• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Projo Seluruh Jawa Timur Deklarasi Kawal Kemenangan Ganjar Pranowo

Projo Seluruh Jawa Timur Deklarasi Kawal Kemenangan Ganjar Pranowo

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 13 August 2023

Projo Seluruh Jawa Timur Deklarasi Kawal Kemenangan Ganjar Pranowo

JOMBANG — Projo (Pro Jokowi) di seluruh Provinsi Jawa Timur mendeklarasikan diri untuk sepenuhnya mengawal kemenangan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.

Diketahui bahwa deklarasi itu dilakukan di Sekretariat DPC Projo Jombang.

Jubir deklarasi tersebut, Joko Fatah Rochim menjelaskan bahwa mereka sepakat mendukung pemimpin berambut putih itu karena memang sosoknya dinilai paling telat sebagai penerus Presiden Jokowi dan lahir dari rahim rakyat.

“Kami sepakat mendukung Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024,” katanya.

Acara deklarasi di Jombang itu juga dihadiri langsung oleh Deklarator Projo Nasional, Madchan HR dan berpesan supaya tidak ada nama lain lagi selain Ganjar Pranowo dan seluruh relawan harus tegak lurus mendukungnya.

“Jangan ada nama lain. Kita tegak lurus memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo,” ujarnya.

Senada, Ketua DPC Projo Ngawi, Pl Jumiran menambahkan bahwa seluruh Projo yang hadir dalam kegiatan deklarasi itu adalah sebanyak 29 cabang dari seluruh Jatim.

Setelah melakukan deklarasi, seluruh Projo di masing-masing wilayah kemudian membentuk kepengurusan tingkat kecamatan hingga desa dan bertujuan untuk terus menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo hingga ke masyarakat akar rumput.

“Sama seperti yang kita lakukan saat memenangkan Pak Jokowi dalam Pilpres 2014 dan 2019. Kita turun langsung ke bawah untuk memenangkan Bapak Ganjar Pranowo,” katanya.

Bukan hanya para Projo di Jawa Timur saja yang memberikan dukungan penuh kepada Capres PDI Perjuangan tersebut, namun deklarasi juga dilakukan oleh ribuan relawan buruh di Banten.

Andi Gani Nena Wea selaku pimpinan Relawan Buruh Sahabat Ganjar berkomitmen untuk terus tancap gas dalam mengawal kemenangan pemimpin berusia 54 tahun itu.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan mereka juga berkomitmen kuat untuk bergerak hingga ke seluruh pelosok negeri.

“Kami berkomitmen untuk terus bergerak di seluruh Tanah Air memenangkan Ganjar Pranowo di Pemilu 2024,” kata Andi.

Lebih lanjut, menurutnya dengan adanya gerakan yang secara serempak dilakulan di semua daerah itu menjadi bukti bahwa pihak buruh sangat all out memberikan dukungan mereka kepada Ganjar.

“Adanya deklarasi ini di seluruh daerah membuktikan bahwa buruh all out dukung Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024,” tegasnya.

Ketua Relawan Buruh Sahabat Ganjar Banten, Ahmad Supriadi menilai bahwa Gubernur Jateng itu merupakan orang yang tepat untuk melanjutkan jabatan Presiden Jokowi karena memiliki visi dan misi yang jelas.

“Ganjar merupakan presiden yang sangat sesuai untuk melanjutkan perjuangan Presiden Jokowi,” katanya.

Setelah di Banten, deklarasi Relawan Buruh Sahabat Ganjar akan dilanjutkan di Jateng, Papua, Yogyakarta, Jatim, Sulsel, Kalsel, Maluku Hong Kong, Macau, Malaysia dan Taiwan.

**

Mitigasi Krisis Iklim Dipercepat lewat Irigasi, Embung, dan Pompanisasi

July 12, 2026

CKG dan Komitmen Negara Memperluas Layanan Kesehatan Preventif

July 12, 2026

Mitigasi Krisis Iklim Dipercepat lewat Irigasi, Embung, dan Pompanisasi

By Kata IndonesiaJuly 12, 20260

Mitigasi Krisis Iklim Dipercepat lewat Irigasi, Embung, dan Pompanisasi Jakarta – Pemerintah terus mempercepat langkah…

CKG dan Komitmen Negara Memperluas Layanan Kesehatan Preventif

By Kata IndonesiaJuly 12, 20260

CKG dan Komitmen Negara Memperluas Layanan Kesehatan Preventif Oleh : Gavin Asadit Pembangunan kesehatan nasional…

