• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Perkuat Nasionalisme dan Toleransi, BIN Katalisator Pendirian Asrama Mahasiswa Nusantara

Perkuat Nasionalisme dan Toleransi, BIN Katalisator Pendirian Asrama Mahasiswa Nusantara

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 28 November 2022

Perkuat Nasionalisme dan Toleransi, BIN Katalisator Pendirian Asrama Mahasiswa Nusantara

Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya telah selesai dibangun bahkan telah dihuni oleh lebih dari 400 mahasiswa se-Indonesia yang menempuh ilmu di berbagai perguruan tinggi di Surabaya dan sekitarnya. Badan Intelijen Negara (BIN) menjadi katalisator pendirian AMN. Amanah yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada BIN dalam rangka memperkuat nasionalisme dan toleransi antar suku, agama dan ras di Tanah Air.

BIN sebagai ujung tombak pertahanan dalam negeri, memang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mencegah penyebaran paham-paham menyimpang, yang bertentangan dengan Pancasila dan membahayakan keutuhan NKRI.

Untuk itu, BIN terus melakukan upaya-upaya nyata dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa agar tidak mudah tergoyah dengan paham-paham anti Pancasila.

Pembinaan dilakukan BIN pada beberapa kegiatan mahasiswa yang ada di AMN, untuk peningkatan kompetensi dan pemahaman mengenai wawasan kebangsaan, kewarganegaraan, karakter pelajar Pancasila, bela negara, kewirausahaan, kepemimpinan, dan kepeloporan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa visi dari pembangunan AMN ini adalah menyatukan perbedaan mahasiswa yang datang dari seluruh Provinsi di Indonesia. Sehingga mereka bisa berbaur dari berbagai Suku, Agama, dan Ras. Karena hal tersebut akan mencerminkan semboyan bangsa ini, yaitu semangat Bhinneka Tunggal Ika. Semangat tersebut memang menjadi nafas utama dari pembangunan AMN.

Menurut Khofifah, AMN di Surabaya ini juga berfungsi untuk wadah pendidikan dan pembentukan karakter calon generasi penerus bangsa. Mereka akan terus dibina dengan banyak macam kegiatan, yang mana penyelenggaraannya didukung secara langsung oleh pihak Badan Intelijen Negara (BIN).

AMN yang ada di Kota Surabaya, Jawa Timur merupakan sebuah hunian multikultural bagi mahasiswa penerima beasiswa pendidikan dari berbagai daerah yang berkuliah di Surabaya dan sekitarnya. Pembangunan AMN telah dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sejak bulan September 2021 lalu.

Dirjen Cipta Karya, Diana Kusumastuti menjelaskan bahwa asrama tersebut mampu menampung sekitar 532 mahasiswa, yang kemudian targetnya adalah bisa menampung sebanyak 40 persen mahasiswa asli Papua yang mengenyam pendidikan tinggi atau berkuliah di Jawa Timur.

AMN di Surabaya ini, berdiri diatas lahan milik Pemprov Jawa Timur seluas 9.975 m², berlokasi tepat di sebelah gedung arsip Pemprov Jawa Timur. Pembangun dikerjakan oleh kontraktor PT Nindya Karya (Persero) Tbk dan PT Parigraha Konsultan selaku Konsultan Manajemen dengan nilai kontrak sebesar Rp86,7 miliar.

AMN Surabaya dapat menampung 528 mahasiswa dengan fasilitas pendukung berupa kamar mandi dan toilet komunal, ruang ibadah bersama, klinik, kantor pengelola, ruang makan, dapur, ruang laundry, ruang sekuriti, dan lain-lain.

Selain itu juga, AMN dilengkapi dengan fasilitas pengembangan kompetensi mahasiswa, seperti perpustakaan/ruang baca, ruang belajar, ruang seni, laboratorium bahasa, lapangan olahraga, ruang pembinaan entrepreneurship dan kebun.

Untuk diketahui, pembangunan AMN ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 106 Tahun 2021 tentang Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) sebagai wadah pembinaan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bagi generasi muda di tingkat perguruan tinggi dengan menyediakan asrama bagi mahasiswa dari berbagai daerah yang sedang kuliah di kota/kabupaten lain.

Selain di Surabaya, AMN juga akan dibangun di 5 kota/kabupaten lainnya seperti di Jakarta, Bantul (DIY), Malang (Jawa Timur), Makassar (Sulawesi Selatan), dan Minahasa (Sulawesi Utara).

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa kita sedang menuju Indonesia Emas, jangan sampai cita-cita ini dirusak oleh paham-paham yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa ini.

Apresiasi yang tinggi patut diberikan pada suksesnya pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN), sebagai wadah perwujudan Bhinneka Tunggal Ika bagi seluruh mahasiswa di Indonesia.

Oleh: Purwanti Hanifa (/Penulis/Mantan Jurnalis

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Resiliensi Makroekonomi di Tengah Fragmentasi Geopolitik

October 22, 2026

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Rakyat Jadi Prioritas Menuju Indonesia Sejahtera

October 22, 2026

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Resiliensi Makroekonomi di Tengah Fragmentasi Geopolitik

By Kata IndonesiaOctober 22, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Resiliensi Makroekonomi di Tengah Fragmentasi Geopolitik  Oleh: Pamella Dewi Lorena Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum mengevaluasi ketahanan ekonomi Indonesia. Di tengah ketidakpastian geopolitik, perubahan kebijakan perdagangan internasional, dan risiko gangguan iklim, perekonomian nasional tetap mencatat pertumbuhan di atas lima persen. Namun, resiliensi makroekonomi perlu ditelaah melalui produktivitas, daya beli, dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Dalam perspektif ekonomi pembangunan, stabilitas tidak semata ditentukan pertumbuhan produk domestik bruto. Stabilitas harga, kesinambungan investasi, ketahanan produksi, serta efektivitas kebijakan sosial merupakan indikator yang saling berkaitan. Pertumbuhan berkelanjutan membutuhkan fondasi struktural agar perekonomian tidak rentan terhadap tekanan eksternal. Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mochammad Firman Hidayat, menilai perkembangan ekonomi Indonesia harus ditempatkan dalam konteks tantangan global yang kompleks. Perubahan kebijakan ekonomi Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump, konflik geopolitik, peperangan, serta fenomena El Niño menjadi faktor eksternal yang turut memengaruhi aktivitas perekonomian. Menurut Firman, berbagai tekanan tersebut tidak menghalangi Indonesia mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas lima persen dengan inflasi relatif terkendali. Kebijakan hilirisasi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi melalui peningkatan aktivitas produksi dan penciptaan nilai tambah domestik. Ketahanan tersebut menunjukkan pentingnya membedakan stabilitas jangka pendek dengan transformasi ekonomi jangka panjang. Stabilitas makroekonomi menyediakan ruang investasi, sedangkan hilirisasi berpotensi memperkuat struktur industri nasional. Meski demikian, kontribusinya terhadap produktivitas, penciptaan lapangan kerja, dan pendapatan masyarakat perlu terus dievaluasi. …

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Rakyat Jadi Prioritas Menuju Indonesia Sejahtera

By Kata IndonesiaOctober 22, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Rakyat Jadi Prioritas Menuju Indonesia Sejahtera Oleh: Bagas Wicaksono Dua tahun…

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.