• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Umur Kamu 25-an? Kamu Bisa Jadi Menteri Kabinet, Begini Kriteria nya

Umur Kamu 25-an? Kamu Bisa Jadi Menteri Kabinet, Begini Kriteria nya

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 3 July 2019

Presiden Terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kabinetnya akan lebih banyak diwarnai oleh anak muda. Jokowi menyebut, setiap periode waktu diperlukan kabinet yang berbeda untuk menjawab tantangan zaman.

Menurut Jokowi, perlu orang-orang yang enerjik, dinamis, dan fleksibel serta mampu mengikuti perkembangan zaman. Salah satu bentuknya, kabinet nanti akan lebih banyak mengakomodasi kaum muda ketimbang Kabinet Kerja jilid I saat ini.

“Ya, bisa saja ada menteri umur 20-25 tahun, kenapa tidak?”

“Tapi dia harus mengerti manajerial dan mampu mengeksekusi program-program yang ada.”

“Umur 30-an juga akan banyak, karena kaum muda umumnya lincah dalam menghadapi perubahan yang sangat cepat,” kata Jokowi dalam wawancara khusus dengan Medcom.id di Istana Bogor, Senin, 1 Juli 2019.

Saat ditanya berapa persen porsi kaum muda di kabinet mendatang, Jokowi mengatakan, “Ya intinya mewarnai lah. Berapa porsinya itu nanti didiskusikan,” tambah dia.

Ia mencontohkan bagaimana perubahan itu kian cepat terjadi, khususnya sejak muncul era digital.

“Di tengah kita sedang ramai menerapkan industri 4.0, digitalisasi, artificial intelligence, dunia global sudah mulai menggagas industri 5.0 dan hal-hal yang lebih jauh lagi ke depan. Nah, itu butuh kaum muda yang biasanya punya kecepatan dan kelincahan dalam meresponsnya,” sambung Kepala Negara.

Sebelumnya, pada Minggu, 30 Juni 2019 sore, Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih usai meraup 55,5% suara pada Pilpres 2019, mengalahkan pasangan Prabowo-Sandi yang meraih 44,5% suara. KPU menetapkan itu tiga hari pasca-Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak semua permohonan pasangan Prabowo-Sandi agar kemenangan Jokowi-Ma’ruf dibatalkan.

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko

September 15, 2026

Pemerintah Dorong Ketahanan Bencana Alam Berbasis Data dan Peta Risiko

September 15, 2026

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko Oleh: Ricky Rinaldi Sebagai negara…

Pemerintah Dorong Ketahanan Bencana Alam Berbasis Data dan Peta Risiko

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Pemerintah Dorong Ketahanan Bencana Alam Berbasis Data dan Peta Risiko Jakarta – Pemerintah terus mendorong…

Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah Hadapi Risiko Bencana Alam

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah Hadapi Risiko Bencana Alam Jakarta – Presiden Prabowo Subianto…

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Indonesia dalam KTT BRICS ke-18 di New Delhi

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Indonesia dalam KTT BRICS ke-18 di New Delhi Oleh: Andika Prasetyo…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.