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko 

By Kata IndonesiaJuly 11, 20260

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko  Oleh Ananda Rusdian Upaya membangun bangsa yang sehat tidak cukup dilakukan melalui pelayanan kesehatan yang berpusat di fasilitas kesehatan formal semata. Tetapi negara juga hadir menjangkau kelompok-kelompok yang berada dalam posisi rentan, baik karena kondisi sosial, lingkungan hidup, maupun keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Untuk itu, peluncuran Kick-Off Nasional Skrining Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 532 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di seluruh Indonesia dipandang sebagai langkah strategis sekaligus berkeadilan. Kebijakan ini menunjukkan bahwa hak atas kesehatan menjangkau seluruh warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan yang selama ini kerap luput dari perhatian publik. Program ini menegaskan bahwa pemerintah mulai menempatkan kesehatan sebagai hak dasar yang harus diakses oleh semua orang tanpa kecuali. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa arahan Presiden adalah agar program kesehatan menyasar seluruh masyarakat, termasuk ratusan ribu warga binaan di lapas dan rutan. Pernyataan itu penting karena memperlihatkan perubahan cara pandang negara bahwa warga binaan bukan sekadar objek pembinaan hukum, melainkan tetap subjek pembangunan yang berhak memperoleh perlindungan kesehatan secara layak. Langkah ini menjadi semakin relevan ketika melihat tingginya ancaman tuberkulosis di lingkungan pemasyarakatan. Data yang disampaikan pemerintah menunjukkan prevalensi TB di lapas mencapai 0,54 persen, lebih tinggi daripada rata-rata nasional yang berada di kisaran 0,3 persen. Angka tersebut tidak boleh dibaca sebagai statistik semata, melainkan sebagai peringatan serius bahwa lembaga pemasyarakatan merupakan ruang berisiko tinggi bagi penularan penyakit menular. Kepadatan hunian, sirkulasi udara yang terbatas, interaksi intensif antarpenghuni, serta mobilitas petugas menciptakan situasi yang memungkinkan penyebaran TB berlangsung lebih cepat. Jika tidak ditangani dengan pendekatan luar biasa, lapas dapat menjadi titik rawan penularan yang berdampak bukan hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi petugas, keluarga, dan masyarakat luas ketika proses keluar-masuk penghuni berlangsung. Karena itu, keputusan menjadikan lapas sebagai salah satu sasaran utama skrining TB merupakan kebijakan yang sangat rasional. Budi mengingatkan bahwa TB tidak boleh diremehkan, tetapi juga tidak boleh ditakuti secara berlebihan karena pengobatannya tersedia dan peluang sembuh sangat besar apabila kasus ditemukan lebih awal. Di sinilah skrining rutin, termasuk melalui foto rontgen dada, menjadi instrumen yang sangat penting. Pendekatan ini tidak hanya berguna untuk menemukan kasus aktif, tetapi juga mencegah penularan berantai dan menurunkan angka kematian akibat TB. Pada saat yang sama, pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan secara menyeluruh juga membuka ruang deteksi dini terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, stroke, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal. Ini sangat penting karena kelompok berisiko sering kali tidak memiliki akses pemeriksaan rutin, sehingga penyakit baru diketahui ketika sudah memasuki stadium berat. Budi menekankan pentingnya menjaga indikator kesehatan dasar seperti tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Pembangunan kesehatan tidak cukup berfokus pada pengobatan, tetapi harus diarahkan pada pencegahan, perubahan perilaku, dan pengenalan faktor risiko sejak awal. Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mendukung deteksi dini dan percepatan eliminasi TB. Sikap tersebut menunjukkan bahwa persoalan kesehatan di lapas tidak dapat dibebankan hanya kepada Kementerian Kesehatan, melainkan membutuhkan dukungan serius dari institusi yang mengelola lingkungan pemasyarakatan. Koordinasi mengenai sarana dan prasarana klinik lapas dan rutan menjadi langkah penting agar skrining tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berlanjut menjadi layanan diagnosis, pengobatan, pemantauan, dan pencegahan yang berkesinambungan.…

CKG dan Skrining TBC Nasional Diperluas untuk Perkuat Deteksi Dini Penyakit

By Kata IndonesiaJuly 11, 20260

CKG dan Skrining TBC Nasional Diperluas untuk Perkuat Deteksi Dini Penyakit Jakarta – Pemerintah memperluas…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.