• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Situasi Papua Kondusif Jelang PON XX

Situasi Papua Kondusif Jelang PON XX

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 24 February 2020

Oleh: Abner Wanggai

Tahun ini Papua akan mengukir sejarahnya sebagai penyelenggara PON XX yang merupakan multievent terbesar di Indonesia. Namun tanggapan miring akan keamanan di wilayah tersebut tampaknya harus ditepis, karena masyarakat asli Papua adalah masyarakat yang cinta damai dan bertekad untuk menjaga kondusifitas menjelang dan selama PON XX berlangsung.
Pemerintah Provinsi Papua telah menjamin tidak akan ada kendala selama pelaksanaan PON XX yang berkaitan dengan masalah keamanan maupun akomodasi. Pemprov Papua telah menjamin semuanya akan siap ketika PON dimulai.

Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan, bahwa kondisi di Papua sama dengan wilayah Republik Indonesia (RI) lainnya seperti Jawa, Jakarta, Sumatera, aman dan tidak ada yang perlu ditakutkan. Sehingga tidak ada masalah untuk Papua.
Sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Gubernur Lukas Enembe, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pun mengaku bahwa dirinya tidak khawatir dengan kondisi keamanan di Papua. Masyarakat Papua juga dinilai telah sangat siap untuk menggelar PON.
Untuk menambah kekuatan, Mabes Polri siap mengirimkan tambahan personel untuk mengamankan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berlangsung pada 20 Oktober hingga 2 November 2020.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menuturkan, Kapolri Jenderal Idham Azis telah memberikan lampu hijau apabila Polda Papua ingin memperkuat pengamanan.
Polda Papua telah menyiapkan 4.500 personel untuk pengamanan PON XX Papua yang akan berlangsung di empat kota yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Timika dan Kabupaten Merauke. Jumlah tersebut sudah termasuk pasukan Brimob Nusantara yang diperbantukan dari wilayah lain.

Pada kesempatan sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengajak seluruh warga Papua untuk membantu menjaga keamanan selama penyelenggaraan PON XX Papua.

Argo menuturkan, situasi keamanan dan kondusifitas Papua saat penyelenggaraan PON XX akan menjadi tolok ukur bagi seluruh pihak tak terkecuali investor. Jika ada investasi masuk ke Papua tentu akan berdampak pada upaya peningkatan kesejahteraan rakyat Papua.
Menurut Argo personel gabungan itu tidak hanya menjaga arena penyelenggaraan PON, tapi juga mengawal kontingen dan atlet. Personel gabungan juga akan menjaga penginapan para atlet yang turut serta dalam perhelatan 4 tahunan tersebut.
Untuk menjaga kondusifitas dan memantau keamanan, personel kepolisian juga akan ditempatkan pada pusat-pusat perbelanjaan yang akan didatangi para atlet, official maupun suporter dari masing-masing daerah dan tempat-tempat strategis lainnya seperti lokasi wisata dan lainnya.

Selain pihak Kepolisian, Aparat TNI akan turut serta dalam pengamanan selama PON XX di Papua. Marsekal Hadi Tjahjanto selaku Panglima TNI mengatakan, Salah satunya TNI akan siap siaga dan senantiasa waspada terhadap gejolak politik yang mengancam stabilitas keamanan di Indonesia.
Menurutnya, Pengamaman PON XX 2020 di Papua, TNI juga siap untuk memberikan pengamanan untuk suksesnya PON XX dengan mempertebal pasukan di beberapa tempat karena akan dilaksanakan di 4 venue.

Tidak hanya itu, TNI pun akan memperkuat Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) yang mampu melaksanakan tugas di 2 titik masalah.
Himbauan untuk menjaga keamanan juga datang dari Ketua Gerakan Merah Putih Provinsi Papua Budi Waromi yang menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di Tanah Papua agar turut serta dalam mensukseskan dan mendukung Pagelaran PON XX yang akan diselenggarakan di Provinsi Papua pada Oktober mendatang.
Rudi Waromi juga menghimbau kepada masyarakat Papua untuk sama-sama mensukseskan gelaran PON yang ke XX pada bulan Oktober tahun 2020 di Provinsi Papua.

Dirinya mengatakan, peran masyarakat Papua untuk mensukseskan acara pagelaran PON ini sangatlah dibutuhkan, mengingat pemerintah Indonesia telah memberikan kesempatan pada Tanah Papua untuk menampilkan atlet-atlet putra-putri asli Papua untuk tampil pada Pesta Olahraga Nasional yang digelar 4 tahun sekali tersebut.
Senada dengan hal tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat tidak hanya optimistis PON XX di Papua dapat terlaksana dengan sukses, namun sebagai tuan rumah, Papua bisa menghadirkan prestasi yang membanggakan.

Kondusifitas Papua dalam menyelenggarakan PON XX tentu tidak perlu diragukan, segenap aparat keamanan seperti TNI dan Polri, telah menunjukkan ittikad baiknya untuk saling bersinergi dalam menjaga keamanan jelang perhelatan multievent 4 tahunan tersebut.

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

September 14, 2026

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

September 14, 2026

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026 Jakarta – Pemerintah menargetkan sekitar 40 ribu Koperasi…

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global Oleh : Gavin Asadit…

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.