• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Waspada Mutasi Virus Corona dari India

Waspada Mutasi Virus Corona dari India

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 30 April 2021

Oleh : Dodik Prasetyo

Virus corona yang bermutasi di India sudah masuk ke Indonesia. Masyarakat diminta untuk lebih waspada, karena jangan sampai terkena virus tipe ini yang jauh lebih ganas. Tetaplah jaga imunitas, higenitas, dan patuhi protokol kesehatan. Tujuannya agar kita tidak terkena virus covid-19 dari varian apapun.

Saat pandemi belum usai, muncul berita mutasi ganda virus corona di India, pasca upacara ritual mandi bersama di sungai Gangga yang tidak mematuhi protokol kesehatan, para korban berguguran. Mutasi ganda mengakibatkan virus ini jauh lebih menular. Naiknya jumlah pasien covid di negeri hindustan membuatnya dijuluki sebagai tsunami corona, saking banyaknya pasien.

Menurut dokter Dyah Novita Anggraini, mutasi ganda terjadi karena ada 2 mutasi sekaligus pada 2 tempat yang berbeda, pada virus yang sama. Mutasi ganda ini dinamakan E48Q dan L452R terjadi di area utama protein spike virus. Sedangkan protein spike adalah bagan virus yang bertugas menyerang tubuh manusia, sehingga virus jenis ini lebih berbahaya dariapada corona biasa.

Berita buruknya, mutasi virus corona ini telah sampai di Indonesia, karena ada warga negara India yang terlanjur masuk via bandara. Meski mereka telah dideportasi, tetapi ada kemungkinan mutasi virus ini bisa menyebar. Apalagi situasi bandara yang ramai dan ketika ada yang lalai tidak memakai masker, bisa tertular dari mereka.

Mutasi virus corona diklaim lebih berbahaya karena 2 kali lebih menular, tak heran disebut dengan mutasi ganda. Dokter S Chandra menerangkan bahwa gejala jika terkena virus covid-19 tipe ini adalah diare, tangan dan kaki berwarna kebiruan, ruam, sakit perut, dan brain fog. Jadi ketika Anda terkena salah satu gejala ini, segera periksakan diri ke dokter.

Jangan malah takut ke Rumah Sakit karena takut tertular corona. Justru setelah bertemu dengan dokter dan dites swab, kita bisa tahu apakah terkena virus covid-19 (dari varian manapun). Jika hanya isolasi mandiri, akan kurang maksimal, karena tidak mengkonsumsi obat yang bisa menekan penyebaran virus ke seluruh tubuh.

Pengobatan pada virus corona hasil mutasi harus segera dilakukan, karena ia beraksi jauh lebih ganas dan menyebabkan kematian. Apalagi virus ini tidak terdeteksi di tes PCR, harus tes swab antigen yang hasilnya lebih akurat. Lebih baik Anda berkorban uang lebih banyak untuk melakukan tes swab, daripada menderita karena corona jenis baru ini.

Kali ini kita benar-benar melakukan pepatah lama ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’. Jangan pernah lupakan protokol kesehatan seperti rajin cuci tangan atau menyemprot dengan hand sanitizer, menjaga jarak minimal 2 meter, dan memakai masker. Belilah masker disposable sekaligus beberapa lusin, jika tidak sempat mencuci masker kain.

Masker ini bisa juga dibawa saat perjalanan, sehingga saat ada teman atau orang lain yang tak pakai masker, Anda bisa menawarkan sehelai padanya. Dengan pemberian sederhana ini, Anda sudah berusaha memutus mata rantai penyebaran corona.

Karena menurut dokter Reisa Brotoasmoro, efektivitas penggunaan masker baru terjadi ketika minimal 75% orang di 1 tempat memakai masker.

Selain itu, tetaplah jaga higienitas tubuh dan lingkungan, baik di dalam maupun luar rumah. imunitas juga wajib ditingkatkan dengan mengkonsumsi air mineral (tetap 8 gelas sehari walau di bulan puasa), makan buah dan sayuran, dan berolahraga ringan minimal seminggu sekali.

