• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Vaksinasi Booster Demi Cegah Lonjakan Kasus Covid-19

Vaksinasi Booster Demi Cegah Lonjakan Kasus Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 6 August 2022

Vaksinasi Booster Demi Cegah Lonjakan Kasus Covid-19

Oleh : Abdul Haris

Pandemi Covid-19 masih terus terjadi dan masyarakat diminta untuk selalu waspada. Selain menerapkan Prokes (protocol kesehatan) secara ketat, masyarakat juga diimbau untuk mengikuti vaksinasi booster yang mampu meningkatkan imunitas demi mencegah lonjakan kasus Covid-19.

Pandemi membuat semua orang mencari cara untuk selamat dari ancaman Corona. Selain mematuhi protokol kesehatan, mendapatkan vaksinasi adalah syarat mutlak agar tidak tertular virus Covid-19. Setiap orang wajib disuntik vaksin, tidak hanya sekali atau dua kali, tetapi sampai 3 kali alias booster.

Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Corona, Profesor Wiku Adisasmito, menyatakan bahwa vaksin booster akan memperkuat antibodi manusia setelah 6 bulan disuntik vaksin (dosis kedua). Apalagi di tengah gempuran virus Covid-19 varian Omicron dan subvariannya (Centaurus).

Dalam artian, booster sangat penting untuk mencegah Corona dan lonjakan kasusnya. Apalagi saat ini jumlah pasien Corona meningkat jadi 6.167 orang per hari (data per tanggal 3 Agustus 2022).

Kenaikan kasus Corona terjadi gara-gara masuknya subvarian Omicron di Indonesia (BA.2.75 alias Centaurus), yang kasusnya sudah ditemukan di Bali, dan dikhawatirkan sudah menyebar ke daerah-daerah lain.

Ganasnya subvarian Centaurus sudah dirasakan karena kenaikan kasus yang terjadi lagi di Indonesia, padahal beberapa bulan lalu sudah ada penurunan jumlah pasien Corona (hanya berkisar ratusan orang per harinya).

Virus hasil mutasi memang biasanya lebih ganas, jadi wajib diwaspadai. Oleh karena itu semua warga negara Indonesia yang berusia di atas 18 tahun wajib untuk suntik vaksin booster.

Mengapa harus booster ketika sudah 2 kali vaksin? Penyebabnya karena setelah 6 bulan, efektivitas vaksin akan menurun. Oleh karena itu 6 bulan setelah suntikan vaksin Corona dosis kedua, harus dibooster. Tujuannya agar memperkuat imunitas tubuh lagi dan tentu saja menghindarkan dari virus Covid-19 varian Omicron dan varian apa saja.
Sayang sekali cakupan vaksinasi dosis ketiga masih 50,8 juta orang alias baru 25% dari jumlah penduduk Indonesia. Jumlah ini masih jauh dari target dan harus terus dinaikkan, agar cakupannya makin luas dan membentuk herd immunity (kekebalan kelompok). Jika herd immunity sudah terbentuk maka akan mencegah lonjakan kasus Corona di Indonesia dan masyarakat bisa keluar dari masa pandemi yang melelahkan.
Sebaliknya, ketika banyak orang yang malas-malasan untuk vaksin booster, dengan alasan cukup 2 kali suntikan vaksin atau takut kena efek samping, maka akan sangat berbahaya. Kekebalan tubuhnya akan melemah dan herd immunity susah terbentuk. Akibatnya orang yang belum divaksin akan terkena Corona dan pandemi akan berlangsung lebih lama lagi, dan semua orang masih dibayang-bayangi oleh ganasnya Corona.
Oleh karena itu segeralah booster di rumah sakit atau pusat kesehatan terdekat. Sudah banyak pula pihak swasta yang mengadakan vaksinasi massal dan menyediakan juga vaksin booster, dan biasanya informasi tersebut ada di sosial media. Vaksin booster amat minim efek samping, paling hanya pegal sebentar dan mudah mengantuk, jadi cepatlah lihat jadwal booster di aplikasi Peduli Lindungi.
Aturan untuk suntikan booster adalah yang pertama, dilakukan setelah 6 bulan dari jadwal suntikan vaksin Corona dosis kedua. Kemudian, yang diberikan hanya setengah dosis karena sudah cukup ampuh dalam meningkatkan antibodi tubuh. Jika vaksin dosis pertama dan kedua menggunakan vaksin Corona Sinovac maka boosternya adalah AstraZaneca atau Pfizer. Namun jika sebelumnya disuntik vaksin AstraZaneca maka boosternya Moderna.
Jika semua orang disiplin dan sudah disuntik vaksin booster maka Indonesia akan keluar dari fase pandemi ke fase endemi. Fase endemi berarti Corona masih ada tetapi hanya ada diu daerah tertentu dan penularannya sangat terkendali. Ketika sudah masuk fase endemi maka akan berpengaruh ke perekonomian negara.
Dokter Rizal Fadli menyatakan bahwa ada 4 manfaat dari vaksin booster. Pertama untuk mencegah infeksi akibat virus Covid-19. Kedua untuk mempertahankan kekebalan tubuh. Ketiga untuk meningkatkan imunitas tubuh dari Corona, dan terakhir untuk memperpanjang masa perlindungan dari virus.
Sudah terbukti ada banyak manfaat dari vaksin booster. Kekebalan tubuh wajib dijaga pada saat pandemi, karena masyarakat tidak mau kena Corona. Imunitas memang bisa didapatkan dari asupan makanan dan minuman, tetapi akan lebih disempurnakan dengan vaksin booster.
Selain vaksin booster maka masyarakat harus menaati protokol kesehatan 10M. Jangan lupa untuk memakai masker, mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan mematuhi poin-poin lain dalam prokes. Semua dilakukan agar tidak kena Corona dan mencegah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.
Lonjakan kasus Corona sangat berbahaya karena bisa memperpanjang masa pandemi, mengurangi produktivitas masyarakat, dan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Saat Corona masih ada, ekonomi bisa lemah karena daya beli menurun. Oleh karena itu segeralah vaksin booster agar masyarakat bisa keluar dari masa pandemi dan mempercepat transisi pandemi ke endemi.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

