• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»2000 Ibu Nyai Hadiri Harlah Ke-8 JPPPM di Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal Jateng

2000 Ibu Nyai Hadiri Harlah Ke-8 JPPPM di Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal Jateng

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 11 December 2023

Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Mubalighoh (JPPPM) dalam waktu dekat organisasi istri para Kyai ini akan melangsungkan acara Harlah ke-8 JPPPM di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Amanah, Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Pada hari Sabtu dan Ahad, 9 – 10 Desember 2023.

“Nanti akan diikuti oleh kurang lebih sebanyak 2000 para Ibu Nyai yang tergabung dari Ponpes di seluruh Indonesia dan beberapa dari luar negeri. Iya enggak dari Indonesia saja yang hadir, dari mancanegara juga ada, karena ini acara internasional,” Kata Gus Muhammad Fatwa, pimpinan Ponpes Darul Amanah, Jumat, (8/12/2023).

Acara Harlah tersebut juga nantinya akan dihadiri oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Shohibul Ma’had, KH. Mas’ud Abdul Qadir. Bupati Kendal, Dico Ganinduto. Dan Ketua Umum JPPPM, Nyai Hj Hannik Maftuhah.

Maksud dan tujuan acara Harlah ke-8 JPPPM ini lanjut Gus Fatwa adalah untuk penguatan eksistensi JPPPM dalam berhidmat untuk ummat dan membangun ukhuwah kebangsaan yang nantinya bisa menguatkan persatuan diantara para Ibu Nyai di suluruh Ponpes Indonesia.

“Semoga dengan diadakannya acara ini juga akan menambah semangat dalam mencari ilmu, menambahkan semangat untuk mengajar di pesantren dan memberikan peran perempuan dalam pendidikan agama Islam semakin meningkat, khususnya dari para istri kyai dalam mengasuh pondok pesantren masing-masing,” ujar Gus Fatwa.

Gus Fatwa juga menambahkan, perempuan merupakan guru pertama bagi anak-anak. Selain itu, dalam lingkungan Ponpes, Nyai juga berperan mengelola serta mendidik para santri yang juga berperan dalam mengawasi dan memberikan pembelajaran.

“Dalam hal ini dibutuhkan sinergitas antarorganisasi perempuan di lingkungan Ponpes, agar upaya mendidik ummat semakin efisien, ” Tutup Gus Fatw

Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan: Pulung Agustanto Desak Revisi UU Antisipasi Disrupsi AI

June 2, 2026

Evaluasi Berkala Jadi Fokus Pemerintah dalam Pelaksanaan MBG

June 2, 2026

Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan: Pulung Agustanto Desak Revisi UU Antisipasi Disrupsi AI

By Kata IndonesiaJune 2, 20260

Masa depan dunia ketenagakerjaan Indonesia sedang menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan satu dekade…

Evaluasi Berkala Jadi Fokus Pemerintah dalam Pelaksanaan MBG

By Kata IndonesiaJune 2, 20260

Evaluasi Berkala Jadi Fokus Pemerintah dalam Pelaksanaan MBG Oleh : Alfisyah Arafah Pemerintah terus memperkuat…

Pemerintah Perkuat Pengawasan dan Evaluasi Program MBG

By Kata IndonesiaJune 2, 20260

Pemerintah Perkuat Pengawasan dan Evaluasi Program MBG Oleh : Aditya Akbar Pemerintah terus memperkuat pengawasan…

Program MBG Diperkuat melalui Evaluasi dan Pengawasan Berlapis

By Kata IndonesiaJune 2, 20260

Program MBG Diperkuat melalui Evaluasi dan Pengawasan Berlapis Jakarta – Guna menjamin mutu dan ketepatan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.