• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Subhanallah…!!! Laznas Darunnajah Langsung Bagikan Ribuan Mustahik ke 6 Provinsi

Subhanallah…!!! Laznas Darunnajah Langsung Bagikan Ribuan Mustahik ke 6 Provinsi

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 29 March 2025

Memberdayakan Ekonomi Umat: LAZNAS Darunnajah Bagikan Kepada 5.000 Mustahik di 6 Provinsi

Selama bulan Ramadan 2025, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Darunnajah berhasil menghimpun zakat, infak, dan wakaf. Pengumpulan dana ini merupakan bagian dari upaya untuk memberdayakan umat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel. LAZNAS Darunnajah, yang baru saja diresmikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi zakat di Indonesia.

Pendistribusian zakat akan dilakukan kepada 5.000 mustahik yang tergolong dalam delapan asnaf. Ini menunjukkan komitmen LAZNAS Darunnajah untuk menjangkau berbagai kalangan masyarakat yang membutuhkan bantuan. Pendistribusian tersebut akan dilaksanakan secara serentak di enam provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, Riau, dan Bengkulu.

Direktur Utama Laznas Darunnajah, Zakianto Arief menjelaskan bahwa keberadaan LAZNAS ini merupakan hasil dari dua tahun usaha dalam mengajukan perizinan. Beliau berharap bahwa dengan berdirinya LAZNAS ini, pemanfaatan ZISWAF di Indonesia dapat berkembang lebih luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Zakianto Arief juga menekankan pentingnya edukasi kepada santri dan masyarakat mengenai kewajiban menunaikan zakat melalui LAZNAS Darunnajah. Dengan melibatkan santri dalam sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berzakat semakin meningkat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa peresmian LAZNAS Darunnajah merupakan langkah strategis dalam memperkuat kontribusi pesantren terhadap pembangunan ekonomi umat. Dalam keterangannya, beliau menyatakan bahwa pengelolaan zakat yang profesional dan transparan dapat menjadi jembatan antara muzakki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat), sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas.

LAZNAS Darunnajah memiliki lima misi strategis dalam pengelolaan zakatnya. Misi tersebut mencakup penguatan kompetensi dan integritas amil, peningkatan literasi serta pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF), serta modernisasi pengelolaan zakat melalui digitalisasi. Dengan pendekatan ini, LAZNAS Darunnajah berharap dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat berbasis pesantren.

Peresmian LAZNAS Darunnajah pada 17 Ramadan 1446 H memiliki makna simbolis yang mendalam bagi umat Islam. Banyak peristiwa besar dalam sejarah Islam terjadi pada bulan suci ini, sehingga diharapkan pendirian lembaga ini juga membawa berkah bagi umat.

Dengan sistem manajemen berbasis data yang kokoh dan pendekatan digitalisasi dalam pengelolaan zakat, LAZNAS Darunnajah berambisi menjadi model pengelolaan zakat berbasis pesantren yang profesional dan terpercaya. Hal ini sejalan dengan visi mereka untuk menjadi “Lembaga Amil Zakat Terbaik di Indonesia Berbasis Pesantren.”

Kehadiran LAZNAS Darunnajah diharapkan dapat mendorong solidaritas sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat secara keseluruhan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat luas, LAZNAS Darunnajah siap berkontribusi lebih besar dalam pengelolaan dana sosial keagamaan di Indonesia.

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana

September 8, 2026

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan

September 8, 2026

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana Oleh: Camelia Kencana Risiko bencana merupakan…

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan…

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Pemerintah memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat…

Jaga Indonesia, Persatuan dan Kritik Konstruktif Jadi Kunci Mengawal Prabowo-Gibran

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Jaga Indonesia, Persatuan dan Kritik Konstruktif Jadi Kunci Mengawal Prabowo-Gibran Oleh : Gavin Asadit Menjaga persatuan nasional menjadi salah satu kunci penting dalam mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di tengah dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang terus berkembang, masyarakat memiliki peran strategis untuk memastikan perbedaan pandangan tetap berada dalam koridor demokrasi yang sehat. Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan pendapat. Sebaliknya, persatuan dapat diwujudkan dengan menjadikan perbedaan sebagai bagian dari proses demokrasi, sekaligus memastikan setiap kritik disampaikan secara konstruktif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Situasi bangsa yang kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah. Perbedaan pilihan politik merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk membangun permusuhan ataupun memperlebar polarisasi di tengah masyarakat. Dukungan terhadap pemerintahan juga tidak harus dipahami sebagai sikap yang menutup ruang kritik. Masyarakat tetap mempunyai hak untuk memberikan masukan, melakukan pengawasan, dan menyampaikan evaluasi terhadap kebijakan pemerintah. Hal terpenting adalah kritik tersebut disampaikan dengan cara yang bertanggung jawab serta didasarkan pada kepentingan publik. Kritik konstruktif justru dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat pemerintahan. Masukan dari masyarakat dapat membantu pemerintah melihat persoalan secara lebih luas, terutama ketika sebuah program masih menghadapi kendala dalam pelaksanaannya. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.