• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kesehatan»Wah, Begini Bahaya Baju Bekas Bagi Kesehatan

Wah, Begini Bahaya Baju Bekas Bagi Kesehatan

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 25 September 2020

Laporan: Aurelia Syafira Widya

Belakangan ini sering kita temukan beberapa online shop kerap menjual baju bekas atau baju impor di instagram. Peminat berbelanja di thrift shop atau tempat baju bekas memang lagi di sukai banyak orang.

Selain harganya yang murah, kamu juga bisa menemukan baju-baju yang unik, branded dan tidak pasaran. Selain itu juga ada beberapa baju second impor sisa produksi. Namun tahukah kalian bahwa baju bekas tersebut berbahaya bagi kesehatan tubuh kita? Berikut penjelasannya.

Pembeli pakaian bekas dapat rentan mengalami infeksi kulit, pencernaan sampai infeksi saluran kemih. Sudah pernah dilakukan pengujian ada beberapa jenis mikroorganisme bertahan hidup pada pakaian yaitu bakteri Staphylococcus aureus (S. aureus), bakteri Escherichia coli (E. coli), dan jamur (kapang atau khamir).

Direktur Direktorat Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Widodo mengungkapkan, berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh kementerian, produk pakaian bekas impor mengandung banyak bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.

Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, ditemukan sejumlah koloni bakteri dan jamur yang ditunjukkan oleh parameter pengujian Angka Lempeng Total (ALT) dan kapang pada semua contoh pakaian bekas yang nilainya cukup tinggi.

Awalnya dari kontak langsung dengan kulit atau lewat oleh tangan kita yang kemudian membawa infeksi masuk lewat mulut, hidung, dan mata.
Cemaran bakteri dan kapang dapat menyebabkan gangguan beragam kesehatan.
– Bakteri S. aureus dapat menyebabkan bisul, jerawat, dan infeksi luka pada kulit manusia.
– Bakteri E. coli menimbulkan gangguan pencernaan (diare), serta jenis jamur seperti kapang (Aspergillus spp.) dan khamir (Candida spp.) dapat menyebabkan gatal-gatal, alergi bahkan infeksi pada saluran kelamin.

Sedangkan isu penularan penyakit HIV dari pakaian import bekas memang tidak, karena penularan virus HIV melalui darah.

Baca juga: Begini Aksi Gotong Royong Tim Satgas Covid 19 di Gontor

Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak lagi membeli dan menggunakan produk pakaian bekas impor.

Selain mengandung banyak bakteri yang merugikan bagi kesehatan, menggunakan pakaian bekas impor juga merendahkan martabat bangsa.
Selain menganjurkan untuk tidak membeli produk bekas, Kementerian perdagangan juga mendorong masyarakat untuk membeli produk dalam negeri.

Ia bercerita, banyak produk-produk dalam negeri yang kualitasnya jauh lebih baik jika dibanding dengan produk asing yang bermerek. Banyak juga produk lokal yang telah mendunia sehingga menurutnya masyarakat tidak perlu malu menggunakan produk dalam negeri.

Tetapi jika kalian terpaksa harus membeli baju bekas atau thrifting, berikut adalah cara memberishkan baju bekas agar terbebas dari kuman dan bakteri yang berhasil kami rangkum dari beberapa sumber.

1. Rebus pakaian sebelum di cuci.
Mungkin cara ini terdengar aneh, tapi memang benar baju bekas memang seharusnya direbus terlebih dahulu sebelum dicuci dengan deterjen. Tujuan perebusan baju ini adalah sterilisasi untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus. Karena mereka akan mati apabila berada dalam suhu panas yang tinggi. Jika kamu takut merebus akan merusak warna baju kamu, sebaiknya kamu bisa membaca di label baju. Disitu ada petunjuk perawatan pakaiannya. Kamu bisa merebus baju bekas pada suhu 100 derajat celcius selama 10 menit agar kuman benar-benar hilang.

2. Cuci menggunakan tangan.
Hindari menggunakan mesin cuci, sebaiknya untuk baju bekas gunakan lah cara manual yaitu mencuci dengan tangan. Setelah merebusnya, kamu cuci dengan tangan dan pastikan baju tersebut tidak bercampur dengan baju bersih yang lainnya. Mencuci dengan tangan akan membantu kamu menghilangkan kuman, bakteri, dan virus secara menyeluruh. Bila perlu gosok baju dengan sikat gigi bekas.

3. Gunakan sabun antiseptic.
Dianjurkan untuk menggunakan sabun antiseptik untuk menghilangkan kuman yang masih tersisa setelah merebus pakaian. Penggunaan sabun antiseptik ini juga untuk menghilangkan kuman yang masih tersisa. Sabun antiseptik dikenal memiliki manfaat yang lebih besar daripada sabun biasa. Kelebihan utama sabun ini adalah membersihkan kulit secara sempurna, membunuh kuman, jamur, bakteri, dan virus yang ada di baju.

4. Gunakan pewangi pakaian
Setelah mencucinya dengan sabun antiseptik, jangan lupa gunakan pewangi untuk menghilangkan bau apek pada pakaian. Baju yang kamu pilih mungkin masih terlihat bagus. Akan tetapi, baju tersebut berbau tak sedap karena sudah terlalu lama berada di garage sale atau pemilik sebelumnya tidak mencuci baju tersebut sampai bersih.

Nah itu dia cara agar pakaian thrifting kalian terbebas dari bakteri. Kalau bisa, jangan beli baju bekas ya karna berbahaya untuk kesehatan. Fashionable boleh, tetapi harus ingat kesehatan juga ya!

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

August 29, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.