• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Prokes dan Vaksinasi Kunci Sukses Kendalikan Covid-19 Setelah Lebaran

Prokes dan Vaksinasi Kunci Sukses Kendalikan Covid-19 Setelah Lebaran

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 28 April 2022

Prokes dan Vaksinasi Kunci Sukses Kendalikan Covid-19 Setelah Lebaran

Oleh : Tengku Rayhan

Masyarakat patut bersyukur karena Pemerintah telah mengizinkan mudik Lebaran 2022. Namun demikian, masyarakat dituntut untuk selalu taat Prokes dan mengikuti vaksinasi booster demi terkendalinya Covid-19 setelah Lebaran.

Sebentar lagi umat Muslim merayakan Idul Fitri. Tahun ini semuanya lega karena pemerintah memperbolehkan mudik, setelah 2 tahun berturut-turut dihimbau untuk Lebaran di rumah saja. Masyarakat mulai bersiap-siap untuk pulang kampung lebih awal untuk menghindari kemacetan di jalur mudik.

Namun saat Lebaran kita harus mewaspadai akan peningkatan kasus Corona, karena rata-rata terjadi kerumunan di banyak rumah. Jangan sampai ada kenaikan jumlah pasien Covid-19 dan mengakibatkan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena bisa berpengaruh ke bidang ekonomi.

Oleh karena itu semua orang harus taat prokes (protokol kesehatan), baik saat mudik, Lebaran, maupun ketika kembali ke kotanya.
Dokter Tandean Arif Wibowo dari RS Panti Rapih-Yogyakarta menyatakan bahwa prosedur protokol kesehatan jelang dan saat Lebaran sebenarnya tidak terlalu sulit.

Pertama tentu pakai masker dalam perjalanan mudik maupun ketika menerima tamu). Ketika ragu akan daerah yang sekiranya rawan Corona maka gunakan masker ganda (dengan posisi masker kain di luar dan masker disposable di bagian dalam).

Bawa juga masker cadangan plus hand sanitizer ketika keliling silaturahmi Lebaran. Penyebabnya karena masker maksimal digunakan selama 4 jam dan tangan akan tetap bersih dengan hand sanitizer. Masker sekali pakai juga wajib dirusak sebelum dibuang agar tidak disalahgunakan oleh para oknum.
Kedua, jaga jarak minimal 1 meter. Dalam artian, ketika bertamu tidak boleh duduk berdempetan karena tidak bisa jaga jarak. Pastikan juga ventilasi udara lancar ketika ganti menerima tamu. Saat arus balik pun wajib mencari rest area yang luas sehingga bisa jaga jarak dengan pemudik lain dan ketika sudah cukup istirahat wajib lekas pulang agar tidak berdesakan di sana.
Sedangkan yang ketiga, setelah menerima tamu atau berkeliling silaturahmi maka wajib untuk mandi dan keramas, lalu ganti baju. Pasalnya kita tidak tahu siapa yang berstatus OTG (orang tanpa gejala) di antara banyak tamu. Dengan langsung membersihkan diri dan mensterilkan ruangan dengan semprotan sterilizer maka bisa meminimalisir penularan Corona.
Untuk mengendalikan Corona setelah Lebaran maka sebelum berangkat mudik, tiap orang harus divaksin sampai 3 kali. Mengapa harus booster? Penyebabnya karena suntikan yang ketiga ini akan memperkuat imunitas. Jika belum booster maka masyarakat bisa mendapatkannya di RS dan Puskesmas terdekat.
Apalagi saat mudik rata-rata warga melakukan perjalanan jauh, belum ditambah berkeliling kampung untuk silaturahmi. Kegiatan itu jelas melelahkan dan rawan karena tubuh bisa drop, dan vaksin bisa memperkuat tubuh dari kemungkinan penularan Corona.
Jangan ragu untuk booster karena tidak menimbulkan efek samping yang berat. Rata-rata yang sudah disuntik vaksin untuk ketiga kalinya hanya merasa nyeri pada bagian lengan dan esoknya sudah tidak terlalu terasa. Ada pula yang jadi mudah ngantuk dan sebenarnya itu adalah reaksi yang wajar karena setelah divaksin, tubuh memang butuh istirahat yang cukup.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa menaati Prokes dan mengikuti vaksinasi booster menjelang mudik. Dengan adanya kepatuhan masyarakat tersebut, lonjakan kasus Covid-19 pasca Idul Fitri diharapkan dapat dihindari.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Strategi Perdagangan RI Membawa Teknologi sampai ke Pasar Rakyat

September 30, 2026

Strategi Perdagangan RI Diperkuat lewat Adaptasi AI dan Teknologi

September 30, 2026

Strategi Perdagangan RI Membawa Teknologi sampai ke Pasar Rakyat

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Strategi Perdagangan RI Membawa Teknologi sampai ke Pasar Rakyat Oleh : Muhammad Nofer Saputro Perkembangan…

Strategi Perdagangan RI Diperkuat lewat Adaptasi AI dan Teknologi

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Strategi Perdagangan RI Diperkuat lewat Adaptasi AI dan Teknologi JAKARTA — Pemerintah memperkuat strategi perdagangan…

Strategi RI Jaga Surplus Dagang di Tengah Tekanan Migas

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Strategi RI Jaga Surplus Dagang di Tengah Tekanan Migas Jakarta – Pemerintah memperkuat strategi menjaga…

Sekolah Rakyat Jadi Jalan Pemerataan Pendidikan di Seluruh Wilayah Indonesia

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Sekolah Rakyat Jadi Jalan Pemerataan Pendidikan di Seluruh Wilayah Indonesia JAKARTA – Pemerataan akses pendidikan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.