• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Keuangan»Penyaluran BLT BBM Demi Menyejahterakan Kelompok Terdampak

Penyaluran BLT BBM Demi Menyejahterakan Kelompok Terdampak

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 11 September 2022

Penyaluran BLT BBM Demi Menyejahterakan Kelompok Terdampak

Oleh : Deka Prawira

Penyaluran BLT BBM oleh Pemerintah dinilai tepat. Penyaluran BLT tersebut merupakan bagian dari kebijakan alih subsidi BBM yang bertujuan agar kelompok terdampak bisa merasakan keadilan dan kesejahteraan dari subsidi BBM yang selama ini justru dikonsumsi masyarakat mampu.

Penyesuaian harga BBM subsidi yang dilakukan pemerintah memang sejauh ini diproyeksikan supaya mampu mengurangi beban APBN. Pasalnya tidak sedikit APBN yang terbakar hanya karena kepentingan konsumtif yang nyatanya justru di lapangan sama sekali tidak tepat sasaran tersebut.

Maka dari itu, Tokoh Muda Papua, Steve Mara menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM yang ditetapkan oleh pemerintah memang sudah tepat.

Karena dengan longgarnya anggaran negara, maka APBN bisa dialihkan ke pembangunan sektor lain, dan kemudian sisanya bisa diprioritaskan untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPW LIRA Provinsi Papua tersebut menegaskan bahwa kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah ini sangat sesuai dengan pemenuhan sila ke-5 dalam Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam hal ini, banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan motor dan mobil. Sementara itu, pengguna motor di Indonesia lebih banyak ketimbang mobil, namun pengisian BBM lebih banyak itu justru kepada kendaraan mobil.

Artinya orang dengan kemampuan diatas rata-rata yang menggunakan mobil lebih banyak menikmati subsidi yang diperuntukan untuk masyarakat kurang mampu

Lebih lanjut, Steve juga menjelaskan bahwa ketidakadilan di sini bukan hanya dinikmati oleh masyarakat mampu saja, melainkan juga justru subsidi BBM dinikmati oleh perusahaan besar.
Dalam hal in, perusahaan dengan skala besar membutuhkan ribuan liter BBM setiap harinya dibandingkan dengan usaha kecil. Artinya perusahaan besar dapat disebutkan sedang menikmati bahan bakar subsidi yang diperuntukan untuk masyarakat tidak mampu.
Untuk itu, sebenarnya bagi Steve sudah tidak ada alasan lagi masyarakat bisa menolak adanya kebijakan penyesuaian harga BBM tersebut.
Oleh sebab itu, keputusan pemerintah menyesuaikan subsidi untuk bahan bakar dan menggantinya dengan memberikan bantuan langsung tunai kepada masyarakat tidak mampu agar penggunaanya bisa tepat sasaran. Dengan adanya penyesuaian tersebut, dana subsidi juga dapat dialihkan untuk hal-hal positif.
Terkait hal tersebut, Executive Director Energy Watch, Mamit Setiawan menjelaskan bahwa realokasi APBN yang dilakukan pemerintah itu sangat baik lantaran dialihkan pada beberapa kegiatan yang jauh lebih bersifat produktif.
Dalam rangka melakukan penghematan, subsidi BBM dapat dialihkan untuk kegiatan-kegiatan yang lebih berdaya guna seperti beasiswa sekolah, bantuan kepada nelayan dan petani, pembangunan rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur lain.
Di sisi lain, menurut Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Marsudi Syuhud, dengan adanya pengalihan kebijakan untuk pembangunan sektor produktif, di sana terletak aspek kemaslahatan rakyat yang dijunjung oleh pemerintah. Aspek kemaslahatan merupakan sebuah hal yang tidak bisa diganggu gugat lagi dalam tata kelola negara.
Strategi penyaluran bantalan sosial juga dinilainya sebagai bentuk upaya Pemerintah supaya penyesuaian harga BBM tidak berdampak secara luas pada sektor lain.
Pemerintah telah menyiapkan dana bantalan sosial sebagai jaring pengaman dampak penyesuaian harga BBM. Dalam hal ini, dana bantuan sosial (bansos) berjumlah senilai 24,17 Triliun yang terbagi dalam 3 jenis bantuan. Pertama adalah BLT yang diberikan ke 20,4 juta masyarakat. Kedua adalah bantuan subsidi upah sebesar 600.000 kepada 16 juta pekerja dengan gaji maksimal 3,5 juta rupiah per bulan.
Sementara yang ketiga adalah bantuan dari pemerintah daerah sebesar 2,17 Triliun, yang diberikan kepada pekerja sektor transportasi seperti sopir, nelayan, dan lain sebagainya. Beragam bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang berhak dan mereka senang karena mendapatkan kompensasi dari penyesuaian harga BBM.
Pemberian Bansos menunjukkan perhatian pemerintah kepada rakyat kalangan bawah. Mereka tidak akan kesulitan lagi setelah harga BBM disesuaikan karena subsidinya dikurangi. Namun akan bisa terus beraktivitas seperti biasa karena diberi adanya dana kompensasi kepada Pemerintah. Sebelumnya, masyarakat pun sudah banyak mendapat bantuan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 dari Pemerintah, sehingga diharapkan dapat menjaga daya beli rakyat.
Kompensasi penyesuaian harga BBM diyakini akan lebih baik, karena subsidi akan tepat diberikan kepada mereka yang berhak. Subsidi BBM yang dialihkan menjadi Bansos akan langsung diberikan kepada warga yang kurang mampu, sehingga lebih tepat sasaran dibandingkan dengan pemberian subsidi BBM. Sementara jika tidak ada pengalihan subsidi malah berbahaya, karena BBM yang bersubsidi bisa saja dibeli oleh warga yang mampu, sehingga tidak memenuhi aspek keadilan.
Pemberian Bansos sebagai kompensasi penyesuaian harga BBM diyakini merupakan langkah yang tepat untuk mewujudkan keadilan masyarakat. Dengan adanya bantuan tersebut, roda perekonomian rakyat dapat terus berputar dan keuangan negara dapat terselamatkan.

 

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.