 

Perlindungan Kesehatan, Pendidikan, dan Bansos Disiapkan bagi Korban Karhutla

August 21, 2026

Penertiban Koperasi Merah Putih Bukti Pemerintah Serius Benahi Program

August 21, 2026

Perlindungan Kesehatan, Pendidikan, dan Bansos Disiapkan bagi Korban Karhutla

By Kata IndonesiaAugust 21, 20260

Perlindungan Kesehatan, Pendidikan, dan Bansos Disiapkan bagi Korban Karhutla Jakarta – Pemerintah terus memperkuat perlindungan…

Penertiban Koperasi Merah Putih Bukti Pemerintah Serius Benahi Program

By Kata IndonesiaAugust 21, 20260

Penertiban Koperasi Merah Putih Bukti Pemerintah Serius Benahi Program Oleh: Hanan Alfawaz Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan…

Koperasi Merah Putih Infrastruktur Kedaulatan Ekonomi 

By Kata IndonesiaAugust 21, 20260

Koperasi Merah Putih Infrastruktur Kedaulatan Ekonomi  Oleh: Aziz Rahman  Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih semakin menempati posisi penting dalam agenda pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini tidak sekadar diarahkan untuk membentuk lembaga ekonomi baru di tingkat desa, tetapi menjadi bagian dari strategi memperkuat kemampuan masyarakat mengelola kebutuhan, produksi, distribusi, dan pembiayaan secara lebih mandiri. Dalam konteks tersebut, Koperasi Merah Putih layak dipandang sebagai infrastruktur kedaulatan ekonomi yang dibangun dari tingkat paling dekat dengan rakyat. Gagasan tersebut memperoleh momentum kuat setelah pemerintah mempercepat pembangunan puluhan ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah. Pemerintah menargetkan sekitar 30 ribu koperasi rampung pada 16 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Target tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin koperasi berhenti sebagai gagasan, melainkan segera hadir dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumen untuk membangun kekuatan ekonomi dari desa. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi pusat pelayanan ekonomi yang terintegrasi. Fungsinya dapat mencakup toko kebutuhan pokok, layanan simpan pinjam, apotek desa, hingga penyaluran berbagai program pemerintah. Dengan konsep tersebut, koperasi diarahkan menjadi simpul ekonomi yang mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan aktivitas produksi di wilayahnya. Presiden Prabowo juga melihat koperasi sebagai cara memperkuat posisi masyarakat dalam menghadapi mekanisme pasar. Menurutnya, pemerintah bukan pihak yang anti terhadap pasar. Namun, mekanisme pasar tetap perlu diawasi karena dapat mengalami distorsi dan dimanipulasi oleh kepentingan tertentu. Karena itu, keberadaan koperasi di tingkat desa menjadi penting untuk memperkuat posisi tawar masyarakat sekaligus menciptakan jalur distribusi yang lebih sehat. Sudut pandang tersebut semakin relevan ketika dikaitkan dengan persoalan rantai pasok. Petani dan pelaku usaha desa sering menghadapi jarak panjang antara produsen dan konsumen. Koperasi dapat menjadi penghubung yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menjalankan fungsi penyerapan hasil produksi. Dengan model tersebut, nilai ekonomi yang selama ini banyak bergerak di luar desa dapat lebih banyak berputar di dalam desa. Presiden Prabowo juga menilai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki potensi besar dalam menciptakan perputaran ekonomi di tingkat akar rumput. Ketika koperasi mampu membeli hasil produksi masyarakat, menyediakan kebutuhan pokok, serta memberikan akses pembiayaan, aktivitas ekonomi desa tidak hanya bergantung pada transaksi dari luar wilayah. Desa memiliki instrumen untuk mengelola sebagian kebutuhan dan potensinya sendiri. Presiden bahkan memproyeksikan program tersebut dapat menciptakan perputaran ekonomi yang besar di desa sekaligus memperkuat penyaluran barang subsidi.…

Koperasi Merah Putih Infrastruktur Kedaulatan Ekonomi

By Kata IndonesiaAugust 21, 20260

Koperasi Merah Putih Infrastruktur Kedaulatan Ekonomi Oleh: Aziz Rahman Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih semakin menempati…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.