• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Penyederhanaan Birokarasi Wujudkan Pemerintahan Berkelas Dunia

Penyederhanaan Birokarasi Wujudkan Pemerintahan Berkelas Dunia

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 24 January 2020

Oleh : Alfisyah Kumalasari

Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf terus berkomitmen mewujudkan penyederhanaan birokrasi. Selain bertujuan mempercepat pengambilan keputusan dan menghemat anggaran, penyederhanaan birokrasi juga mampu mewujudkan pola Pemerintahan berkelas dunia.

Pada masa sebelum reformasi dilakukan, aparatur atau SDM birokrasi banyak yang tidak berkompeten di bidang pekerjaan dan tidak profesional karena praktik-praktik nepotisme.Birokrasi menjadi gemuk karena harus menampung sanak saudara dan keluarga para pejabat atau penguasa dalam birokrasi.

Rendahnya mutu aparatur atau SDM birokrasi kala itu bisa dilihat dari beberapa indikator seperti kemampuan pelayanan yang tidak optimal, dimana sebagian besar waktu tidak digunakan secara produktif, dan belum optimalnya peran-peran dalam menemukan terrobosan dalam menjalankan tugas sebagaimana diamanatkan.

Pada periode keduanya, Jokowi menginginkan adanya perampingan birokrasi atau dengan istilah reformasi birokrasi. Hal ini bertujuan agar birokrasi di Indonesia menjadi lebih efisien, rasional cepat dan tepat.

Pengamat kebijakan publik dari Banera Institute, Ferdy Hasiman menyambut baik rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memangkas birokrasi sebagai wujud reformasi birokrasi pasca reformasi 1998.

Menurut Ferdy, bukan hanya perkembangan dunia digital yang cepat, tetapi pelaku usaha juga ingin bergerak cepat agar bisa merespons pasar yang begitu cepat. Kecepatan itu tidak dibarengi dengan kecepatan perizinan di pemerintahan yang berjalan begitu lamban karena harus melewati rantai birokrasi yang berbelit atau begitu panjang.

Dalam penelitiannya, ia kerap menemui kasus korupsi yang melibatkan sektor swasta dan pemerintah. Contoh kasusnya kasus suap terjadi karena para manajer dan pimpinan perusahaan ingin bekerja cepat mengejar pasar. Tetapi target mereka terkendala oleh rantai birokrasi yang begitu panjang. Untuk menyelesaikan satu perizinan saja butuh waktu yang begitu panjang dan bisa sampai bertahun-tahun.

Akibatnya, banyak sekali manajer dan pemimpin perusahaan menempuh jalur cepat dengan cara menyogok birokrat agar mempercepat izin. Sudah banyak bukti kasus korupsi akibat kondisi tersebut.

Oleh karena itulah, ia mendukung ide Presiden Jokowi dalam upaya memangkas beberapa jenjang eselen bahkan eselon hingga menjadi 2 eselon saja. Alasannya, jumlah PNS dan birokrat sangat besar, sementara kerja para anggota PNS banyak yang tidak efektif.
Ia juga mengamati, selama ini banyak sekali eselon dalam birokrasi yang mengidap penyakit parkinson alias manusia selalu punya kebutuhan untuk dianggap penting dan terhormat oleh orang-orang sekelilingnya.

Artinya, dengan munculnya banyak eselon tentu tidak lepas dari permintaan psikologi ingin jadi atasan dan bos. Eselon-eselon ini tanpa sadar terus-menerus mengangkat bawahannya, karena semakin banyak bawahan semakin penting.

Padahal kerjanya menjadi bertele-tele dan tidak efektif. Resikonya, birokrasi menjadi gemuk alias membengkak dan tidak ada gunanya.
Contohnya ada di NTT, dimana ada satu Kabupaten yang mempekerjakan 50 PNS untuk menjaga perpustakaan daerah saja, padahal kapasitas perpustakaannya sangat tidak memadai dan buku-bukunya tidak begitu banyak.

Ketika ditanya apa yang dilakukannya, mereka menjawab ‘datang pagi abses dan setelah itu bermain catur.’ Tentu saja ini menunjukkan bahwa permintaan rekrutmen PNS di birokrasi seringkali tidak sesuai dengan permintaan beban kerja.

Dirinya meyakini, bahwa dengan adanya penyederhanaan birokrasi justru dapat menghemat anggaran negara. Jika birokrasi disusu sesuai kebutuhan untuk mencapai tujuan optimal, jumlah eselon bisa diperkecil dan efeknya jumlah PNS bisa diperkecil.

Pengeluaran untuk gaji, alat kerja, kantor dan biaya perjalanan menjadi lebih hemat.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan mempercepat akselerasi penyederhanaan jebatan di birokrasi. Tahun ini pengalihan jabatan dari struktural ke fungsional ditargetkan selesai.

Tjahjo Kumolo selaku MenPan-RB menuturkan, penyederhanaan birokrasi bertujuan untuk meningkatkan efektifitas pemerintahan dan mempercepat pengambilan keputusan.
Pemangkasan Birokrasi tentu merupakan sesuatu yang penting, agar urusan yang berkaitan dengan surat-menyurat termasuk pengajuan perijinan itu bisa lebih cepat dan tidak berbelit-belit hingga bisa mencapai empat bulan.

Pada kesempatan berbeda, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, penyederhanaan birokrasi perlu dilakukan agar ada dampak nyata reformasi birokrasi terhadap pelayanan publik.

Ma’ruf mengatakan, Reformasi birokrasi harus berujung pada pelayanan publik yang cepat, mudah, dan murah, serta tetap dapat diakses dalam segala kondisi.

Perampingan atau penyederhanaan birokrasi yang dicanangkan pemerintah tentu menjadi jawaban atas berbelitnya birokrasi yang ada di Indonesia, tentu saja dengan birokrasi yang cepat dan murah, maka perekonomian nasional akan meningkat.

Penulis adalah pengamat sosial politik

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

September 14, 2026

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

September 14, 2026

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia Jakarta – Menteri Koordinator Bidang…

Indonesia Jadi Peringkat Keempat Ekonomi Syariah Terbesar Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Indonesia Jadi Peringkat Keempat Ekonomi Syariah Terbesar Dunia JAKARTA – Di tengah ketidakpastian serta dinamika…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.