Categories: Nasional

Presiden Jokowi Gelar Ratas Antisipasi Virus Monkeypox Jelang IAF di Bali

Presiden Jokowi Gelar Ratas Antisipasi Virus Monkeypox Jelang IAF di Bali

*Jakarta* – Presiden Jokowi Widodo menggelar rapat terbatas untuk perkembangan penanganan dan antisipasi penyakit Monkeypox jelang penyelenggaraan Indonesia Afric Forum di Bali pada 1-3 September 2024 di Istana Negara.

Pada kesempatan tersebut, Presiden meminta kepada semua pihak agar lebih waspada terhadap potensi penyebaran wabah virus cacar monyet (mpox) yang meningkat.

“Saya juga minta betul-betul kehati-hatian kita, kewaspadaan kita terkait dengan penyebaran wabah Mpox [cacar monyet],” katanya.

Kepala Negara meminta pengawasan di seluruh pintu kedatangan internasional agar segera dilakukan pencegahan virus mpox ini dan Kementerian Kesehatan serta lembaga terkait juga diminta untuk melakukan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

“Pengalaman pandemi Covid-19 yang lalu ini bisa dijadikan rujukan. Sehingga saya minta segera untuk dibuat protokol kesehatan dan disosialisasikan secara masif mengenai ini,” tambah Presiden.

Kemudian terkait persiapan penyelenggaraan Indonesia-Africa Forum (IAF) di Bali, Presiden meminta agar akomodasi untuk kepala negara yang akan datang ke Indonesia-Africa dipersiapkan dengan baik.

“Saya minta di-update mengenai kesiapan penyelenggaraan, berapa banyak kepala negara dan kepala pemerintahan yang akan hadir, dan urusan yang berkaitan dengan hotel dan akomodasi,” ujarnya.

Presiden berharap acara Indonesia-Africa Forum (IAF) berjalan dengan lancar dan ada hasil nyata dari acara tersebut.

“Saya ingin pastikan ada betul-betul hasil nyata dari penyelenggaraan dari Indonesia-Africa Forum di Bali ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan tidak ada pembatasan khusus bagi Warga Negara Asing (WNA) dari Afrika menjelang penyelenggaraan Indonesia-Afrika Forum (IAF) di Bali pada 1-3 September 2024. Keputusan ini diambil meskipun terdapat lonjakan kasus cacar monyet (monkeypox atau Mpox) di beberapa negara Afrika.

“Jadi, tidak ada (pembatasan). Karena memang WHO juga tidak menganjurkan adanya diskriminasi dari orang-orang yang datang, dan benar, pengalaman kita kalau ditutup masuknya kan bisa dari titik lain juga,”

Meski tidak ada pembatasan khusus, Budi menyatakan, Indonesia akan memperkuat sistem pemantauan penyakit dengan mengaktifkan kembali Electronic Surveillance Card. Sistem ini mengharuskan pendatang dari luar negeri untuk mengisi data diri, riwayat perjalanan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan.

Jika sehat, maka sistem akan menunjukkan warga hijau. Namun jika berpotensi menularkan, sistem akan menunjukkan warna merah sama seperti saat Covid-19. “Kalau kuning, merah kita lihat suhunya, kalau ternyata memang tinggi dan ada ruam-ruam nanti diambil PCR,” pungkas Budi.

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

Pesantren Darul Amanah Indonesia: Sistem Keamanan Haji Saudi Semakin Canggih dan Nyaman

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal KH. Muhammad Fatwa menghadiri halalbihalal dengan Duta Besar Saudi…

7 hours ago

Resmi! Amran Sulaiman Kini Punya Hak Pilih Direksi BUMN Pangan Atas Restu Prabowo

Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Percepatan Swasembada Pangan…

10 hours ago

Jeritan Hati Rakyat Soal PHK, Pulung Agustanto: Pemerintah Harus Segera Bertindak!

Ekonomi Indonesia diperkirakan akan menghadapi tekanan akibat berbagai kondisi yang berdampak ke tanah air. Perang…

11 hours ago

Kepuasan Publik dan Legitimasi Program MBG

Kepuasan Publik dan Legitimasi Program MBG Oleh : Rivka Mayangsari Dukungan publik terhadap pemerintahan Presiden…

11 hours ago

MBG dan Tingginya Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintah

MBG dan Tingginya Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintah Oleh: Asep Faturahman Program Makan Bergizi Gratis…

11 hours ago

Miris! Demi Cuan, Daging Ikan Sapu-sapu Ciliwung Jaktim Berakhir di Gerobak Siomay dan Pakan Bebek

Ikan sapu-sapu yang ditangkap di aliran Kali Ciliwung, Kramat Jati, Jakarta Timur, kerap dimanfaatkan oleh…

11 hours ago