• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Penerus Presiden Jokowi Paling Tepat, Ganjar Pranowo Didukung Para Milenial Sumbar

Penerus Presiden Jokowi Paling Tepat, Ganjar Pranowo Didukung Para Milenial Sumbar

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 17 August 2023

Penerus Presiden Jokowi Paling Tepat, Ganjar Pranowo Didukung Para Milenial Sumbar

Oleh : Ivan Aziz

Dinilai merupakan figur terbaik yang mampu menjadi penerus Presiden Joko Widodo (Jokowi) paling tepat, Ganjar Pranowo mendapatkan dukungan dari para milenial di Sumatera Barat (Sumbar). Selain itu, sosoknya juga dianggap sangat mempedulikan bagaimana sumbangsih para pemuda bagi Tanah Air melalui banyak programnya yang memberdayakan.

Sebanyak puluhan pemuda yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendeklarasikan dukungan mereka kepada Calon Presiden (Capres) yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ganjar Pranowo agar bisa menjadi sosok pemimpin masa depan bangsa dan memenangkan kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) pada tahun 2024 mendatang.

Puluhan pemuda asal Sumbar tersebut tergabung ke dalam gerakan bernama Ganjar Milenial Center (GMC) Sumatera Barat, yang mana mereka memilih Monumen Merpati Perdamaian di Pantai Padang sebagai lokasi mereka melaksanakan deklarasi. Kemudian, usai melakukan deklarasi, generasi milenial tersebut selanjutnya melakukan aksi bersih-bersih pantai dari sampah yang berserakan.

Terkait acara deklarasi yang mereka lakukan untuk mendukung pemimping yang identik dengan rambut putih tersebut, Koordinator Wilayah (Korwil) GMC Sumbar, Galant Mahkota menjelaskan bahwa semua gerakan yang mereka lakukan memang murni atas dasar kesadaran hati nurani mereka sendiri, yang mana mereka selaku para pemuda bangsa dengan sangat suka rela menjadi relawan muda yang akan mampu berkontribusi dalam berbagai gerakan intelektual, sosial, ekonomi dan gerakan yang membangun lainnya dan bersama-sama mendukung Ganjar agar bisa membangun Indonesia pada 2024 mendatang.

Memang tidak bisa dipungkiri pula bahwa bagaimana nasib bangsa ke depannya adalah bergantung juga dengan seperti apa para pemuda di jaman sekarang ini. Sehingga peranan dari para pemuda atau generasi milenial itu juga menjadi sangat penting karena ke depannya akan sangat menentukan seperti apa arah gerak bangsa, akankah semakin menuju ke kemajuan atau justru tidak.

Galant juga mengaku bahwa dirinya memiliki komtimen yang sangat tinnggi dan sangat bersemangat untuk terus mengonsolidasikan Ganjar Pranowo hingga mampu dikenal oleh seluruh elemen masyarakat di Sumatera Barat. Karena dirinya menilai bahwa sosok paling tepat untuk bisa menjadi penerus dari kepemimpinan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) saat ini hanyalah Ganjar.

Bisa dilihat pula dari bagaimana rekam jejak atau pegalaman kepemimpinan yang dimiliki oleh Kader PDI Perjuangan tersebut, bahkan berdasarkan kepemimpinannya selama 2 (dua) periode menjabat sebagai Gubernur di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), tentunya sangat banyak program yang juga diprioritaskan untuk para oemuda dan juga terlihat bahwa sosoknya merupakan pemimpin yang sangat peduli pada dunia pendidikan.

Maka dari itu, GMC Sumbar sangat menginginkan supaya Ganjar Pranowo mampu memenangkan kontestasi politik dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang karena nantinya tentu akan mampu membawa seluruh programnya yang sebelumnya telah dijalankan di Jateng untuk dikembangkan dan diperluas skalanya menjadi nasional.

Sejauh ini memang rekam jejak dan pengalaman kepemimpinan yang dimiliki oleh pemimpin kelahiran Kabupaten Karanganyar tersebut dalam membangun daerah sangatlah konkret dan sama sekali tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih, dari bagaimana upaya keseriusannya untuk bisa memberdayakan para pemuda dan bagaimana program prioritasnya untuk terus memajukan pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Nasional GMC, Ridho Alamsyah menjelaskan alasan di balik adanya pendeklarasian Sumbar sebagai provinsi ke-12 GMC. Baginya, para pemuda atau generasi milenial di Sumatera Barat memang sangat siap untuk bisa mewujudkan peogram berkualitas dan juga memiliki antusiasme sangat tinggi dalam mendukung Ganjar Pranowo.

Bukan hanya itu, namun ternyata karakter atau sosok dari Capres yang diusung oleh partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut selama ini ternyata memang selalu menjadi bahan perbincangan di kalangan anak muda Sumbar lantaran dinilai memiliki kriteria dan karakter yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di sana.

Beberapa ciri kriteria karakter pemimpin paling ideal yang diinginkan oleh masyarakat di Sumatera Barat adalah berkaitan dengan konsep takah, tageh dan tokoh. Ternyata ketiga karakter tersebut, memang seluruhnya sudah berada dalam diri Ganjar Pranowo sehingga menjadi tidak heran mengapa masyarakat serta para pemuda di Sumbar seluruhnya bisa mendukung penuh kemenangannya sebagai Presiden 2024.

Di sisi lain, peneliti dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad menjelaskan bahwa ternyata memang karakter pemimpin pemberani yang sempat diungkapkan oleh Presiden Jokowi sebagai ciri pemimpin ideal, nyatanya itu semua ada pada diri Ganjar Pranowo.

Dengan segenap keunggulan yang dimiliki, mulai dari bagaimana dirinya memiliki komitmen kuat untuk bisa memberdayakan para pemuda melalui banyak programnya, hingga menjadi sosok yang sangat ideal sesuai kriteria masyarakat di Sumbar, membuat sosok Ganjar Pranowo semakin memiliki banyak pendukung, termasuk dari para milenial yang menilainya menjadi figur terbaik penerus kepemimpinan Presiden Jokowi.

)* Penulis adalah kontributor GERBANG (Gerakan Bersatu Untuk Ganjar Pranowo Menang)

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.