebagai formalitas, melainkan menjadi fondasi untuk menjaga kualitas pelayanan. Pengawasan terhadap pelaksanaan MBG menunjukkan bahwa persoalan yang ditemukan di lapangan mendapat perhatian dan menjadi bahan evaluasi. Langkah pemerintah mengevaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional Presiden menunjukkan komitmen yang serius. Masukan dari berbagai pihak untuk melakukan pemantauan langsung di sejumlah daerah dan mengevaluasi pelaksanaan MBG menjadi koreksi yang positif bagi pemerintah. Fakta menemukan adanya pelaksanaan yang berjalan kurang baik, masih terdapat persoalan, khususnya kasus keracunan makanan. Atas temuan tersebut, mereka merekomendasikan BGN menutup secara permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti menyebabkan keracunan, sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak dalam penyelenggaraan program MBG. Rekomendasi tersebut menunjukkan bahwa evaluasi dan penindakan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program. Ketika terdapat unit yang tidak menjalankan standar secara benar, tindakan korektif diperlukan agar persoalan tidak berulang dan tidak memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap keseluruhan MBG. Penutupan SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan juga dapat menjadi bentuk penegakan standar sekaligus pembelajaran bagi unit lainnya. Keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh banyaknya makanan yang berhasil disalurkan. Program berskala nasional membutuhkan kualitas pelaksanaan yang konsisten di setiap daerah. Penerima manfaat membutuhkan makanan yang tersedia tepat waktu, bergizi, higienis, aman, dan diproses melalui prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, penerapan SOP perlu dilakukan sejak pemilihan bahan baku, pemeriksaan kualitas, kebersihan dapur, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi.…

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG Oleh: Rivka Mayangsar Program Makan Bergizi Gratis…

Pemerintah Jaga Mutu MBG lewat Pengawasan Ketat Kepala Dapur

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Jaga Mutu MBG lewat Pengawasan Ketat Kepala Dapur Jakarta – Pemerintah memperketat pengawasan operasional…

Pemerintah Perketat Disiplin Kepala SPPG untuk Perkuat Keamanan Pangan MBG

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Perketat Disiplin Kepala SPPG untuk Perkuat Keamanan Pangan MBG JAKARTA — Pemerintah memperketat disiplin…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.