• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Presiden Jokowi Menyepakati Penyelesaian Permasalahan Perbatasan Dengan Malaysia

Presiden Jokowi Menyepakati Penyelesaian Permasalahan Perbatasan Dengan Malaysia

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 10 May 2023

Presiden Jokowi Menyepakati Penyelesaian Permasalahan Perbatasan Dengan Malaysia

Manggarai Barat – Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya penyelesaian sejumlah masalah perbatasan dengan Malaysia. Hal tersebut menjadi pembahasan penting saat pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim, Selasa (9/5/2023).

Menlu Retno Marsudi mengatakan bahwa Presiden RI Joko Widodo sepakat akan segera menyelesaikan negosiasi terkait perbatasan darat dan laut antara Indonesia dengan Malaysia.

“Bapak Presiden menyampaikan pentingnya segera kedua belah pihak untuk menyelesaikan beberapa bidang, terkait dengan perbatasan laut dan juga perbatasan darat,” kata Menlu Retno dalam konferensi pers usai mendampingi Jokowi dalam pertemuan bilateral tersebut, Selasa (9/5/2023).

Diketahui, sebelum pertemuan bilateral di sela-sela KTT Ke-42 ASEAN, kedua pemimpin sempat bertemu saat Presiden Jokowi juga menerima kunjungan kenegaraan PM Anwar Ibrahim di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 9 Januari 2023.

Presiden mengungkapkan beberapa poin kesepakatan Indonesia dan Malaysia. Di antaranya adalah nota kesepahaman (MoU) terkait dengan perbatasan darat segmen Sebatik dan segmen Sinapad Sesai yang diharapkan dapat ditandatangani pada 2023.

Harapan serupa juga disampaikan Presiden Jokowi berkenaan perjanjian laut di wilayah Laut Sulawesi dan Selat Malaka bagian selatan.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, kedua negara juga sepakat untuk menguatkan one channel system atau sistem satu pintu yang mengatur perlindungan pekerja migran asal Indonesia yang bekerja di Malaysia.

“Bapak Presiden kembali mengingatkan pentingnya optimalisasi one channel system dan perlindungan para pekerja migran Indonesia yang bekerja di Malaysia ,” jelas Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi.

Mengawal Mahasiswa Jaga Demokrasi dari Kepentingan yang Memecah Bangsa

July 9, 2026

Menjaga Demokrasi Indonesia dari Manipulasi dan Polarisasi

July 9, 2026

Mengawal Mahasiswa Jaga Demokrasi dari Kepentingan yang Memecah Bangsa

By Kata IndonesiaJuly 9, 20260

Mengawal Mahasiswa Jaga Demokrasi dari Kepentingan yang Memecah Bangsa Oleh : Tri Novrianto Mahasiswa sejak…

Menjaga Demokrasi Indonesia dari Manipulasi dan Polarisasi

By Kata IndonesiaJuly 9, 20260

Menjaga Demokrasi Indonesia dari Manipulasi dan Polarisasi Oleh: Yandi Arya Adinegara Demokrasi pada hakikatnya bukan…

Pemerintah Jamin Hak Warga Menyampaikan Pendapat Secara Damai

By Kata IndonesiaJuly 9, 20260

Pemerintah Jamin Hak Warga Menyampaikan Pendapat Secara Damai Surabaya – Pemerintah menyatakan bahwa kebebasan menyampaikan…

Pemerintah Tegaskan Perbedaan Pendapat Bagian dari Demokrasi Indonesia

By Kata IndonesiaJuly 9, 20260

Pemerintah Tegaskan Perbedaan Pendapat Bagian dari Demokrasi Indonesia Jakarta — Pemerintah menegaskan bahwa perbedaan pendapat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.