• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Penyesuaian Harga BBM Solusi Terbaik Jaga Stabilitas Negara

Penyesuaian Harga BBM Solusi Terbaik Jaga Stabilitas Negara

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 8 September 2022

Penyesuaian Harga BBM Solusi Terbaik Jaga Stabilitas Negara

Oleh : Raditya Rahman

Salah satu tugas utama Pemerintah adalah terus menjaga stabilitas negara supaya tidak ada ketimpangan atau ketidakadilan terjadi di masyarakat. Maka memang kebijakan penyesuaian harga BBM merupakan solusi terbaik bahkan jika dilihat dari berbagai macam aspek untuk kebaikan rakyat.

Penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan sebuah upaya terbaik yang dilakukan Pemerintah untuk bisa mengurangi beban APBN yang selama ini ternyata terlalu terbebani karena subsidi energi.

Kemudian, anggaran negara yang sudah diringankan tadi akan kembali diperuntukkan demi memberikan subsidi namun khusus hanya untuk masyarakat kelompok rentan saja sehingga akan menjadi sangat tepat sasaran.

Kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah ini adalah jalan tengah paling ideal, pasalnya jika ditelisik selama ini pemberian subsidi energi pada komoditas BBM di masyarakat nyatanya justru sebanyak 80 persen diantaranya malah dinikmati oleh masyarakat kelas menengah ke atas, yang mana seharusnya mereka tidak layak dan tidak terlalu membutuhkan subsidi dari negara tersebut.

Jika hal tersebut terus terjadi, maka jelas asas keadilan tidak akan bisa diperoleh oleh masyarakat.

Padahal niat awal pemberian subsidi adalah supaya mampu meringankan beban masyarakat bawah jika hendak membeli BBM, namun dengan mengetahui realitas lapangan demikian, maka memang sudah selayaknya dilakukan evaluasi hingga akhirnya ditetapkan bagaimana caranya supaya pemberian subsidi dari Pemerintah itu hanya diperuntukkan mereka yang benar-benar membutuhkan saja.
Presiden RI, Joko Widodo bahkan juga menegaskan bahwa memang subsidi yang merupakan uang rakyat harus tepat sasaran. Subsidi harus menguntungkan masyarakat yang kurang mampu. Mestinya uang negara itu harus diprioritaskan untuk memberikan subsidi kepada masyarakat yang kurang mampu. Dan, saat ini, Pemerintah harus membuat keputusan dalam situasi sulit.
Bagaimana tidak sulit, pasalnya memang harga minyak dunia juga terus mengalami kenaikan secara konstan bahkan sejak 50 tahun terakhir. Apabila subsidi terus digunakan, sedangkan di sisi lain jumlah konsumsi BBM yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia terus meningkat pula, maka dana APBN yang sudah termakan sebanyak Rp 502 triliun, bukan tak mungkin masih kurang dan harus ditambahi lagi.
Maka dari itu, Presiden Jokowi menyatakan bahwa memang penyesuaian harga BBM yang telah dilakukan bukanlah sebuah kebijakan yang tiba-tiba dilakukan, melainkan sudah mengalami kajian yang sangat mendalam dengan mempertimbangkan banyak hal pula. Sehingga kebijakan tersebut menjadi langkah pilihan terakhir yang diambil oleh Pemerintah.
Keadaan saat ini memang serba sulit, karena mash terdapat guncangan di geopolitik dunia sehingga turut berpengaruh pula pada beberapa harga komoditas yang pasokannya menjadi langka dan harganya melonjak. Tentu kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah ini sangat patut mendapatkan apresiasi besar karena Pemerintah sangatlah berkomitmen untuk tetap mempertahankan dan mengelola stabilitas fiskal negara. Apabila salah langkah saja, maka bukan tidak mungkin ancaman negara akan mengalami krisis seperti Sri Lanka.
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Marsudi Syuhud menyatakan bahwa kebijakan yang diambil ini memang merupakan kewajiban bagi Pemerintah karena di dalamnya mengandung kemaslahatan dan kebaikan bagi rakyat, utamanya mereka yang memang membutuhkan. Karena jika subsidi BBM nyatanya masih dinikmati oleh masyarakat mampu, hal itu sama sekali tidak sesuai dengan ajaran agama lantaran mengandung ketidakadilan bagi umat.
Lebih lanjut, Kyai Marsudi juga menyampaikan bahwa keputusan Pemerintah untuk melakukan penyesuaian harga BBM memang adalah kebijakan terbaik. Di dalam kebijakan tersebut, sekaligus Pemerintah akan menjaga stabilitas dan juga penuh akan kemaslahatan, di tambah dengan bagaimana kondisi ekonomi global yang memang saat ini tengah mengalami turbulensi.
Di sisi lain, pengamat isu-isu strategis, Prof. Imron Cotan menambahkan pula bahwa penyesuaian harga BBM ini ternyata bukan hanya perilah mengurangi tekanan pada pembiayaan APBN, melainkan juga merupakan momentum terbaik supaya Indonesia perlahan-lahan bisa beralih pada penggunaan dan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).
Sebagaimana data yang dirilis oleh Nationally Determined Contribution (NDC), Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang memiliki komitmen tinggi untuk bisa mengurangi emisi karbon setidaknya hingga sekitar 29 persen. Bahkan jika upaya tersebut dibantu oleh dukungan Internasional, maka bukan tak mungkin perkiraan angkanya akan menjadi 41 persen di tahun 2030 mendatang. Bagi Prof. Imron, komitmen untuk keberlangsungan lingkungan itu akan sulit dicapai jika APBN masih saja terus terkunci hanya untuk melakukan subsidi energi.
Kemudian jika dilihat dari aspek lain, yakni terkait dengan stabilitas dan ketahanan negara, ternyata juga kebijakan penyesuaian harga BBM ini masih menjadi pilihan terbaik. Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin), Jend Pol (Purn), Budi Gunawan menyatakan bahwa akibat dari guncangan perekonomian global ternyata juga berdampak pada ekonomi nasional, utamanya bagi masyarakat kelas bawah. Maka dari itu dengan pemberian subsidi pada mereka menjadi solusi terbaik untuk terus mempertahankan stabilitas.
Jadi bisa dikatakan bahwa memang bukan hanya sekedar pada aspek ekonomi saja, melainkan di dalamnya ada aspek keadilan, pertahanan stabilitas nasional bahkan hingga aspek ajaran agama yang sangat menganjurkan Pemerintah untuk tidak terus menerus memberikan kebijakan yang justru menguntungkan masyarakat mampu dan menjadikannya kurang tepat sasaran. Penyesuaian harga BBM subsidi memang menjadi solusi terbaik mengatasi itu semua.

)* Penulis adalah kontributors Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.