• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Program Biodiesel B50 Diluncurkan demi Hemat Devisa dan Perkuat Ketahanan Energi

Program Biodiesel B50 Diluncurkan demi Hemat Devisa dan Perkuat Ketahanan Energi

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 2 July 2026

Program Biodiesel B50 Diluncurkan demi Hemat Devisa dan Perkuat Ketahanan Energi

Jakarta – Pemerintah mempercepat langkah menuju kemandirian energi nasional melalui implementasi program biodiesel B50 yang dijadwalkan mulai diluncurkan pada Juli 2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya dalam negeri.

Program B50 merupakan bahan bakar berbasis campuran 50 persen biodiesel berbahan baku kelapa sawit dan 50 persen solar. Pemerintah menilai kebijakan ini tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang luas melalui penguatan industri nasional, peningkatan serapan tenaga kerja, dan penghematan devisa negara.

 

Presiden Prabowo menegaskan bahwa implementasi B50 menjadi langkah strategis untuk mempercepat tercapainya swasembada energi nasional.

 

“Bulan Juli ini kita akan launching B50. Dengan demikian, kita tidak akan impor solar lagi dari luar negeri,” ujanya.

 

Presiden Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk membangun kemandirian energi dalam beberapa tahun ke depan.

 

“Saya perkirakan tiga tahun lagi, maksimal empat tahun lagi, kita akan swasembada energi. Kita tidak mau impor apa pun untuk energi kita,” tambahnya.

 

Pemerintah memperkirakan implementasi B50 dapat memberikan penghematan devisa hingga Rp157,28 triliun sepanjang 2026. Nilai tersebut meningkat dibanding capaian program B40 pada tahun sebelumnya dan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika harga energi global.

 

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, menjelaskan bahwa kebijakan B50 merupakan bagian dari agenda pengurangan ketergantungan impor energi sekaligus penguatan kemandirian nasional.

 

“Implementasi B50 diharapkan mampu mengurangi impor solar sekaligus menghasilkan penghematan devisa yang signifikan,” ujarnya.

 

Di sisi lingkungan, kebijakan B50 juga diperkirakan berkontribusi terhadap penurunan emisi melalui pemanfaatan energi yang lebih berkelanjutan dan pengurangan penggunaan bahan bakar fosil impor.

 

Pengamat energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menilai percepatan implementasi biodiesel dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional apabila didukung kesiapan industri dan tata kelola distribusi yang baik.

 

“Pemanfaatan energi berbasis sumber daya domestik akan memperbesar ketahanan energi sekaligus mengurangi tekanan eksternal terhadap perekonomian,” pungkasnya.

Menambah Gedung Sekolah Rakyat, Membuka Peluang Masa Depan Anak Rentan

July 27, 2026

Sekolah Rakyat Percepat Pembangunan SDM Generasi Muda Papua

July 27, 2026

Menambah Gedung Sekolah Rakyat, Membuka Peluang Masa Depan Anak Rentan

By Kata IndonesiaJuly 27, 20260

Menambah Gedung Sekolah Rakyat, Membuka Peluang Masa Depan Anak Rentan Oleh : Ricky Rinaldi Pendidikan…

Sekolah Rakyat Percepat Pembangunan SDM Generasi Muda Papua

By Kata IndonesiaJuly 27, 20260

Sekolah Rakyat Percepat Pembangunan SDM Generasi Muda Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing. Di tengah tantangan pembangunan yang masih dihadapi berbagai daerah, kehadiran Program Sekolah Rakyat di Papua menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan bahwa setiap anak bangsa memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan berkualitas. Dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Papua di Kampung Maribu, Kabupaten Jayapura, menjadi penanda bahwa pemerataan pendidikan tidak lagi berhenti pada wacana, melainkan diwujudkan melalui langkah konkret yang menjangkau wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang kompleks. Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat oleh Wakil Gubernur Papua menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi pendidikan di Tanah Papua. Program ini tidak sekadar menghadirkan bangunan sekolah, tetapi membangun sebuah ekosistem pendidikan yang dirancang untuk menjawab berbagai persoalan mendasar yang selama ini menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua. Konsep Sekolah Rakyat yang menyediakan layanan pendidikan gratis berbasis asrama merupakan jawaban atas berbagai kendala akses pendidikan yang selama ini dialami masyarakat di wilayah pedalaman maupun daerah terpencil. Jarak antarkampung yang jauh, keterbatasan sarana transportasi, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga sering kali menjadi faktor yang menyebabkan anak-anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan secara berkelanjutan. Dengan sistem asrama, peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang lebih kondusif, akses pendidikan yang berkesinambungan, sekaligus pembinaan karakter yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F. Rumaropen menilai pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak Papua dalam memperoleh pendidikan berkualitas sebagai bekal meningkatkan kesejahteraan hidup di masa depan. Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan pendidikan diposisikan sebagai fondasi utama dalam menciptakan kemajuan daerah yang berkelanjutan. …

Integrasi Akhlak dan Kompetensi Global: Universitas Darunnajah Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berkarakter dan Berdaya Saing Tinggi

By Kata IndonesiaJuly 27, 20260

JAKARTA — Menghadapi dinamika persaingan global yang semakin ketat dan kompleksitas tantangan di masyarakat, Universitas…

PFII sebagai Momentum Indonesia Memperdalam Pasar Keuangan dan Menjaga Rupiah

By Kata IndonesiaJuly 26, 20260

PFII sebagai Momentum Indonesia Memperdalam Pasar Keuangan dan Menjaga Rupiah Oleh: Dhita Karuniawati Pengesahan Undang-Undang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.