Categories: Uncategorized

Waspada Hoaks dan Narasi Provokatif, Masyarakat Jangan Terpengaruh Ajakan Demonstrasi Susulan

Waspada Hoaks dan Narasi Provokatif, Masyarakat Jangan Terpengaruh Ajakan Demonstrasi Susulan

Jakarta — Pasca demonstrasi yang sempat berujung ricuh beberapa waktu lalu, situasi di ibu kota kini berangsur kondusif. Meski begitu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap beragam narasi menyesatkan yang beredar di media sosial maupun pesan berantai. Isu-isu provokatif, seperti klaim adanya ribuan massa dari berbagai daerah yang akan masuk Jakarta untuk memicu gelombang unjuk rasa baru, dipastikan tidak benar dan hanya bertujuan memperkeruh suasana.

 

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa publik tidak boleh terjebak dalam jebakan informasi palsu. Ia mengingatkan, hoaks kerap digunakan sebagai alat provokasi untuk mengajak masyarakat turun ke jalan dan memicu kerusuhan. “Saya mengimbau masyarakat agar menyikapi setiap informasi dengan jernih. Saluran utama yang bisa dijadikan rujukan adalah media massa, wartawan, dan jurnalis yang menyampaikan informasi secara faktual,” ujarnya.

 

Trunoyudo menekankan pentingnya verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang beredar. Ia menilai, media memiliki peran strategis dalam menjernihkan isu-isu yang berkembang dan menjadi rujukan utama dalam memastikan kabar yang beredar benar adanya. “Setiap informasi perlu disaring dengan baik dan diperiksa sumbernya. Mari jadikan media massa sebagai saluran utama penyampai informasi yang benar dan kredibel,” tegasnya.

 

Sementara itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie, juga menyerukan agar masyarakat tidak kembali terjebak dalam siklus aksi fisik yang berpotensi memunculkan kerusuhan baru. Melalui akun X pribadinya, ia mengajak publik menyalurkan aspirasi secara damai dan bijak melalui kanal digital. “Dengan menyaksikan banyaknya penyelewengan dan penjarahan, semua warga yang hendak mengungkap aspirasi sebaiknya cukup via medsos saja, jangan lagi fisik, setidaknya satu bulan ke depan,” tulisnya.

 

Menurut Jimly, momentum ini seharusnya menjadi bahan refleksi bersama agar energi masyarakat tidak tersalurkan pada aksi-aksi destruktif. Kanal digital, lanjutnya, bisa menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pandangan, sembari memberi ruang bagi pemerintah dan DPR memperbaiki tata kelola kelembagaan.

 

Dengan kondisi sosial yang masih rawan, Jimly berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak memperkeruh situasi. Ia mengingatkan, kekacauan hanya akan merugikan rakyat kecil, sementara aspirasi yang disampaikan secara bijak tetap bisa memberikan tekanan moral dan politik kepada para pengambil keputusan.

 

Narasi hoaks dan provokatif jelas mengandung risiko besar. Karena itu, kewaspadaan publik menjadi kunci agar Jakarta tetap kondusif dan aspirasi tetap tersampaikan dengan cara yang bermartabat.

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

Momentum Relaunching AMANAH Perkuat Peran Pemuda Dorong Ekonomi Kreatif Aceh

Momentum Relaunching AMANAH Perkuat Peran Pemuda Dorong Ekonomi Kreatif Aceh ACEH - Relaunching Yayasan Aneuk…

5 hours ago

AMANAH Aceh Diluncurkan Kembali, Ruang Kreatif Anak Muda Kian Terbuka

AMANAH Aceh Diluncurkan Kembali, Ruang Kreatif Anak Muda Kian Terbuka Aceh Besar – Suasana semarak…

5 hours ago

Semarak Relaunching AMANAH, Pemuda Aceh Siap Gerakkan Ekonomi Daerah

Semarak Relaunching AMANAH, Pemuda Aceh Siap Gerakkan Ekonomi Daerah Aceh - Suasana semarak dan penuh…

5 hours ago

Amanah Aceh Resmi Diluncurkan Kembali, Program Pembinaan Pemuda Diperluas

Amanah Aceh Resmi Diluncurkan Kembali, Program Pembinaan Pemuda Diperluas Banda Aceh - Program Aneuk Muda…

5 hours ago

AMANAH Aceh Kembali Diluncurkan, Kolaborasi Strategis Kian Terbangun

AMANAH Aceh Kembali Diluncurkan, Kolaborasi Strategis Kian Terbangun Oleh : Rika Prasatya Program Aneuk Muda…

5 hours ago

Relaunching AMANAH: Komitmen Serius Membangun Ekosistem Generasi Muda Aceh

Relaunching AMANAH: Komitmen Serius Membangun Ekosistem Generasi Muda Aceh Oleh : Abdul Razak Relaunching Aneuk…

6 hours ago