• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Internasional»Presiden Jokowi Upayakan Kehadiran Ukraina dan Rusia dalam KTT G20

Presiden Jokowi Upayakan Kehadiran Ukraina dan Rusia dalam KTT G20

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 May 2022

Presiden Jokowi Upayakan Kehadiran Ukraina dan Rusia dalam KTT G20

Oleh : Deka Prawira

Presiden RI Joko Widodo terus mengupayakan perdamaian antara Rusia dan Ukraina. Komitmen tersebut tercermin dari upaya Pemerintah yang terus menghubungi Presiden Rusia maupun Presiden Ukraina untuk menghentikan perang serta menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Indonesia mencatat rekor sebagai negara berkembang pertama yang dipercaya jadi presidensi G20, yang artinya tahun 2022 ini forum tersebut diselenggarakan di negeri ini. Pertemuan inti G20 diadakan di Bali dan sudah diawali dengan beberapa pre-meeting yang diadakan di Jakarta dan Likupang, Sulawesi Utara.

Pada acara inti G20 akan datang delegasi dari negara-negara anggota G20, seperti Saudi Arabia, Jerman, Italia, Turki, dan juga Rusia.

Presiden Jokowi juga mengundang Ukraina walau negara itu tidak menjadi anggota G20, karena merupakan hak prerogatif dari presidensi.
Dian Triansyah Djani, Co-Sherpa Group of Twenty Indonesia menyatakan bahwa komunikasi dengan Ukraina dan pihak terkait masih terus dilakukan.

Hal itu demi mencari solusi ekonomi atas dampak perang pada ekonomi global. Selain berupaya menghadirkan Ukraina, Indonesia juga mengundang Rusia yang masuk dalam negara G20. Semua langkah dilakukan agar KTT G20 dapat memberikan dampak siginifikan bagi masyarakat.

Ketika Ukraina dan Rusia diundang secara bersamaan maka amat mengejutkan karena kedua belah pihak masih berperang. Invasi Rusia ke Ukraina membuat pemerintah Ukraina meradang dan mencari negara lain yang membelanya. Namun di sini Indonesia tidak berada di sisi sang pembela karena menjadi negara yang netral.
Pertemuan antara Vladimir Putin sebagai Presiden Rusia dan Volodymyr Zelensky sebagai Presiden Ukraina amat penting dilakukan di momen KTT G20. Diharap kedua belah pihak akan bertemu dan berdiskusi serta mengutamakan perdamaian. Indonesia siap menjadi juru damai dan mengakhri konflik di antara kedua negara di kawasan Eropa Timur tersebut.
Perdamaian antara Rusia dan Ukraina memang harus dilakukan karena peperangan selalu membawa banyak kerugian. Selain menyengsarakan rakyat, invasi Rusia juga mengakibatkan naiknya harga minyak dunia menjadi 130 dollar per barrel. Padahal jika harga minyak dunia naik, maka otomatis harga BBM dan minyak goreng juga naik. Keadaan ini terjadi secara global dan bisa mengakibatkan krisis ekonomi massal.
Selain itu, jika konflik antara Rusia dan Ukraina tidak segera dihentikan maka dikhawatirkan akan terbentuk 2 blok, yang membela Rusia dan pihak lain membela Ukraina. Aliansi politik ini bisa menyebabkan perang dunia ketiga dan hal ini sangat ditakutkan oleh banyak orang. Penyebabnya karena jika ada perang maka perekonomian bisa runtuh, juga amat berbahaya karena ada serangan rudal dan bahan kimia berbahaya.
Presiden Jokowi juga telah menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam percakapan tersebut, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa keduanya bertukar pandangan mengenai situasi di Ukraina. Beliau berpendapat bahwa perang harus diakhiri dan negosiasi damai harus diberi ruang. Presiden Jokowi juga mengingatkan Putin tentang pentingnya kerja sama G20.
Sebagai anggota G20, memang seharusnya Rusia menghadiri pertemuan tersebut, karena penting sekali dalam pergaulan internasional. Putin memang belum menyatakan bahwa ia akan datang atau tidak, tetapi melihat sikapnya yang menyambut baik ajakan Presiden Jokowi, bisa jadi ia mempertimbangkan untuk datang. Semoga ia benar-benar datang dan mau beraudensi dengan Presiden Ukraina dan mengadakan perdamaian di momen KTT G20.
Komitmen Pemerintah untuk menghadirkan Ukraina dan Rusia dalam KTT G20 patut mendapat apresiasi. Dengan adanya langkah pro aktif Indonesia, maka perdamaian dunia diharapkan dapat segera diwujudkan.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.