Kita harus lebih meningkatkan imunitas dan kedisiplinna dalam menaati protokol kesehatan, karena mutasi virus corona dari India sudah masuk ke Indonesia. jangan kendor sedikitpun dan melupakan masker, walau sudah diinjeksi vaksin corona. Ingatlah bahwa pandemi belum berakhir dan mencegah lebih baik daripada mengobati.

Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Danantara Tunjukkan Kinerja Positif sebagai Mesin Investasi Strategis Negara

August 15, 2026

Keamanan Nasional Terjaga Menjelang Perayaan HUT RI

August 15, 2026

Danantara Tunjukkan Kinerja Positif sebagai Mesin Investasi Strategis Negara

By Kata IndonesiaAugust 15, 20260

Danantara Tunjukkan Kinerja Positif sebagai Mesin Investasi Strategis Negara JAKARTA — Badan Pengelola Investasi Daya…

Keamanan Nasional Terjaga Menjelang Perayaan HUT RI

By Kata IndonesiaAugust 15, 20260

Keamanan Nasional Terjaga Menjelang Perayaan HUT RI Oleh : Rivka Mayangsari Menjelang peringatan Hari Ulang…

Rayakan Dengan Gembira, Bersama Menjaga Kondusivitas Hari Kemerdekaan

By Kata IndonesiaAugust 15, 20260

Rayakan Dengan Gembira, Bersama Menjaga Kondusivitas Hari Kemerdekaan Oleh : Garvin Reviano Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk meneguhkan kembali rasa cinta tanah air, persatuan, dan optimisme terhadap masa depan bangsa. Kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, perlombaan, maupun berbagai kegiatan masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan. Karena itu, suasana perayaan perlu dijaga agar berlangsung aman, tertib, damai, dan penuh kegembiraan sehingga semangat kemerdekaan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Momentum kemerdekaan merupakan milik seluruh rakyat Indonesia. Kegembiraan yang hadir di tengah masyarakat menjadi cerminan kehidupan sosial yang harmonis sekaligus menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi bangsa. Berbagai kegiatan seperti kerja bakti, pemasangan bendera, perlombaan antarkampung, kegiatan kebudayaan, hingga aktivitas komunitas di ruang publik dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga. Di tengah dinamika nasional yang berkembang, kegiatan tersebut juga penting untuk menjaga ruang sosial tetap positif dan tidak mudah dipengaruhi oleh narasi yang dapat menimbulkan keresahan. Pemerintah terus memberikan perhatian terhadap stabilitas keamanan menjelang peringatan kemerdekaan. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago mengatakan bahwa situasi dalam negeri hingga saat ini berada dalam kondisi terkendali. Penegasan tersebut disampaikan setelah rapat koordinasi bersama sejumlah pejabat terkait, termasuk Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BIN. Menurut Djamari, perkembangan situasi nasional masih berada dalam kendali pemerintah dan aparat keamanan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk mempersiapkan berbagai kegiatan peringatan HUT ke-81 RI, dengan tetap mengedepankan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Pernyataan Djamari sekaligus memberikan pesan bahwa stabilitas nasional merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Pemerintah terus melakukan koordinasi serta pemantauan terhadap berbagai perkembangan yang berpotensi memengaruhi keamanan nasional. Sementara itu, masyarakat dapat berkontribusi dengan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing, menghindari tindakan provokatif, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Dengan kondisi keamanan yang terkendali, momentum kemerdekaan dapat dirayakan secara lebih nyaman dan positif. Pesan untuk menjaga kondusivitas juga disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Pihaknya mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu keamanan yang beredar menjelang HUT ke-81 RI. Sahroni mendorong masyarakat untuk memperkuat rasa memiliki terhadap bangsa dan menjaga kepentingan Republik Indonesia secara bersama-sama. Ajakan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman dan harmonis, terutama ketika ruang publik dan media sosial dipenuhi berbagai informasi mengenai perkembangan nasional. …

Suksesi Beradab, Jam’iyyah Bermartabat: Catatan untuk Muktamar Ke-35 NU

By Kata IndonesiaAugust 15, 20260

Oleh : Anis Maftukhin Dari majelis lailatul ijtima’, naharul ijtima’, hingga rutinan Yasin dan tahlil…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.