• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Viral, Kisah Warga Papua Barat Setop Rombongan TNI untuk Minta Bendera Merah Putih

Viral, Kisah Warga Papua Barat Setop Rombongan TNI untuk Minta Bendera Merah Putih

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 18 August 2021

Masyarakat Kampung Mokwam, Distrik Warmere, Kabupaten Manokwari, Papua Barat mengadang Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa. Ketika itu I Nyoman sedang melakukan perjalanan dalam rangka melakukan Touring Merah Putih ke Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf).

Warga mengadang karena Saat dalam perjalanan, rombongan tersebut dihentikan tiba-tiba oleh sekelompok warga karena mereka tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih pada HUT ke-76 RI, yang berlangsung pada 17 Agustus 2021 karena tidak memiliki bendera. Kejadian ini terjadi pada Sabtu, (14/8).

“Bapak kita mau minta bendera, karena sudah dekat 17 Agustus tapi kita belum dapat bendera merah putih. Kami akan ikat di pohon pisang raksasa, sehingga kami berharap pisang bisa terkenal di Indonesia,” ungkap salah satu warga.

Setelah bendera diberikan, warga tersebut langsung mengibarkannya di salah satu pohon pisang raksasa, di pinggir hutan yang berada dekat dengan mereka. Letak pohon tersebut juga tidak jauh dari tempat mereka menghentikan rombongan Pangdam Kasuari. Setelah diberikan bendera merah putih, warga memanjat pohon tersebut dan menancapkan bendera dan selanjutnya dilakukan penghormatan.

September Hitam Harus Jadi Ruang Ingatan Kolektif, Bukan Mobilisasi Emosi

September 17, 2026

Isu September Hitam, Aspirasi Disampaikan Tertib dan Sesuai Aturan Tanpa Provokasi Anarkistis

September 17, 2026

September Hitam Harus Jadi Ruang Ingatan Kolektif, Bukan Mobilisasi Emosi

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

September Hitam Harus Jadi Ruang Ingatan Kolektif, Bukan Mobilisasi Emosi Oleh: Rania Zafirah September kembali menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengingat berbagai peristiwa kelam dalam perjalanan bangsa. Istilah September Hitam berkembang sebagai simbol untuk mengenang sejumlah kasus kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang masih menjadi bagian dari ingatan publik. Momentum tersebut penting karena mengingat sejarah bukan sekadar menghadirkan kembali luka masa lalu, tetapi juga membangun kesadaran agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Di tengah perkembangan teknologi informasi, proses mengingat berbagai peristiwa masa lalu semakin mudah dilakukan melalui media sosial. Berbagai arsip, dokumentasi, kesaksian, maupun kajian mengenai kasus HAM dapat diakses oleh generasi yang tidak mengalami langsung peristiwa tersebut. Kondisi ini membuka peluang terbentuknya ingatan kolektif yang lebih luas, sekaligus menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi tanpa konteks, opini, maupun narasi yang belum terverifikasi. …

Isu September Hitam, Aspirasi Disampaikan Tertib dan Sesuai Aturan Tanpa Provokasi Anarkistis

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Isu September Hitam, Aspirasi Disampaikan Tertib dan Sesuai Aturan Tanpa Provokasi Anarkistis Jakarta – Isu…

Sejumlah Pihak Ingatkan September Hitam Jangan Berubah Jadi Mobilisasi Emosi

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Sejumlah Pihak Ingatkan September Hitam Jangan Berubah Jadi Mobilisasi Emosi Jakarta – Sejumlah pihak mengingatkan…

Koperasi Merah Putih Membuktikan Pemerintah Serius Menutup Kebocoran Subsidi

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Koperasi Merah Putih Membuktikan Pemerintah Serius Menutup Kebocoran Subsidi Oleh : Catur Ronggo Kebocoran subsidi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.