• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pengamat: Jangan Klaim Sepihak, Pembangunan Jalan Era Jokowi Sangat Pesat

Pengamat: Jangan Klaim Sepihak, Pembangunan Jalan Era Jokowi Sangat Pesat

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 23 May 2023

Pengamat: Jangan Klaim Sepihak, Pembangunan Jalan Era Jokowi Sangat Pesat

Jakarta – Pidato Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tentang perbandingan pembangunan jalan di masa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jokowi menuai kontroversi. Pasalnya, pernyataan Anies Baswedan dalam Milad PKS ke-21 tersebut dinilai tidak berdasarkan data yang ada.

Menurut Anies, pembangunan infrastruktur jalan di era pemerintahan Jokowi untuk menghubungkan mobilitas penduduk dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat lebih sedikit dibandingkan era Presiden ke-6 RI, SBY. Sementara menurut AHY, Jokowi hanya mementingkan pembangunan infrastruktur.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian Partai Persatuan Indonesia, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, apa yang disampaikan Anies Baswedan sebelumnya tidak utuh lantaran tidak menyertakan data pembangunan jalan desa.

“Sebagai calon presiden semestinya beliau memaparkan secara utuh. Beliau tidak menyebutkan tentang jalan desa yang terbangun pada masa Presiden Jokowi selama 9 tahun sampai akhir 2022. Itu ada lebih dari 316 ribu kilometer,” ujar TGB.

Menurut TGB, jalan desa itu jauh lebih penting karena dampaknya terhadap masyarakat guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Yakni salah satu instrumennya adalah meningkatkan kemakmuran di tingkat desa.

“Itu artinya apa mempercepat aktivitas ekonomi meningkatkan aktivitas ekonomi dan memperbesar porsi ekonomi yang diperoleh oleh masyarakat desa,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP, Said Abdullah mengatakan kritik Anies yang menyebut pembangunan jalan tol di era Jokowi tidak lebih baik daripada capaian pembangunan jalan nasional era pemerintahan SBY, tidak tepat.

Menurutnya, kritikan Anies lebih fair jika membandingkan capaian Jokowi dengan capaian dirinya, yang menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

“Lubang sendiri yang ditutup, dia tembak orang lain. Legacy Presiden Jokowi itu tidak ditutup-tutupi. Rakyat sudah menikmati (capaian Jokowi). Legacy-nya Anies tetap saja, Jakarta macet total,” ujar Said.

Pada kesempatan berbeda, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan lebih baik Anies melihat hasil kerjanya saja selama memimpin Jakarta pada 2017 sampai 2022.

“Mas Anies suruh lihat Jakarta saja,” ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat.

Disisi lain, Pengamat sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengajak publik jernih mempelajari fakta perbandingan keduanya untuk menghindari klaim sepihak.

“Infrastruktur misalnya, dalam dua periode pemerintahan Jokowi ini, pembangunan jalan tol sepanjang 1.540,1 km di seluruh Indonesia dapat diselesaikan dengan kurun waktu 7 tahun,” ungkapnya.

Menurutnya, perkembangan pembangunan jalan tol era Jokowi sangat pesat jika dibandingkan dengan era SBY yang dinilai tidak semasif saat ini.

(*)

Insentif dan Program Belanja Nasional Perkuat UMKM dan Pelaku Ritel di Musim Liburan

June 17, 2026

Insentif Liburan sebagai Bantalan Daya Beli dan Pendorong Pertumbuhan

June 17, 2026

Insentif dan Program Belanja Nasional Perkuat UMKM dan Pelaku Ritel di Musim Liburan

By Kata IndonesiaJune 17, 20260

Insentif dan Program Belanja Nasional Perkuat UMKM dan Pelaku Ritel di Musim Liburan Oleh :…

Insentif Liburan sebagai Bantalan Daya Beli dan Pendorong Pertumbuhan

By Kata IndonesiaJune 17, 20260

Insentif Liburan sebagai Bantalan Daya Beli dan Pendorong Pertumbuhan Oleh: Bara Winatha Konsumsi rumah tangga…

Diskon Tiket dan Belanja Jadi Paket Stimulus Pemerintah untuk Perkuat Konsumsi Nasional

By Kata IndonesiaJune 17, 20260

Diskon Tiket dan Belanja Jadi Paket Stimulus Pemerintah untuk Perkuat Konsumsi Nasional Jakarta – Pemerintah…

Pemerintah Beri Stimulus Libur Sekolah, Tiket Pesawat hingga Kereta Didiskon

By Kata IndonesiaJune 17, 20260

Pemerintah Beri Stimulus Libur Sekolah, Tiket Pesawat hingga Kereta Didiskon Jakarta,- Pemerintah terus menghadirkan berbagai…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.