• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Program Para Esports PB ESI Mampu Kembangkan Prestasi Atlet

Program Para Esports PB ESI Mampu Kembangkan Prestasi Atlet

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 11 December 2022

Program Para Esports PB ESI Mampu Kembangkan Prestasi Atlet

Para Esports menjadi salah satu program jangka panjang dan berkelanjutan yang digagas oleh Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI), diyakini program tersebut jelas mampu untuk terus mengembangkan prestasi para atlet olahraga elektronik itu hingga mendunia.

Sekjen Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Frengky Ong menjelaskan asosiasi olahraga elektronik pimpinan Jend Pol (Purn) Budi Gunawan tersebut sudah banyak sekali memiliki perencanaan mengenai dunia Esports Indonesia.

Bahkan, menurutnya terdapat beberapa macam program, yakni berjangka pendek, menengah dan panjang.

Salah satu program jangka panjang yang digagas oleh PBESI adalah Para Esports yang bertujuan untuk pengembangan kompetensi para atlet Esports Tanah Air hingga mendunia.

“PB ESI memiliki program jangka pendek, menengah, dan panjang. Para Esports juga telah menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang bertujuan mengembangkan kompetensi serta meningkatkan prestasi atlet Para Esports tanah air, baik di tingkat nasional maupun internasional, salah satunya melalui penyelenggaraan kompetisi-kompetisi Para Esports,” ujar Frengky Ong.

Tentunya, sesuai dengan komitmen kuat yang dimiliki oleh Ketum PB ESI, Budi Gunawan bahwa dirinya akan terus mendorong pula adanya inklusivitas pada ekosistem Esports Tanah Air.

Maka dari itu, diselenggarakan Ekshibisi Para Esports pada serangkaian kegiatan Indonesia Esports Summit 2022.

Bertemakan Unity in Diversity, PB ESI akan terus berusaha merangkul seluruh kalangan supaya bisa bersama-sama membangun ekosistem olahraga elektronik Indonesia.

Sebagai informasi, pada gelaran ekshibisi tersebut, diikuti oleh sebanyak 58 siswa dan siswi dari Sekolah Luar Biasa di Pulau Dewata.

Frengky Ong menambahkan bahwa sejatinya memang esports adalah sebuah cabang olah raga yang bisa saja diikuti oleh seluruh kalangan tanpa membedakan, termasuk bagi mereka kalangan difabel.

Dorongan PB ESI untuk meningkatkan inklusivitas seluruh kalangan pada dunia esports tersebut juga sudah sangat sesuai dengan visi yang telah digagas oleh Budi Gunawan, yakni untuk bisa mengembangkan dan mempromosikan ekosistem esports Indonesia yang stabil sehingga mampu menjadi pemimpin dunia esports hingga di kawasan Asia.

 

Pemerintah Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Wilayah 3T dan Daerah Terdampak Bencana

October 26, 2026

APBN 2027: Menjaga Daya Beli Sambil Mempercepat Investasi

October 26, 2026

Pemerintah Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Wilayah 3T dan Daerah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Pemerintah Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Wilayah 3T dan Daerah Terdampak Bencana Jakarta – Pemerintah…

APBN 2027: Menjaga Daya Beli Sambil Mempercepat Investasi

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

APBN 2027: Menjaga Daya Beli Sambil Mempercepat Investasi Oleh: Dhita Karuniawati Pemerintah menempatkan Anggaran Pendapatan…

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas Oleh: Rangga Mahendra Program Makan Bergizi…

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.