• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pengendalian Covid-19 Indonesia Terbaik di ASEAN

Pengendalian Covid-19 Indonesia Terbaik di ASEAN

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 8 May 2022

Pengendalian Covid-19 Indonesia Terbaik di ASEAN

Oleh : Alfisyah Dianasari

Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa pengendalian dan situasi Covid-19 di Indonesia lebih baik dari negara lain di ASEAN, termasuk Malaysia dan Singapura. Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan selalu menerapkan Prokes ketat seiring adanya mutasi Covid-19.

Status pandemi di dunia ini memang masih belum berakhir, dalam artian Covid-19 masih saja berpotensi untuk mengancam siapapun, terutama mereka yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan juga mereka yang memiliki imunitas lemah.

Meski begitu, sejatinya Indonesia sendiri telah berhasil mengendalikan pandemi dengan sangat baik.

Siti Nadia Tarmizi selaku Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 menyatakan bahwa pengendalian pandemi yang ada di Indonesia bisa dikatakan lebih baik daripada negara-negara ASEAN lainnya.

Data tersebut bukanlah isapan jempol belaka karena memang menurut laporan di Malaysia sendiri, mereka masih memiliki sekitar 4 ribu kasus hingga tanggal 24 April 2022 lalu.
Kemudian untuk Singapura sendiri mencatatkan sekitar 2 ribu kasus per hari. Bahkan yang jauh lebih parah adalah Thailand yang masih harus berjuang dengan sekitar 15 ribu kasus dan juga Australia dengan sekitar 33 ribu kasus per hari. Sedangkan seluruh data tersebut apabila dibandingkan dengan Indonesia, bisa dikatakan sudah sangat jauh perbandingannya.
Pasalnya tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini hampir semua provinsi di Indonesia sudah berada dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1, yang mana berarti sudah tidak terjadi lagi peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan. Bahkan data menunjukkan, pada tanggal 25 April 2022, Indonesia memiliki hanya 317 kasus. Tidak tanggung-tanggung, Positivity rate yang dimiliki oleh Indonesia mencapai kurang dari 1 persen yakni 0,52 persen.
Mengenai angka kematian di Indonesia sendiri, dilaporkan hanya sebanyak 33 kasus, bahkan pada kejadian tertingginya mencapai 220 kasus ketika puncak Omicron terjadi. Selanjutnya untuk angka reproduksi dari virus tersebut sendiri, di Indonesia sudah mencapai kurang dari 1, yang mana berarti sudah bisa dikatakan bahwa pandemi sudah sangat terkendali di Tanah Air.
Jelas sekali angka tersebut jauh jika dibandingkan dengan negara-negara lain di atas dan juga kita sendiri sudah jauh lebih berbenah apabila dibandingkan dengan meledaknya kasus puncak Omicron dengan puncaknya varian Delta yang memang cukup telak hingga membuat angka kematian menjadi tinggi. Menurunnya angka positifitas tersebut juga berkorelasi dengan menurunnya pula tingkat keterisian rumah sakit hingga dilaporkan pada 23 April 2022 hanya sekitar 3 persen saja dari total kapasitas.
Beberapa pekan terakhir memang status pandemi yang berada di Indonesia kian hari semakin menunjukkan perbaikan dan mengarah ke arah yang lebih baik. Sudah terlihat bagaimana penurunan angka kasus positif harian kita hingga bagaimana akhirnya pihak pemerintah mencoba untuk memberikan kelonggaran masyarakat dalam melakukan mobilitas.
Seluruh perbaikan yang terjadi ini merupakan hasil dari sinergitas yang baik antara peran Pemerintah dengan masyarakat sendiri. Dijelaskan oleh Siti Nadia bahwa peran masyarakat tak kalah pentingnya hingga sekarang kita berhasil di titik ini. Masyarakat sendiri sangat tertib untuk melakukan vaksinasi mulai dari dosis pertama bahkan hingga dosis ketiga atau booster.
Di pihak pemerintah sendiri, seluruh aturan juga sudah diberlakukan mulai dari kewajiban untuk melakukan vaksinasi, usaha untuk meratakan adanya vaksinasi di setiap wilayah, kewajiban protokol kesehatan, hingga penggunaan PeduliLindungi dan sebagainya. Kolaborasi dan partisipasi dari seluruh pihak tersebut memang merupakan hal yang terbaik untuk bisa segera mengentaskan situasi pandemi.
Keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 Indonesia yang terbaik diantara negara-negara ASEAN, hendaknya tidak membuat masyarakat terlena, mengingat saat ini terjadi lonjakan mobilitas pada momentum mudik Lebaran 2022. Oleh sebab itu masyarakat diimbau untuk selalu taat Prokes untuk menjaga tren positif pengendalian pandemi Covid-19 sekaligus mempercepat transisi pandemi ke endemi.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

August 22, 2026

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

August 22, 2026

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi  Oleh: Hanan Alfawazi Ketahanan energi merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan dapat diandalkan, pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, arah kebijakan energi Indonesia pada 2027 memiliki arti strategis, bukan sekadar sebagai agenda sektoral, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian nasional. Kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi, sementara produksi minyak nasional menghadapi tekanan penurunan alamiah. Pada saat yang sama, dinamika geopolitik global membuat harga dan pasokan energi semakin sulit diprediksi. Kondisi tersebut membuat penguatan sumber energi domestik menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Dalam konteks tersebut, target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sekitar 950 ribu barel setara minyak per hari dalam RAPBN 2027 menjadi salah satu instrumen penting. Target tersebut dinilai realistis oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, terutama dengan melihat peluang optimalisasi lapangan produksi yang telah ada serta pengembangan sumur-sumur baru. Namun, peningkatan lifting tidak dapat dicapai hanya dengan menetapkan target. Sektor hulu migas membutuhkan investasi, teknologi, kepastian regulasi, serta proses pengembangan lapangan yang efisien. Tantangan natural decline juga harus dihadapi secara serius karena sebagian lapangan migas nasional telah memasuki fase produksi yang matang. Anggota Dewan Energi Nasional Saleh Abdurrahman melihat masih terdapat ruang untuk menahan laju penurunan alamiah tersebut melalui optimalisasi sumur eksisting dan pengembangan sumur baru. Pengembangan wilayah frontier serta penggunaan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) juga menjadi bagian dari pilihan strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi nasional. Artinya, kebijakan peningkatan lifting harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang. Pemerintah tidak cukup hanya mengejar angka produksi dalam satu tahun anggaran, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan investasi dan penemuan cadangan baru. Jika investasi hulu berjalan konsisten, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem industri migas nasional.…

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor Oleh: Aziz Rahman Ketika ketidakpastian…

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

​Bikin Terenyuh! Aksi Nyata LAZNAS Darunnajah Bikin Para “Pahlawan Jalanan” Tersenyum Lebar

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Di tengah dinamika mobilitas ibu kota yang digerakkan oleh para pekerja lapangan, eksistensi petugas Penanganan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.