• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kuliner»Wajib Dicoba! Tempat Makan Hits Di Jalan Braga Bandung

Wajib Dicoba! Tempat Makan Hits Di Jalan Braga Bandung

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 23 September 2020

Oleh: Shania Saufa

Kalau Yogyakarta terkenal dengan Malioboro, maka Bandung terkenal dengan Jalan Braga. Dua-duanya adalah kawasan pedestarian yang ikonik dan wajib dikunjungi ketika berada di kota tersebut. Selain terkenal dengan galeri seni dan lukisannya, Jalan Braga ternyata menjadi tempat nongkrong di Bandung yang asyik untuk para kawula muda.

Deretan tempat makan berjejer di sepanjang Jalan Braga Bandung, mulai dari restoran, kedai kopi, hingga cafe legendaris yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Ini dia deretan tempat makan hits di Jalan Braga Bandung, mana pilihan kamu?

1. Restoran Braga Permai
Braga Permai pertama kali dibuka pada tahun 1923, hampir satu abad yang lalu! Restoran ini terkenal dengan patisserie alias kue-kue serta confiseur atau es krim. Braga Permai memiliki nuansa klasik khas era kolonial Belanda.

Menu yang disajikan cukup lengkap, mulai dari western food, Indonesian food hingga Chinese food. Beberapa menu yang direkomendasikan adalah chicken schntizel, steak, sop buntut, bitterballen dan lain sebagainya. Jangan lupa pesan es krim macedonia sebagai hidangan penutup.

Baca juga: 8 Tempat Paling Romantis di Paris, Kesempatanmu Memanjakan Keluargamu Guys !!

2. Bandung Suki
Sesuai namanya, restoran ini terkenal dengan menu suki yang dijamin kehalalannya. Kuah suki yang ditawarkan ada dua jenis, yaitu tom yum dan kaldu ayam. Selain itu, kamu juga bisa mencoba berbagai macam dimsum di sini. Kamu bisa makan ramai-ramai di Bandung Suki, baik dengan keluarga atau teman. Lokasinya ada di seberang Braga City Walk. Restoran ini buka setiap hari mulai pukul 10.00-22.00.

3. Warung Asik
Kalau kamu mencari tempat nongkorong di Bandung yang asyik, Jalan Braga juga punya banyak tempat nongkrong yang nyaman, loh. Salah satu yang wajib kamu datangi adalah Warung Asik. Sesuai dengan nama tempatnya dan tagline tempat ini ‘a fun little place’, interior Warung Asik didesain dengan dekorasi yang fun dengan sentuhan dekorasi dinding yang colorful.

Warna-warni bangunan yang didominasi oleh warna putih, hijau, dan kuning membuatnya terlihat mencolok. Banyak spot foto menarik yang bisa kamu jadikan tempat berswafoto. Untuk makanannya sendiri sangat bervariasi. Mulai dari makanan Nusantara hingga western ada di sini. Warung Asik baru beroperasi pada jam makan siang, yakni mulai pukul 12 hingga 10 malam.

4. Warung Limarasa
Tak jauh dari Warung Asik, terdapat satu cafe yang juga memiliki konsep kekinian khusus untuk anak muda. Namanya Warung Limarasa yang lokasinya tak jauh dari Braga City Walk. Walau namanya ‘warung’, tapi jangan remehkan interior bangunannya. Menempati Gedung berlantai dua yang cukup luas, Warung Limarasa didesain dengan dekorasi bangunan yang kekinian.

Selain dijadikan tempat nongkrong di Bandung, Warung Limarasa juga menawarkan ragam makanan yang menarik. Kebanyakan makanan yang ditawarkan di sini merupakan hidangan khas Nusantara, seperti ayam bakar madu, ayam goreng kremes, ayam geprek sambal matah, paru goreng, nasi goreng kampung, dan lain sebagainya. Hanya dengan Rp 15.000 kamu sudah bisa makan enak loh disini.

5. Kopi Toko Djawa
Sebuah kedai kopi yang hits di kalangan anak muda yang bisa dibilang kedai kopi populer di Jalan Braga yaitu Kopi Toko Djawa. Untuk menunya sendiri, Kopi Toko Djawa tak cukup berbeda dengan kedai kopi pada umumnya. Ada espresso, long black, cappuccino, latte, piccolo, dan kopi susu yang menu unggulannya.

Bagi yang tidak suka kopi tenang saja, karena Toko Kopi Djawa juga menyediakan menu minuman non-coffee, di antaranya chocolate, mocha, green tea, ice hazelnut latte, dan lain sebagainya. Cukup mengeluarkan Rp 20.000 maka kamu bisa mendapatkan es kopi susu yang nikmat. Buka pada pukul 10 pagi hingga 10 malam, kedai kopi ini tak pernah sepi pembeli.

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

September 14, 2026

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

September 14, 2026

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026 Jakarta – Pemerintah menargetkan sekitar 40 ribu Koperasi…

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global Oleh : Gavin Asadit…

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.