• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Sekolah Tatap Muka Menunggu Semua Pelajar Divaksin

Sekolah Tatap Muka Menunggu Semua Pelajar Divaksin

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 30 August 2021

Oleh : Reza Pahlevi

Pelaksanaan sekolah tatap muka tetap menunggu semua pelajar selesai mendapatkan vaksin. Hal ini diperlukan untuk melindungi siswa dari penularan Covid-19 dan mengganggu tren positif pengendalian virus Corona.
Saat pandemi sekolah masih dilaksanakan di rumah.

Pemerintah belum mengizinkan untuk dibuka kembali karena para murid yang rata-rata masih kecil rawan tertular corona. Apalagi banyak dari mereka yang belum divaksin. Para orang tua diharap lebih sabar dalam mendampingi anak-anaknya selama pembelajaran daring.

Pandemi membuat kita harus beradaptasi akan berbagai hal. Kerja dilakukan dari rumah, sekolah juga dilaksanakan secara online. Terhitung hampir 3 semester anak-anak belajar daring dan mereka melakukan studi via Zoom, Google Meet, dan mengerjakan tugas via WA, email, atau Google form.

Saat tahun ajaran baru 2021 para orang tua berharap anak-anaknya bisa masuk sekolah lagi alias pembelajaran tatap muka. Namun pemerintah memutuskan bahwa ada penundaan lagi.

Penyebabnya walau mayoritas para guru sudah mendapatkan vaksin, tetapi para murid banyak yang belum mendapatkannya. Vaksinasi untuk remaja (12 tahun ke atas) masih belum sebanyak vaksinasi untuk dewasa.

Pemerintah mempertimbangkan untuk menunda pembukaan sekolah karena jumlah murid lebih banyak daripada jumlah guru. Yang dipikirkan adalah keselamatan siswa, sehingga jangan sampai ada klaster corona yang terbentuk. Nyawa mereka lebih berharga sehingga sekolah dari rumah durasinya tetap diperpanjang.

Nanti jika para murid sudah divaksin, sekolah akan dibuka secara bertahap. Dalam artian, rencananya masuk seminggu 3 kali saja, karena kapasitas kelas dikurangi 50% untuk mencegah kerumunan. Sehingga pembelajaran tidak 100% tatap muka tetapi hybird alias setengah online setengah offline.

Selain itu ada peraturan yang lebih ketat selama pembelajaran tatap muka di tengah pandemi. Para murid, guru, sampai karyawan di sekolah wajib pakai masker (bukan hanya face shield).

Saat akan masuk, mereka wajib mencuci tangan dan membawa hand sanitizer, serta menjaga jarak antar murid. Mereka juga tidak boleh jajan di kantin, tetapi wajib membawa bekal agar lebih higienis dan mencegah kerumunan saat membeli camilan.

Jika hanya murid yang sudah divaksin yang boleh sekolah tatap muka, maka siswa yang masih SD dan TK masih melanjutkan belajar daring. Penyebabnya karena usia mereka masih di bawah 12 tahun dan saat ini belum ada vaksin corona di Indonesia yang tersedia untuk mereka. Nanti jika sudah ada vaksin untuk anak-anak, bahkan balita, SD dan TK baru boleh dibuka lagi.

Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X juga belum mengizinkan proses belajar tatap muka di wilayahnya. Izin baru diberikan ketika seluruh siswa sudah disuntik vaksin Covid. Resiko untuk sekolah offline masih terlalu besar untuk anak-anak. Dalam artian, larangan ini demi kesehatan para murid, jadi orang tuanya wajib bersabar dalam mendampingi mereka belajar online.

Sri Sultan Hamengkubuwono X menambahkan, walau sekolah masih ditutup tetapi ada upaya untuk mempercepat pembukaannya. Caranya dengan menggencarkan vaksinasi untuk para pelajar. Sehingga mereka akan mendapatkan imunitas dan saat semuanya sudah disuntik, baru sekolah akan dibuka lagi.

Sekolah tatap muka memang ditunggu-tunggu, terutama oleh para ibu. Penyebabnya karena tidak semuanya bisa dengan full menemani anak-anak belajar di rumah, karena harus bekerja di kantor (jika bekerja di sektor essensial). Namun bisa disiasati dengan memanggil guru pendamping atau mengikutkan anak-anak di bimbingan belajar online.

Pembukaan sekolah tatap muka masih belum tahu direncanakan bulan apa, karena menunggu vaksinasi untuk pelajar selesai 100%. Jangan nekat membuka sekolah dengan alasan ini dan itu, karena takut ada klaster corona baru. Ingatlah bahwa kasus Covid di Indonesia masih tinggi (di atas 10.000 orang per hari) jadi bersabar saja dan beajar dari rumah.

Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia

August 29, 2026

Sinyal Kuat Muktamar PBNU: Hambatan ‘Idah Politik Sirna, Gus Yusuf Mantap Masuk Bursa Ketum

August 29, 2026

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia Oleh: Rania Zafirah Indonesia memasuki babak baru…

Sinyal Kuat Muktamar PBNU: Hambatan ‘Idah Politik Sirna, Gus Yusuf Mantap Masuk Bursa Ketum

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Dinamika Muktamar Nahdlatul Ulama mendadak bergerak cair dan penuh kejutan. K.H. Muhammad Yusuf Chudlori (Gus…

DSI Memperkuat Tata Kelola Ekspor agar Nilai SDA Tidak Bocor

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

DSI Memperkuat Tata Kelola Ekspor agar Nilai SDA Tidak Bocor  Oleh: Dhita Karuniawati  Pengelolaan ekspor sumber daya alam (SDA) Indonesia memasuki babak baru setelah PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI resmi memperkenalkan operasional dan jajaran manajemennya. Kehadiran DSI diarahkan untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan optimalisasi nilai ekspor komoditas strategis, sehingga manfaat ekonomi dari kekayaan alam nasional dapat semakin besar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis. Pada tahap awal, mandat tersebut mencakup tiga komoditas, yakni batu bara, kelapa sawit atau crude palm oil (CPO), dan ferroalloy. DSI telah beroperasi efektif sejak 1 Juni 2026 dengan pendekatan bertahap yang tetap memperhatikan kelancaran perdagangan dan kepastian berusaha pelaku industri. …

DSI Bidik Optimalisasi Ekspor SDA hingga Rp88,5 Triliun per Tahun

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

DSI Bidik Optimalisasi Ekspor SDA hingga Rp88,5 Triliun per Tahun Jakarta – PT Danantara Sumberdaya…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.