Presiden Prabowo dan Putin Perkuat Kemitraan RI-Rusia, Bahas Energi Nuklir hingga Perdagangan
Jakarta – Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan minat untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia di sejumlah sektor strategis, mulai dari pembangunan kapal hingga energi nuklir.
Putin mengatakan kerja sama ekonomi dan teknis antara Rusia dan Indonesia terus berjalan melalui komisi bersama kedua negara. Menurutnya, sejumlah sektor memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Komisi bersama Rusia Indonesia di bidang ekonomi perdagangan dan kerja sama teknis terus bekerja. Kami memerhatikan pembangunan kerja sama bilateral di bidang pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, dan energi khususnya energi nuklir,” kata Putin.
Putin juga menilai Indonesia merupakan salah satu mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik. Ia menyebut hubungan kedua negara telah terjalin dalam persahabatan selama bertahun-tahun dan terus berkembang, termasuk dalam sektor perdagangan.
Menurut Putin, Indonesia juga menjadi salah satu sahabat Rusia yang tepercaya dalam kerangka ASEAN. Karena itu, Rusia memiliki minat untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang strategis tersebut.
Di kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk meningkatkan kerja sama dengan Rusia di berbagai bidang.
Prabowo menilai posisi kedua negara sebagai negara Pasifik membuat konektivitas dan kerja sama maritim menjadi aspek yang penting untuk diperkuat.
Prabowo juga menyoroti perkembangan hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia-Rusia yang terus meningkat. Ia mengatakan kerja sama di berbagai bidang juga menunjukkan kemajuan sehingga kedua negara siap memperluas kolaborasi untuk memberikan keuntungan bagi masing-masing pihak.
“Dalam beberapa hal hubungan kita terus meningkat bagaimana Yang Mulia telah sampaikan di bidang ekonomi perdagangan kita meningkat, kita juga kerja sama dalam berbagai bidang juga mengalami kemajuan. Dan kami siap untuk meningkatkan kerja sama ini,” kata Prabowo.
Sementara itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan ke Rusia.
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan kehadiran Bahlil juga diarahkan untuk mengawal tindak lanjut agenda energi yang telah dibahas oleh kedua negara.
Ia memastikan komitmen kerja sama bilateral dapat berjalan sesuai dengan hasil pertemuan para pemimpin Indonesia dan Rusia.
“Kehadiran Menteri ESDM dalam kunjungan ini memiliki peran strategis untuk mengawal tindak lanjut agenda energi, serta memastikan komitmen bilateral berjalan sesuai hasil pertemuan kedua kepala negara,” ujar Dwi Anggia.