Sebuah karya musik penuh makna berjudul Trimurti resmi dirilis oleh Akbaryadi, alumni Pondok Modern Darussalam Gontor. Lagu ini dipersembahkan sebagai bentuk cinta, penghormatan, dan rindu mendalam kepada tiga pendiri Gontor: KH. Ahmad Sahal, KH. Zainudin Fananie, dan KH. Imam Zarkasyi.
Lagu Trimurti menggambarkan nilai-nilai yang selama ini menjadi fondasi utama Gontor: keikhlasan, kesederhanaan, dan perjuangan yang tiada henti. Ketiga nilai tersebut diwariskan oleh Trimurti Gontor dan terus hidup dalam jiwa para santri hingga kini.
“Trimurti bukan hanya nama tiga sosok, melainkan satu jiwa dalam tiga tubuh, yang menghidupkan Gontor dengan ruh keikhlasan, kesederhanaan, dan perjuangan tanpa akhir,” ungkap Akbaryadi, pencipta dan penyanyi lagu tersebut.
Menurutnya, lagu ini merupakan bentuk ekspresi batin para alumni yang merasa sangat berhutang budi atas pendidikan, nilai hidup, dan keteladanan yang mereka dapatkan selama di Gontor.
“Lagu ini kami persembahkan sebagai bentuk cinta, penghormatan, dan rindu yang tak kunjung padam kepada tiga pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor: KH. Ahmad Sahal, KH. Zainudin Fananie, dan KH. Imam Zarkasyi. Mereka bukan hanya guru, tapi juga teladan zaman. Mereka bukan hanya pendiri, tapi penggerak sejarah.” Lanjut pencipta lagu Trimurti tersebut.
Lebih jauh, Akbaryadi menjelaskan bahwa Trimurti bukan sekadar lagu, melainkan doa yang dilagukan, bait-bait haru yang ditulis dengan air mata kerinduan.
“Trimurti adalah syair doa dan bait haru dari kami, para santri yang tumbuh dalam cahaya perjuangan mereka. Semoga lagu ini menjadi pengingat bagi generasi hari ini dan esok, bahwa Gontor berdiri bukan karena bangunan megahnya, tapi karena jiwa besar Trimurtinya,” tambahnya.
Peluncuran lagu ini disambut hangat oleh keluarga besar alumni Gontor dan masyarakat pesantren. Lagu Trimurti diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus pemantik semangat untuk terus menjaga dan meneruskan nilai-nilai luhur yang diwariskan Trimurti Gontor.
🎙️ Vokal: Muhammad Akbaryadi (A’do – Alumni 2001)
🖋️ Lirik: Ust. M. Hanif Hafizh, S.Ag. (Musyrif – Alumni 1996)
🎼 Credit Song: Anto Kakang (A’do – Alumni 2002)
🎚️ Mixing & Mastering: DefJones Production
🎥 Video & Editing: Artoclassic
📹 Producer: ALTA
📡 Temukan Al Gontory di berbagai platform digital:
YouTube: @akbaryadi_al-gontory
Instagram: @algontorymusic
Spotify & Apple Music: Akbaryadi Al-Gontory
Link Youtube:
https://youtu.be/tW_3doHjgLU?si=w0GbQyMFCmw0TVaL
Bijak Menyikapi Kasus Air Keras dengan Menghormati Hukum Oleh Angga Yudhistira Kasus penyiraman air keras…
Hukum Harus Diberi Ruang: Menjaga Integritas Proses dalam Kasus Air Keras Oleh: Fahri Aditya Nugraha…
Hormati Proses Hukum, Kasus Air Keras Ditangani Sesuai Mekanisme Jakarta – Pemerintah menegaskan pentingnya penghormatan…
Kasus Air Keras Diusut, Semua Pihak Diminta Hormati Proses Hukum Jakarta - Kasus penyiraman air…
Beyond Schooling: Sekolah Rakyat dan Transformasi Sosial Berkelanjutan Oleh : Garvin Reviano Gagasan tentang pendidikan…
Sekolah Rakyat Dibangun di Seluruh Daerah, Target Satu Per Kabupaten atau Kota Makassar — Pemerintah…