• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Peringatan Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Perangi Radikalisme Digital

Peringatan Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Perangi Radikalisme Digital

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 31 May 2026

Peringatan Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Perangi Radikalisme Digital

Jakarta — Peringatan Hari Lahir Pancasila dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat semangat persatuan nasional sekaligus mendukung langkah pemerintah dalam memerangi penyebaran radikalisme digital. Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, pemerintah terus memperkuat upaya menjaga ruang digital agar tetap sehat, aman, dan selaras dengan nilai-nilai kebangsaan.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengatakan pemerintah berkomitmen memperkuat implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat, termasuk di ruang digital yang kini menjadi bagian penting aktivitas publik. Menurutnya, penguatan ideologi Pancasila menjadi benteng utama menghadapi penyebaran paham intoleransi, ujaran kebencian, dan propaganda radikal di media sosial.

“Pancasila harus menjadi pedoman masyarakat dalam bermedia digital. Pemerintah terus hadir memastikan ruang digital Indonesia tetap sehat, damai, dan memperkuat persatuan bangsa,” ujar Yudian.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah juga terus mendorong penguatan literasi digital melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat lebih kritis dalam memilah informasi serta tidak mudah terprovokasi oleh konten negatif yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Generasi muda harus menjadi pelopor penyebaran konten positif yang mencerminkan nilai gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air,” katanya.

 

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa pemerintah terus meningkatkan pengawasan terhadap penyebaran konten radikalisme dan ekstremisme di platform digital. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus melindungi masyarakat dari pengaruh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

 

“Pemerintah tidak tinggal diam menghadapi ancaman radikalisme digital. Penguatan pengawasan, literasi digital, dan kolaborasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan produktif,” ujar Meutya Hafid.

 

Meutya menambahkan bahwa pemerintah juga memperkuat sinergi dengan platform media sosial, komunitas digital, akademisi, hingga organisasi masyarakat guna memperluas edukasi literasi digital di berbagai daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan nasional di era transformasi teknologi.

 

“Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan bangsa tidak hanya dilakukan di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital yang kini menjadi bagian kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru

July 29, 2026

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

July 29, 2026

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru Bali – Menteri Lingkungan…

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan teknologi digital telah…

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital 

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital  Oleh : Gavin Asadit Perkembangan teknologi digital telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses informasi hingga percepatan transformasi ekonomi. Namun, di balik berbagai peluang tersebut, ruang siber juga menghadirkan tantangan baru berupa penyebaran paham radikal, propaganda ekstremisme, rekrutmen anggota kelompok teror, hingga pendanaan terorisme melalui platform digital. Pemerintah memandang ancaman tersebut sebagai bentuk baru terorisme yang membutuhkan pendekatan penanganan yang lebih adaptif dan kolaboratif. Oleh karena itu, sepanjang 2026 pemerintah terus memperkuat strategi nasional dalam menghadapi terorisme digital melalui sinergi antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), aparat penegak hukum, penyelenggara platform digital, serta masyarakat. Perubahan pola penyebaran paham radikal menjadi perhatian serius pemerintah. Jika sebelumnya proses radikalisasi banyak berlangsung melalui pertemuan langsung, kini media sosial, aplikasi percakapan, forum daring, hingga berbagai platform digital menjadi sarana utama penyebaran propaganda. Laporan tren terorisme yang dipublikasikan BNPT bersama UNDP menunjukkan bahwa sebagian pelaku tindak pidana terorisme dalam beberapa tahun terakhir pertama kali terpapar konten ekstremis melalui internet, bahkan terdapat pelaku yang seluruh aktivitas radikalisasinya berlangsung di ruang digital. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa ancaman terorisme kini semakin bergeser ke ranah siber sehingga strategi pencegahan harus ikut bertransformasi dengan memperkuat literasi digital, pengawasan ruang siber, serta ketahanan masyarakat terhadap propaganda ekstremisme. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono, menegaskan bahwa pencegahan terorisme tidak lagi hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga harus mengedepankan upaya preventif melalui penguatan ketahanan masyarakat di ruang digital. Menurutnya, BNPT terus memperkuat strategi kontra narasi, meningkatkan kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, serta memperluas edukasi kepada generasi muda agar mampu mengenali dan menolak berbagai bentuk propaganda ekstremisme yang beredar melalui internet. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci karena ancaman digital berkembang sangat cepat dan tidak mengenal batas wilayah. Sejalan dengan penguatan strategi pencegahan, pemerintah juga memperkuat tata kelola ruang digital melalui berbagai regulasi dan kebijakan. Kementerian Komunikasi dan Digital terus meningkatkan kerja sama dengan BNPT dalam mempersempit ruang gerak penyebaran konten radikal, termasuk melalui implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital dan peningkatan pengawasan terhadap platform digital. Pemerintah menilai bahwa ruang digital yang sehat harus dibangun melalui keseimbangan antara perlindungan kebebasan berekspresi dan perlindungan masyarakat dari konten yang mengandung unsur radikalisme, kekerasan, maupun propaganda terorisme. Pendekatan tersebut dilakukan secara bertahap melalui penguatan sistem pengawasan, peningkatan literasi digital, serta koordinasi dengan penyelenggara platform digital nasional maupun global. …

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.