Presiden Prabowo Subianto memastikan komitmennya untuk meneruskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Dedek Prayudi.
“Komitmen Presiden Prabowo terhadap IKN sama kuatnya dengan komitmen Presiden Jokowi,” ujar Dedek.
Ia juga menjelaskan bahwa pendanaan pembangunan IKN tidak sepenuhnya mengandalkan APBN.
“Pembangunan IKN yang awalnya sepenuhnya menggunakan APBN, perlahan proporsinya memang perlu dikurangi,” tambahnya.
Dedek yang akrab disapa Uki ini menilai bahwa para investor, baik dalam maupun luar negeri, telah melihat keseriusan pemerintah dalam merealisasikan proyek IKN meskipun tidak terlalu digembar-gemborkan.
Uki juga membantah isu penghapusan proyek strategis nasional (PSN) yang dimulai di era Presiden Joko Widodo. Ia menjelaskan bahwa Prabowo menggantinya dengan program prioritas hasil terbaik cepat (PHTC), yang terdiri atas delapan fokus utama, terutama pada pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Pada masa pemerintahan Pak Prabowo, yang ada bukan proyek strategis nasional, melainkan PHTC yang terdiri dari delapan program dengan fokus utama pada pengembangan SDM. (PSN) tidak dihapus, hanya saja tidak dibesar-besarkan, setiap orang kan memiliki ciri khasnya masing-masing,” jelas Uki.
Salah satu bukti pembangunan IKN tetap berjalan, menurut Uki, adalah percepatan pembangunan Masjid Nusantara yang menjadi salah satu pencapaian penting di wilayah tersebut.
“Pembangunan Masjid Nusantara merupakan pencapaian penting dan tidak ada penundaan, itu sama sekali tidak terjadi,” tegasnya.
Di sisi lain, Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi, menyampaikan bahwa tahun ini pembangunan Smart City Cooperation Center (SCCC) akan dimulai. Proyek ini didanai oleh hibah Official Development Assistance (ODA) dari Pemerintah Korea Selatan dan akan menjadi pusat ilmu pengetahuan dan teknologi di IKN.
“Fasilitas ini akan memperkuat ekosistem inovasi serta meningkatkan daya saing SDM di tengah era transformasi digital dan ramah lingkungan,” kata Mohammed Ali.
Selain itu, Integrated Command and Control Center (ICCC) di kantor Otorita IKN juga direncanakan mulai beroperasi tahun ini sebagai bagian dari hibah proyek percontohan dari Amerika Serikat.
Proyek-proyek ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan energi hijau di IKN.
Pemerintah Pastikan Pengawasan Sekolah Rakyat Berjalan Optimal JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan…
Reformasi Menyala di Era Prabowo: Dari Disiplin Aparat ke Birokrasi Profesional Oleh : Gavin Asadit…
Presiden Prabowo Pastikan Semangat Reformasi Tetap Hidup Lewat Penegakan Hukum dan HAM Jakarta – Presiden…
Presiden Prabowo Serius Jaga Semangat Reformasi dan Berantas Korupsi Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya…
Dari Regulasi ke Implementasi: Mengawal Kepatuhan Platform terhadap PP TUNAS Oleh : Andhika Rachma Transformasi…
Kepatuhan Platform sebagai Kunci Keberhasilan PP TUNAS Oleh: Nadira Larasati Transformasi digital telah membuka ruang…